Rizkika Aulia Angkat Sepak Rago Tinggi Lewat Fotografi Esai

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rizkika Aulia Promosikan Sepak Rago Tinggi Lewat Fotografi Esai (Foto: dok. Ist)

Rizkika Aulia Promosikan Sepak Rago Tinggi Lewat Fotografi Esai (Foto: dok. Ist)

Dengarkabar.com, – Mahasiswi Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Rizkika Aulia, mempromosikan permainan tradisional Sepak Rago Tinggi melalui karya fotografi esai. Ia mengangkat budaya khas Kenegerian Kopah, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan warisan budaya kepada masyarakat yang lebih luas.

Rizkika menghasilkan karya tersebut melalui penelitian berjudul “Penciptaan Fotografi Esai pada Prosesi Budaya Permainan Sepak Rago Tinggi sebagai Media Promosi Kebudayaan dan Pariwisata Kuantan Singingi.” Penelitian itu melahirkan 35 karya fotografi yang tersusun dalam format esai visual.

Setiap foto saling melengkapi dan membentuk sebuah cerita. Rizkika menampilkan seluruh tahapan prosesi permainan, mulai dari persiapan hingga penutupan. Dengan cara itu, ia memperlihatkan nilai budaya, tradisi, serta semangat kebersamaan yang tumbuh dalam Sepak Rago Tinggi.

Pameran Hadirkan Konsep Labirin

Persiapan pameran dimulai pada 11 Juli 2026. Sejak awal, Rizkika mengusung konsep labirin agar pengunjung menikmati pengalaman yang berbeda saat mengamati setiap karya.

Melalui konsep tersebut, pengunjung dapat menelusuri ruang pamer secara bertahap. Selain itu, alur ruangan mendorong pengunjung mengikuti cerita visual dari satu karya ke karya berikutnya. Dengan demikian, rasa ingin tahu terus tumbuh selama pameran berlangsung.

Baca Juga :  Usai Hiatus 1 Tahun 4 Bulan, Kim Soo Hyun Mulai Aktif Lagi di Industri Hiburan

Rizkika mengangkat tema “Seragoti: Berakar, Bertumbuh, Berlanjut.” Tema itu memperkuat pesan yang ingin ia sampaikan sekaligus memudahkan masyarakat mengenali identitas pameran.

Nama Seragoti berasal dari akronim Sepak Rago Tinggi. Karena itu, nama tersebut langsung mencerminkan fokus utama karya fotografi esai yang dipamerkan.

Direktur Pascasarjana Resmikan Pameran

Rangkaian kegiatan mencapai puncaknya pada 13 Juli 2026. Direktur Pascasarjana ISI Padangpanjang, Dr. Rasmida, S.Sn., M.Sn., membuka pameran secara resmi pada pukul 09.00 WIB melalui prosesi pengguntingan pita.

Prosesi itu menandai dimulainya pameran sekaligus membuka ruang apresiasi bagi masyarakat. Selanjutnya, pengunjung menikmati karya fotografi yang mengangkat permainan tradisional dan budaya masyarakat Kenegerian Kopah, Kabupaten Kuantan Singingi.

Tak hanya menampilkan foto, pameran juga memperkenalkan kekayaan budaya daerah melalui pendekatan visual. Oleh sebab itu, kegiatan tersebut memberi ruang bagi masyarakat untuk mengenal Sepak Rago Tinggi dari sudut pandang yang lebih dekat.

Baca Juga :  5 Strategi Promosi Film Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah

Dorong Generasi Muda Melestarikan Budaya

Melalui pameran ini, Rizkika berharap masyarakat terus melestarikan Sepak Rago Tinggi. Ia juga mengajak generasi muda mengenal, memainkan, dan mempromosikan permainan tradisional tersebut agar nilai budayanya tetap hidup.

Menurut Rizkika, keterlibatan generasi muda sangat penting. Sebab, mereka akan meneruskan upaya menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan warisan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Selain mengajak generasi muda, Rizkika berharap pemerintah daerah dan komunitas pelestari budaya, seperti Pusako, membangun kolaborasi yang lebih erat. Melalui kerja sama itu, promosi Sepak Rago Tinggi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Ia juga mengusulkan penyelenggaraan lomba fotografi dan videografi bertema budaya. Dengan cara tersebut, masyarakat dapat menghasilkan dokumentasi visual secara berkelanjutan sekaligus memperkuat promosi budaya daerah.

Lebih jauh, dokumentasi kreatif itu akan membantu menjaga warisan budaya. Arsip visual tidak hanya menyimpan jejak tradisi, tetapi juga memudahkan generasi mendatang mempelajari dan mengenal Sepak Rago Tinggi. Oleh karena itu, upaya dokumentasi budaya perlu terus dilakukan secara konsisten melalui kolaborasi berbagai pihak.

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh
9 Manfaat Bersepeda bagi Tubuh dan Mental, Bukan Sekadar Bikin Bugar
Baki Resmi Masuk Dunia Isekai, Retsu Kaioh Siap Jalani Petualangan Fantasi
6 Cara Menjadi Storyteller Andal untuk Pemula, Bikin Cerita Lebih Hidup
4 Buku Public Speaking yang Bisa Bantu Kamu Lebih Percaya Diri Saat Bicara
Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara
Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan
Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
Berita ini 24 kali dibaca

2 Komentar

  • menambah pengetahuan baru terhadap permainan yang ada di sumatera terutama di daerah kuansing, yang ternyata ada permainan yang se-unik ini, jujur saya selaku mahasiswi dari isi padang panjang, mengaku kagum terhadap pameran seragoti seperti ini.
    saya harap kedepannya bisa menampilkan hal seperti ini kepada khalayak publik dan go internasional
    selamat kepada kak kikaaa
    dari salah satu tim sukses anda
    love u bibuuuuu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:05 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh

Selasa, 1 September 2026 - 22:41 WIB

9 Manfaat Bersepeda bagi Tubuh dan Mental, Bukan Sekadar Bikin Bugar

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Baki Resmi Masuk Dunia Isekai, Retsu Kaioh Siap Jalani Petualangan Fantasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:22 WIB

4 Buku Public Speaking yang Bisa Bantu Kamu Lebih Percaya Diri Saat Bicara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB