Review Toy Story 5, Perjuangan Jessie Melawan Dominasi Gawai

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Review Toy Story 5, Perjuangan Jessie Melawan Dominasi Gawai (Foto: ftv.channel.widyatama)

Review Toy Story 5, Perjuangan Jessie Melawan Dominasi Gawai (Foto: ftv.channel.widyatama)

Dengarkabar.com – Waralaba animasi legendaris Pixar kembali menyapa penggemar lewat film Toy Story 5 di bioskop. Sekuel ini menyajikan alur cerita ringan namun sarat makna mendalam, sekaligus menjadi ruang nostalgia emosional bagi penonton setianya.

Sutradara membuka film dengan adegan mengejutkan saat varian mainan Buzz Lightyear terbaru terdampar di sebuah pulau. Berbeda dari sosok versi orisinal yang penonton kenal, mainan modern ini telah mengusung berbagai fitur teknologi canggih.

Cerita kemudian bergulir pada kehidupan Bonnie yang kini telah menginjak usia 8 tahun. Bonnie masih sering menghabiskan waktu bersama kelompok mainan lamanya, termasuk Buzz Lightyear dan Jessie. Namun, keceriaan tersebut perlahan pudar saat Bonnie mulai di dera rasa kesepian. Melihat kondisi sang pemilik, para mainan merasa sedih dan bertekad kuat membantu Bonnie menemukan teman baru.

Demi mengatasi kesepian sang anak, orang tua Bonnie memutuskan untuk membelikan sebuah tablet pintar bernama Lilypad. Kehadiran gawai ini justru memicu konflik utama yang membawa penonton pada sebuah perjalanan penerimaan diri. Lilypad tampil sebagai sosok antagonis unik yang berambisi membahagiakan Bonnie dengan metodenya sendiri. Sayangnya, interaksi intensif dengan tablet tersebut malah memberikan dampak buruk bagi perkembangan psikologis Bonnie.

Baca Juga :  Rizkika Aulia Angkat Sepak Rago Tinggi Lewat Fotografi Esai

Estafet Kepemimpinan Jessie dan Sentuhan Nostalgia

Pixar tetap mempertahankan formula cerita klasik mereka, sehingga tidak ada karakter yang murni jahat dalam sinema ini. Lilypad pada akhirnya menyadari kekeliruannya, memilih bertobat, lalu hidup rukun berdampingan dengan para mainan.

Fokus narasi kali ini mengalami pergeseran menarik karena berpusat sepenuhnya pada karakter Jessie. Penonton dapat menyaksikan bagaimana koboi perempuan ini mengambil alih tongkat estafet kepemimpinan yang dahulu di pegang oleh Woody.

Sisi emosional film semakin kuat saat masa lalu Jessie di kupas lebih mendalam. Studio animasi ini untuk pertama kalinya menampilkan visual wajah Emily, pemilik pertama Jessie yang selama ini membuat penasaran. Rumah masa kecil serta tempat bermain favorit mereka sengaja di hadirkan kembali untuk memicu memori kolektif penonton lama. Kehadiran Woody di tengah cerita juga menjadi pelengkap yang menyempurnakan reuni kelompok mainan di rumah Bonnie.

Tantangan Penonton Baru dan Kritik Sosial

Kendati ramah bagi penggemar lama, sekuel kelima ini memberikan tantangan tersendiri bagi penonton baru. Absennya adegan kilas balik (flashback) berpotensi memicu kebingungan mengenai latar belakang hubungan antar-karakter. Penonton awam mungkin akan bertanya-tanya alasan Woody sempat terpisah dari kelompok, atau awal mula kedekatan asmara antara Buzz Lightyear dan Jessie.

Baca Juga :  Whale Star Hadirkan Kisah Mermaid di Tengah Perjuangan Kemerdekaan Korea

Bagi generasi yang tumbuh bersama waralaba ini, Toy Story 5 seolah menjadi pengingat realitas bahwa usia mereka terus bertambah. Pesan tersebut tersirat lewat detail kondisi fisik Woody, seperti warna cat kepala yang mulai memudar menyerupai rambut rontok serta tubuh yang tidak sebugar dulu.

Sineas juga melayangkan kritik sosial yang relevan dengan masa kini melalui dinamika interaksi anak-anak. Jika dahulu mainan tersisih karena pemiliknya tumbuh dewasa, sekarang posisinya di gantikan oleh dominasi teknologi. Sebagian besar anak-anak dalam lingkungan sosial Bonnie di gambarkan sudah ketergantungan gawai, membuat anak perempuan itu terlihat ketinggalan zaman.

Melalui narasi ini, film secara tidak langsung memberikan teguran edukatif kepada para orang tua mengenai bahaya pemberian gawai berlebihan pada anak. Secara keseluruhan, Toy Story 5 tetap menjadi rekomendasi tontonan keluarga yang menghibur berkat balutan komedi segar sepanjang durasi film. (Wd/*)

Berita Terkait

3 Lipstik Matte Tahan Lama untuk Kulit Sawo Matang
4 Zodiak Paling Beruntung Akhir Juli 2026, Hidup Diprediksi Lebih Tenang
8 Pengumuman Terbesar Marvel di SDCC 2026, Ryan Gosling Resmi Jadi Ghost Rider
Messi Beri Hadiah Spesial untuk Skuad Argentina usai Piala Dunia 2026
Gintama The Movie 2026 Tayang di Netflix 27 Agustus
Overdo Pecahkan 9 Juta Reservasi, WeTV Bikin Nobar Perdana di Jakarta
MK Wajibkan Operator Sediakan Kuota Rollover, Sisa Kuota Tak Boleh Langsung Hangus
Skenario Resmi The Odyssey Karya Christopher Nolan Puncaki Bestseller Amazon
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:11 WIB

3 Lipstik Matte Tahan Lama untuk Kulit Sawo Matang

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:02 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung Akhir Juli 2026, Hidup Diprediksi Lebih Tenang

Senin, 27 Juli 2026 - 23:11 WIB

8 Pengumuman Terbesar Marvel di SDCC 2026, Ryan Gosling Resmi Jadi Ghost Rider

Senin, 27 Juli 2026 - 22:12 WIB

Messi Beri Hadiah Spesial untuk Skuad Argentina usai Piala Dunia 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 21:16 WIB

Gintama The Movie 2026 Tayang di Netflix 27 Agustus

Berita Terbaru

Cara Mendapatkan Skin Kaiju No. 8 di PUBG Mobile (Foto: ilustrasi Ai)

Game

Cara Mendapatkan Skin Kaiju No. 8 di PUBG Mobile

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:18 WIB

Bayi 2 Tahun di Makassar Diduga Dijadikan Jaminan Arisan (Foto: Ilustrasi AI )

Daerah

Bayi 2 Tahun di Makassar Diduga Dijadikan Jaminan Arisan

Kamis, 30 Jul 2026 - 22:02 WIB