IHSG Berpotensi Melemah Jelang Pengumuman MSCI, Ini Rekomendasi Saham Analis

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Berpotensi Melemah Jelang Pengumuman MSCI, Ini Rekomendasi Saham Analis (Foto:Ilustrasi Ai)

IHSG Berpotensi Melemah Jelang Pengumuman MSCI, Ini Rekomendasi Saham Analis (Foto:Ilustrasi Ai)

Dengarkabar.com – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih menghadapi tekanan dalam jangka pendek seiring meningkatnya sikap hati-hati investor menjelang sejumlah agenda penting pasar keuangan global dan domestik. Fokus utama pelaku pasar saat ini tertuju pada pengumuman MSCI terkait klasifikasi dan aksesibilitas pasar modal Indonesia yang dinilai berpotensi memengaruhi arah pergerakan indeks.

Pada perdagangan Rabu (17/6/2026), IHSG ditutup turun 34,23 poin atau 0,55 persen ke level 6.220. Koreksi tersebut terjadi di tengah aksi ambil untung investor serta meningkatnya kewaspadaan menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), hingga sejumlah pengumuman indeks global dari MSCI dan FTSE.

Pilarmas: IHSG Berpeluang Melanjutkan Pelemahan

Tim riset Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG masih memiliki potensi bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Secara teknikal, indeks diproyeksikan bergerak pada area support 6.170 dan resistance 6.400.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah dengan support dan resistance 6.170–6.400,” tulis Pilarmas dalam risetnya.

Sejalan dengan proyeksi tersebut, Pilarmas merekomendasikan tiga saham yang layak dicermati investor, yakni:

  • ESSA – PT Surya Esa Perkasa Tbk
  • JSMR – PT Jasa Marga (Persero) Tbk
  • UNTR – PT United Tractors Tbk

Phintraco: IHSG Bergerak Sideways dengan Kecenderungan Melemah

Sementara itu, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dalam pola sideways dengan kecenderungan melemah pada rentang 6.100 hingga 6.350.

Menurut Phintraco, pasar masih menunggu sejumlah katalis penting dalam beberapa hari ke depan. Agenda tersebut meliputi hasil RDG Bank Indonesia pada 18 Juni, MSCI Global Market Accessibility Review pada 19 Juni, rebalancing indeks FTSE pada 19 Juni, serta MSCI Annual Market Classification Review yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni 2026.

Baca Juga :  Pertamina Ungkap Proses Menjaga Kualitas BBM Ramah Lingkungan

Dari sisi teknikal, indikator MACD masih menunjukkan pelebaran histogram positif. Namun, indikator Stochastic RSI mulai membentuk pola Death Cross di area overbought yang mengindikasikan potensi tekanan jangka pendek terhadap pergerakan indeks.

“Secara teknikal, MACD IHSG berlanjut membentuk pelebaran histogram positif. Namun Stochastic RSI membentuk Death Cross di area overbought. Sehingga diperkirakan IHSG bergerak sideways cenderung melemah pada kisaran 6100-6350,” tulis Phintraco.

Untuk menghadapi kondisi pasar tersebut, Phintraco merekomendasikan sejumlah saham unggulan sebagai berikut:

  • MAPI – PT Mitra Adiperkasa Tbk
  • MSIN – PT MNC Digital Entertainment Tbk
  • JSMR – PT Jasa Marga (Persero) Tbk
  • HEAL – PT Medikaloka Hermina Tbk
  • ESSA – PT Surya Esa Perkasa Tbk

BRI Danareksa: IHSG Cenderung Konsolidatif

Riset BRI Danareksa Sekuritas juga memproyeksikan IHSG bergerak terbatas dengan kecenderungan konsolidasi. Level support diperkirakan berada pada area 6.071 hingga 5.931, sementara resistance berada di kisaran 6.300 hingga 6.350.

Pandangan tersebut menunjukkan bahwa pasar masih menunggu kepastian dari sejumlah faktor eksternal maupun domestik sebelum menentukan arah pergerakan yang lebih kuat.

The Fed dan BI Jadi Penentu Arah Pasar

Analis CGS International menilai sentimen pasar dalam jangka pendek akan sangat dipengaruhi oleh keputusan kebijakan moneter dari The Fed dan Bank Indonesia.

Baca Juga :  Coachella 2026 Bukan Sekadar Festival Musik, Biaya Tembus Rp150 Juta

Konsensus pasar saat ini memperkirakan Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Langkah tersebut dipandang sebagai upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika pasar global yang masih bergejolak.

Dalam kondisi tersebut, CGS International merekomendasikan tiga saham yang dinilai menarik untuk diperhatikan investor, yaitu:

  • NCKL – PT Trimegah Bangun Persada Tbk
  • MDKA – PT Merdeka Copper Gold Tbk
  • SMIL – PT Sarana Mitra Luas Tbk

Daftar Lengkap Saham Pilihan Analis Hari Ini

Pilarmas Investindo Sekuritas

  • ESSA
  • JSMR
  • UNTR

Phintraco Sekuritas

  • MAPI
  • MSIN
  • JSMR
  • HEAL
  • ESSA

CGS International

  • NCKL
  • MDKA
  • SMIL

Investor Menanti Kepastian Sentimen Global

Perhatian investor saat ini tertuju pada rangkaian agenda yang berpotensi menjadi penentu arah pasar dalam beberapa pekan ke depan. Selain keputusan suku bunga dan evaluasi pasar modal Indonesia oleh MSCI, perubahan komposisi indeks FTSE juga berpotensi memengaruhi arus dana asing di pasar saham domestik.

Kondisi tersebut membuat pelaku pasar cenderung mengambil posisi lebih konservatif sembari menunggu kejelasan arah kebijakan dan hasil evaluasi lembaga indeks global.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor dan seluruh risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. (LLN/*)

Berita Terkait

Pertalite Berpotensi Tak Lagi Bisa Dibeli Orang Kaya, Pemerintah Siapkan Pembatasan
Sering Bayar Ongkir 1 Kg? Ternyata Banyak Paket Belanja Online Beratnya Tak Sampai 300 Gram
Profesi Bergaji Tinggi Kini Terancam PHK
Segini harga asli Pertalite hingga LPG 3 kg jika tak disubsidi
PPATK Catat Lonjakan Transaksi Judi Online Selama Piala Dunia 2026
Ekspor Kopi Kerinci Tembus Pakistan, Target Rp18 Miliar
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.614.000 per Gram
Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah, Ini Rincian Resminya
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Pertalite Berpotensi Tak Lagi Bisa Dibeli Orang Kaya, Pemerintah Siapkan Pembatasan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Sering Bayar Ongkir 1 Kg? Ternyata Banyak Paket Belanja Online Beratnya Tak Sampai 300 Gram

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Profesi Bergaji Tinggi Kini Terancam PHK

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Segini harga asli Pertalite hingga LPG 3 kg jika tak disubsidi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:33 WIB

PPATK Catat Lonjakan Transaksi Judi Online Selama Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB