Asisten I Gayo Lues Mundur Usai Video Flexing Anak Viral

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten I Gayo Lues Mundur Usai Video Flexing Anak Viral (Foto: Antara)

Asisten I Gayo Lues Mundur Usai Video Flexing Anak Viral (Foto: Antara)

Dengarkabar.com – Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, dr H Nevirizal, mengundurkan diri dari jabatannya setelah video yang menampilkan aksi pamer kekayaan (flexing) anaknya viral di media sosial.

Keputusan tersebut mulai berlaku pada Kamis (23/7/2027). Nevirizal menegaskan pengunduran dirinya merupakan bentuk tanggung jawab moral karena polemik yang muncul telah memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

“Keputusan ini saya ambil dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab akibat munculnya perhatian publik terkait perilaku anggota keluarga saya yang menimbulkan polemik dan telah memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi tempat saya mengabdi,” tulis Nevirizal dalam keterangan yang diterima di Meulaboh, Aceh Barat.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan aksi flexing anaknya menyebar luas di media sosial. Perbincangan tersebut kemudian menyeret nama Nevirizal sebagai pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Baca Juga :  Prabowo Tunjuk Wakil Jaksa Agung dan Jampidsus Baru

Surat Diserahkan kepada Wakil Bupati

Nevirizal mengatakan surat pengunduran dirinya telah diserahkan kepada Wakil Bupati Gayo Lues, H Maliki, di Blangkejeran. Ia menyampaikan surat itu kepada wakil bupati karena Bupati Gayo Lues sedang menjalankan tugas dinas di luar daerah.

Dengan penyerahan surat tersebut, proses pengunduran dirinya telah ditempuh sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan pemerintah daerah.

Mengutamakan Integritas Lembaga

Dalam surat pengunduran diri, Nevirizal menjelaskan bahwa persoalan yang muncul memang berkaitan dengan anggota keluarganya. Namun, sebagai pejabat publik, ia menilai dirinya tetap memiliki tanggung jawab etika untuk menjaga integritas dan nama baik lembaga.

Baca Juga :  Aturan Baru BPJS Kesehatan 2026: Kontrol Tak Bisa Lebih Awal

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, ia memilih melepas jabatan agar proses evaluasi dan perbaikan dapat berlangsung tanpa menimbulkan beban bagi institusi.

“Demi menjaga nama baik institusi serta memberikan kesempatan agar proses evaluasi dan perbaikan dapat berjalan dengan baik, saya memilih mengundurkan diri dari jabatan yang saya emban saat ini,” lanjutnya.

Sampaikan Permohonan Maaf

Melalui surat yang sama, Nevirizal juga menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan, rekan kerja, serta seluruh masyarakat Kabupaten Gayo Lues.

Ia mengaku menyesalkan kegaduhan yang terjadi akibat polemik tersebut. Nevirizal berharap keputusan mengundurkan diri dapat menjadi bentuk pertanggungjawaban sekaligus membantu memulihkan kepercayaan publik terhadap Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Berita Terkait

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare
Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi
Sungai Barito Mengering seperti Gurun
Hotspot Karhutla di Tiga Provinsi Kalimantan Melonjak 4,75 Kali Lipat
Gletser Puncak Jaya Tinggal 2 Persen, Diperkirakan Hilang pada 2026-2027
Karhutla Riau Tembus 15.738 Hektare, Lahan Gambut Paling Banyak Terbakar
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Sungai Barito Mengering seperti Gurun

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB