Viral Anak Pejabat Gayo Lues Pamer Liburan dan BBM

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Anak Pejabat Gayo Lues Pamer Liburan dan BBM (Foto: Media Sosial)

Viral Anak Pejabat Gayo Lues Pamer Liburan dan BBM (Foto: Media Sosial)

Dengarkabar.com – Unggahan anak Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Gayo Lues, Aceh, Nevirizal, menjadi sorotan di media sosial. Konten yang menampilkan perjalanan ke luar negeri hingga foto 15 jeriken BBM memicu berbagai reaksi publik. Menanggapi polemik tersebut, Nevirizal menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat dan pemerintah.

Perbincangan semakin meluas karena unggahan itu dikaitkan dengan situasi Gayo Lues yang saat itu masih menjalani masa pemulihan pascabencana. Kondisi tersebut membuat isi unggahan dinilai tidak sensitif terhadap situasi yang sedang dihadapi masyarakat.

Unggahan Liburan hingga Percakapan Keluarga Jadi Sorotan

Berdasarkan unggahan yang beredar pada Rabu (22/7/2026), anak Nevirizal memperlihatkan dokumentasi perjalanan ke Korea Selatan, Bangkok, dan sejumlah negara di Eropa. Selain itu, ia juga membagikan tangkapan layar percakapan dalam grup keluarga yang memuat pembahasan mengenai rencana pembelian mobil.

Unggahan lain memperlihatkan deretan jeriken yang disebut berisi bahan bakar minyak (BBM). Jeriken tersebut tersusun di dalam sebuah ruangan, tepat di samping mobil berwarna hitam.

Dalam unggahan itu tertulis, “Papaku beli minyak 15 jeriken. Ntah mobil mana lagi yang mau dipenuhkannya.”

Baca Juga :  Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat

Konten tersebut kemudian ramai dibahas warganet karena beredar ketika masyarakat Gayo Lues masih menghadapi proses pemulihan pascabencana. Pada saat yang sama, dalam percakapan keluarga yang ikut tersebar, Nevirizal disebut sedang mengikuti rapat penanganan bencana.

Nevirizal Beri Klarifikasi

Saat dimintai konfirmasi, Nevirizal menyampaikan permohonan maaf atas unggahan yang dibuat anaknya. Ia mengaku menyesalkan kejadian tersebut dan berharap masyarakat dapat memahami situasinya.

“Saya mohon sama pemerintah, sama masyarakat yang tersakiti karena ini memang ketidaksengajaan yang anak kami buat karena mungkin dia belum sampai pemikirannya ke situ,” ujar Nevirizal.

Ia menjelaskan bahwa foto-foto perjalanan yang diunggah sebenarnya merupakan dokumentasi lama. Menurutnya, istri dan anaknya pergi ke Korea Selatan pada pertengahan 2025 untuk mendampingi anggota keluarga yang menjalani pengobatan mata.

Nevirizal menegaskan dirinya tidak ikut dalam perjalanan tersebut, termasuk saat keluarganya berlibur ke Eropa.

Penjelasan Mengenai Foto 15 Jeriken BBM

Nevirizal juga memberikan penjelasan terkait foto 15 jeriken BBM yang menjadi perhatian publik. Menurutnya, bahan bakar tersebut dibeli pada Desember tahun lalu ketika terjadi kelangkaan BBM dan dipersiapkan untuk mendukung penanganan bencana.

Baca Juga :  Asal-usul Porsche 911 Carrera G50 Langka Milik Kolektor Viral

“Minyak itu 15 jeriken di drop di rumah saya untuk penanganan bencana bulan 12 kemarin,” jelasnya.

Klarifikasi itu disampaikan untuk menjelaskan konteks pengadaan BBM yang muncul dalam unggahan media sosial anaknya.

Akui Lalai Mengawasi Aktivitas Media Sosial Anak

Nevirizal mengakui kurang mengawasi aktivitas anaknya di media sosial. Ia menyebut dirinya bukan pengguna media sosial yang aktif sehingga tidak mengetahui unggahan tersebut sejak awal.

Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Gayo Lues itu mengatakan kasus tersebut mulai viral pada Selasa (21/7/2026). Sejak itu, ia mengaku terus menerima sorotan publik dan tekanan psikologis.

“Saya sudah perintahkan kepada anak saya jangan ada lagi diupload. Sekarang saya mengalami tekanan psikologis,” ungkapnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas di media sosial dapat memunculkan persepsi publik yang luas, terutama ketika melibatkan keluarga pejabat. Unggahan yang tidak mempertimbangkan konteks situasi dapat memicu polemik meski berasal dari dokumentasi lama.

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh
Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara
Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan
Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Kejari Sungai Penuh Amankan Rp186 Juta Kerugian Negara Desa Tanjung Tanah
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:05 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB