Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara

Pemkab Dharmasraya membagikan masker kepada pengguna jalan dan menyiapkan langkah penanganan karhutla.

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara (Foto: Dok Pemkab Dharmasraya)

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara (Foto: Dok Pemkab Dharmasraya)

Dengarkabar.com — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan. Pembagian berlangsung di kawasan Pulau Punjung pada Rabu, 26 Agustus 2026. Langkah itu muncul setelah kabut asap mengganggu kualitas udara di wilayah tersebut. Kondisi udara yang tidak sehat itu muncul di tengah dugaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni memimpin langsung pembagian masker tersebut. Ia bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Catur Eby dalam kegiatan itu. Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) turut mengikuti pembagian masker. Ketua PWI Dharmasraya Roni Aprianto juga ikut mendampingi kegiatan tersebut.

Petugas membagikan masker kepada pengguna jalan yang melintas di Pulau Punjung. Mereka juga menjangkau pengguna jalan di sejumlah kawasan sekitarnya. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dharmasraya Martin Efendi menjelaskan tujuan kegiatan tersebut. Menurut Martin, langkah itu mengikuti arahan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani.

Baca Juga :  Louis Vuitton Lelang Jam Eksklusif untuk UNICEF di Piala Dunia 2026

Imbauan Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Martin mengatakan pemerintah daerah menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Terlebih, kabut asap dapat meningkatkan paparan asap dan partikel udara. “Penggunaan masker penting untuk mengurangi paparan asap dan partikel udara, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan,” kata Martin. Karena itu, pemerintah juga mengimbau warga mengurangi aktivitas luar rumah jika tidak diperlukan.

Pemkab Dharmasraya tidak hanya membagikan masker di Pulau Punjung. Pemerintah daerah akan melanjutkan pembagian masker ke seluruh kecamatan. Setiap camat akan membantu menyalurkan masker kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap perlindungan dapat menjangkau lebih banyak warga.

“Kita mengambil langkah-langkah penting dalam menghadapi kebakaran hutan dan mengantisipasi dampaknya, termasuk membagikan masker kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan,” ujarnya. Selain pembagian masker, pemerintah juga menyiapkan langkah penanganan karhutla. Satpol PP dan Damkar Dharmasraya menyiagakan personel serta peralatan pemadam kebakaran. Pemerintah juga terus memperkuat koordinasi lintas sektoral di lapangan.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK

Koordinasi Penanganan Karhutla

Martin menyebut koordinasi melibatkan jajaran TNI dan Polri. Kolaborasi tersebut bertujuan mencegah serta menangani karhutla di lapangan. Pemerintah daerah juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak membakar hutan dan lahan. Sebab, pembakaran dapat memicu karhutla sekaligus memperburuk kualitas udara.

Selain itu, pemerintah mendorong masyarakat ikut menjaga lingkungan sekitar. Martin mengajak seluruh warga bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan. Upaya tersebut penting untuk menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang tidak sehat. Pemerintah berharap langkah pencegahan dapat mengurangi risiko karhutla dan dampaknya bagi warga Dengarkabar.com (LN/*).

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh
Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan
Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram
Kejari Sungai Penuh Amankan Rp186 Juta Kerugian Negara Desa Tanjung Tanah
Tabuik Pariaman, Tradisi Muharam yang Terus Menjaga Identitas Budaya Piaman
Aia Aka, Minuman Tradisional Minangkabau yang Segar dan Sarat Khasiat
PWI Padang Panjang Resmi Punya Pengurus Baru, Bento Tekankan Profesionalisme Wartawan
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:05 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:05 WIB

24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB