Dengarkabar.com – The Second Signal dikabarkan akan mulai tayang pada 30 November 2026, meski masih dibayangi kontroversi yang melibatkan aktor Cho Jin Woong. Hingga kini, tvN belum memberikan konfirmasi resmi terkait jadwal penayangan tersebut.
Informasi itu pertama kali dilaporkan media Korea Selatan MyDaily pada Selasa (30/6/2026). Dalam laporannya, drama yang juga dibintangi Lee Je Hoon dan Kim Hye Soo itu disebut akan mengisi slot tayang Senin dan Selasa malam di tvN.
Selain mengungkap jadwal penayangan, MyDaily menyebut The Second Signal hanya akan terdiri atas delapan episode. Jika jadwal tersebut tidak berubah, episode terakhir dijadwalkan tayang pada 22 Desember 2026.
Tidak Ada Penghapusan Adegan Cho Jin Woong
Laporan yang sama juga menyebut tim produksi tidak akan menghapus adegan yang menampilkan Cho Jin Woong. Artinya, drama akan disiarkan dalam versi yang telah diproduksi tanpa penyuntingan khusus terkait sang aktor.
Meski demikian, tvN belum membenarkan kabar tersebut. Dalam pernyataan singkatnya, stasiun televisi itu menegaskan bahwa seluruh keputusan mengenai jadwal penayangan masih belum difinalisasi.
“Belum ada keputusan yang difinalisasi,” demikian pernyataan tvN.
Produksi Tetap Berjalan Meski Diterpa Kontroversi
Keputusan untuk tetap menayangkan The Second Signal sebenarnya sudah disampaikan tim produksi pada Desember 2025. Saat itu, mereka menegaskan proyek tersebut akan tetap dilanjutkan meski menghadapi situasi yang berkembang.
Dalam pernyataan resminya, tim produksi menjelaskan bahwa drama tersebut dipersiapkan secara matang sebagai bentuk apresiasi kepada penggemar yang telah menunggu kelanjutan Signal selama satu dekade.
Mereka juga mengaku memahami kekecewaan dan kekhawatiran publik atas kontroversi yang muncul. Namun, proyek tersebut melibatkan kerja keras banyak pihak, mulai dari kru produksi, para aktor, hingga mitra kerja.
Karena itu, tim produksi menyatakan akan mencari solusi terbaik demi menjaga nilai yang dimiliki Signal, meskipun prosesnya membutuhkan waktu lebih lama dari rencana semula.
Kontroversi Cho Jin Woong Mencuat
Nama Cho Jin Woong menjadi sorotan setelah Dispatch menerbitkan laporan pada Jumat (5/12/2025). Dalam artikelnya, media tersebut mengklaim sang aktor pernah terlibat tindak kriminal saat masih duduk di bangku sekolah menengah atas pada 1994.
Dispatch menulis bahwa Cho Jin Woong diduga terlibat dalam kasus pencurian serta pelecehan seksual. Laporan itu juga menyebut ia sempat menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan remaja.
Tidak hanya itu, Dispatch mengklaim terdapat insiden lain pada 2003 ketika Cho Jin Woong mulai aktif sebagai aktor teater. Saat itu, ia disebut pernah didenda karena melakukan penyerangan terhadap rekan sesama anggota kelompok teater.
Kontroversi semakin meluas setelah muncul klaim bahwa surat izin mengemudinya pernah dicabut akibat kasus mengemudi dalam kondisi mabuk atau driving under the influence (DUI).
Pergantian Nama Ikut Disorot
Laporan tersebut turut mengungkap bahwa berbagai dugaan kejadian di masa lalu baru mencuat setelah publik mengetahui Cho Jin Woong menggunakan nama yang berbeda saat memulai kariernya.
Aktor itu diketahui mulai memakai nama Cho Jin Woong ketika debut lewat film Once Upon a Time in High School pada 2004. Sebelumnya, ia dikenal dengan nama lahir Cho Won Jun.
Seorang sumber anonim yang dikutip Dispatch mengklaim pergantian nama tersebut dilakukan untuk menutupi catatan buruk di masa lalu. Namun, klaim itu belum mendapat pembuktian maupun penjelasan resmi dari pihak terkait.
Diumumkan Pensiun, Dukungan dari Industri Mengalir
Di tengah kontroversi yang berkembang, Cho Jin Woong mengumumkan pensiun dari dunia hiburan.
Meski demikian, sejumlah pelaku industri hiburan memberikan dukungan kepadanya. Mereka menilai budaya membatalkan atau cancel culture terhadap figur publik telah berkembang secara berlebihan.
Salah satu dukungan datang dari produser Lee Jun Dong. Melalui media sosial, ia mengkritik kecenderungan publik yang terus-menerus menjadikan selebritas sebagai sasaran kemarahan massal.
“Masyarakat kita menuntut pengorbanan terlalu sering. Kita sudah membunuh Lee Sun Kyun, membunuh Sulli, membunuh Ma Kwang Soo. Sesehat apa masyarakat kita jadinya sekarang? Ritual menempatkan seseorang di altar dan menyiram mereka dengan kemarahan bersama ini melelahkan,” tulisnya, seperti dikutip dari The Korea Times.
Sampai saat ini, tvN masih belum mengumumkan jadwal resmi penayangan The Second Signal. Namun, laporan terbaru dari media Korea membuat antusiasme penggemar terhadap kelanjutan serial Signal kembali meningkat, sembari menunggu kepastian dari pihak penyiar.











Komentar