Cara Menghilangkan Komedo di Dagu agar Tidak Muncul Lagi

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cara Menghilangkan Komedo di Dagu agar Tidak Muncul Lagi (Foto: Ilustrasi AI)

Cara Menghilangkan Komedo di Dagu agar Tidak Muncul Lagi (Foto: Ilustrasi AI)

Dengarkabar.com – Komedo di dagu menjadi salah satu masalah kulit yang kerap sulit diatasi. Meski sudah dibersihkan, bintik-bintik hitam kecil tersebut sering kali kembali muncul dalam waktu singkat. Kondisi ini umumnya terjadi karena area dagu rentan mengalami penumpukan minyak, sel kulit mati, serta kotoran, terutama pada pemilik kulit berminyak dan rentan berjerawat.

Menurut dermatolog bersertifikat asal New York, Blair Murphy-Rose, komedo atau blackheads terbentuk akibat pori-pori yang tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, dan sisa debris kulit. Saat sumbatan tersebut terpapar udara, proses oksidasi membuat permukaannya berubah menjadi hitam. Dilansir dari Byrdie, faktor hormonal, genetik, bakteri, hingga penggunaan produk yang menyumbat pori-pori juga dapat memicu munculnya komedo.

Untuk membantu mengatasi komedo membandel sekaligus mencegahnya datang kembali, terdapat beberapa langkah perawatan kulit yang dapat diterapkan secara konsisten.

Hindari Kebiasaan Memencet Komedo

Memencet komedo sendiri mungkin terasa sebagai solusi cepat. Namun, kebiasaan ini justru berisiko menyebabkan iritasi, peradangan, hingga memperparah kondisi kulit.

Selain itu, tindakan tersebut dapat meninggalkan bekas luka dan hiperpigmentasi yang sulit dihilangkan. Para dermatolog juga tidak terlalu merekomendasikan penggunaan pore strip karena berpotensi mengganggu fungsi pelindung alami kulit atau skin barrier.

Apabila komedo tidak kunjung membaik meski telah menggunakan produk perawatan kulit, berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk menjalani ekstraksi profesional bisa menjadi pilihan yang lebih aman.

Manfaatkan Salicylic Acid untuk Membersihkan Pori-Pori

Salicylic acid atau beta hydroxy acid (BHA) termasuk kandungan yang paling sering direkomendasikan untuk mengatasi komedo. Bahan aktif ini bekerja dengan menembus pori-pori guna melarutkan minyak berlebih dan membersihkan sumbatan dari dalam.

Baca Juga :  Rating Drakor, A Bona Fide Killer Makin Perkasa, Love on the Menu Memimpin

Tak hanya itu, salicylic acid juga membantu mengangkat sel kulit mati yang dapat menyebabkan penyumbatan pori. Kandungan ini tersedia dalam berbagai bentuk produk, seperti pembersih wajah, toner pad, serum, maupun spot treatment.

Meski efektif, penggunaannya perlu dilakukan secara bertahap untuk menghindari eksfoliasi berlebihan yang dapat memicu iritasi kulit.

Bersihkan Wajah Secara Rutin dengan Gentle Cleanser

Membersihkan wajah secara teratur merupakan langkah dasar yang penting dalam mencegah komedo semakin parah. Pilih pembersih wajah yang lembut (gentle cleanser) dan berlabel non-comedogenic agar tidak menyumbat pori-pori.

Kulit berminyak cenderung lebih mudah mengalami komedo akibat produksi sebum yang lebih tinggi. Oleh karena itu, mencuci wajah dua kali sehari dapat membantu menjaga kebersihan pori tanpa merusak lapisan pelindung kulit.

Namun, hindari mencuci wajah terlalu sering karena justru dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan merangsang produksi minyak berlebih.

Lakukan Eksfoliasi dengan AHA Secukupnya

Selain BHA, alpha hydroxy acid (AHA) seperti glycolic acid dan lactic acid juga dapat membantu mengurangi komedo. Jika salicylic acid bekerja membersihkan bagian dalam pori, AHA berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati di permukaan kulit.

Proses eksfoliasi ini membantu mencegah penumpukan kotoran yang dapat memicu terbentuknya komedo baru. Kendati demikian, eksfoliasi sebaiknya dilakukan satu hingga dua kali dalam seminggu.

Baca Juga :  Pertamina Buka Suara soal Viral Larangan Isi Pertalite bagi Penunggak Pajak

Penggunaan yang terlalu sering berpotensi merusak skin barrier, meningkatkan sensitivitas kulit, bahkan memicu produksi minyak berlebih.

Gunakan Retinoid untuk Mencegah Komedo Muncul Kembali

Bagi mereka yang mengalami komedo berulang, retinoid dapat menjadi solusi jangka panjang yang efektif. Turunan vitamin A ini bekerja dengan mempercepat regenerasi sel kulit, membantu mengontrol produksi minyak, serta mencegah penyumbatan pori.

Beberapa jenis retinoid, seperti adapalene dan tretinoin, dikenal efektif dalam mencegah pembentukan blackheads baru. Namun, karena memiliki potensi menyebabkan iritasi pada awal penggunaan, retinoid sebaiknya digunakan secara bertahap.

Mulailah dengan frekuensi dua hingga tiga kali dalam seminggu sebelum meningkatkan penggunaan sesuai toleransi kulit. Jika memiliki kulit sensitif atau sedang menjalani perawatan tertentu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit sebelum menggunakan produk retinoid.

Konsistensi Menjadi Kunci

Mengatasi komedo di dagu tidak dapat dilakukan secara instan. Kombinasi antara pembersihan wajah yang tepat, penggunaan bahan aktif sesuai kebutuhan kulit, serta menghindari kebiasaan memencet komedo dapat membantu memperbaiki kondisi kulit secara bertahap.

Apabila komedo tetap muncul meski telah menjalani perawatan rutin, pemeriksaan ke dokter spesialis kulit dapat membantu menentukan penyebab serta penanganan yang paling sesuai. Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, risiko komedo muncul kembali dapat diminimalkan. (LLN/*)

Berita Terkait

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
Bukan Sekadar Pengusir Kantuk, Nespresso Ajak Pecinta Kopi Eksplorasi Racikan Baru
Lembur Sampai Malam? Ini Tips Menyimpan Sup Kaldu Instan di Kantor
Sering Bayar Ongkir 1 Kg? Ternyata Banyak Paket Belanja Online Beratnya Tak Sampai 300 Gram
ChatGPT Sebut Kanker Sangat Tidak Mungkin, Pria Ini Justru Divonis Kanker Esofagus Stadium 4
Makan Telur Rebus Setiap Hari, Benarkah Baik untuk Tubuh?
Mengapa Kita Sulit Berhenti Cek Notifikasi Ponsel?
Run Club Kian Populer, Komunitas Lari Jadi Gaya Hidup Baru
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Bukan Sekadar Pengusir Kantuk, Nespresso Ajak Pecinta Kopi Eksplorasi Racikan Baru

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Lembur Sampai Malam? Ini Tips Menyimpan Sup Kaldu Instan di Kantor

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Sering Bayar Ongkir 1 Kg? Ternyata Banyak Paket Belanja Online Beratnya Tak Sampai 300 Gram

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:03 WIB

ChatGPT Sebut Kanker Sangat Tidak Mungkin, Pria Ini Justru Divonis Kanker Esofagus Stadium 4

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB