Gempa 7,1 Magnitudo Landa Kyushu, Jepang Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa 7,1 Magnitudo Landa Kyushu, Jepang Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami (foto: Ilustrasi AI)

Gempa 7,1 Magnitudo Landa Kyushu, Jepang Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami (foto: Ilustrasi AI)

Dengarkabar.comGempa 7,1 magnitudo di Jepang mengguncang wilayah barat daya negara itu pada Selasa (28/7). Guncangan kuat tersebut menyebabkan sejumlah warga mengalami luka, merobohkan bangunan, serta merusak infrastruktur di beberapa lokasi.

Perdana Menteri Sanae Takaichi mengatakan pemerintah masih menghitung jumlah korban dan tingkat kerusakan akibat bencana tersebut. Namun, laporan awal menunjukkan sudah ada warga yang mengalami luka.

“Kami masih menilai seberapa besar korban luka dan kerusakan properti, tetapi saya telah diberitahu bahwa sudah ada beberapa korban luka,” kata Takaichi seperti dikutip dari AFP.

Baca Juga :  Arab Saudi Sulap Kain Ihram Bekas Jadi 5.000 Produk Bernilai Ekonomi

Ia menambahkan, pemadaman listrik dan kebakaran juga terjadi di sejumlah daerah setelah gempa mengguncang wilayah tersebut.

“Pemadaman listrik dan kebakaran terjadi di beberapa daerah, dan jalan serta jembatan rusak dan bangunan runtuh,” ujarnya.

Gempa Berpusat di Pulau Kyushu

Otoritas setempat menyatakan pusat gempa berada di wilayah barat daya Jepang, tepatnya di Pulau Kyushu. Sesaat setelah gempa terjadi, pemerintah sempat mengeluarkan peringatan tsunami sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gelombang laut.

Peringatan tersebut menjadi bagian dari prosedur tanggap darurat untuk melindungi masyarakat di kawasan pesisir. Sementara itu, petugas terus memantau perkembangan situasi di lapangan.

Baca Juga :  Gempa M 7,7 Filipina Picu Peringatan Tsunami di Indonesia

Puluhan Ribu Pelanggan Alami Pemadaman Listrik

Selain menimbulkan kerusakan fisik, gempa juga mengganggu pasokan listrik di sejumlah wilayah. Sebanyak 45 ribu keluarga dilaporkan mengalami pemadaman listrik akibat dampak guncangan.

Hingga kini, pemerintah Jepang masih melakukan pendataan terhadap korban dan kerusakan. Tim terkait juga terus berupaya memulihkan layanan dasar serta mengevaluasi kondisi jalan, jembatan, dan bangunan yang terdampak gempa.

Berita Terkait

Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Gletser Himalaya Runtuh, Banjir Dahsyat Tewaskan 160 Orang
Anna Bonus dan Misteri Kutukan yang Konon Bisa Membunuh dari Jarak Jauh
Liao Dan, “Penipu Paling Setia” di China: Menipu Demi Menyelamatkan Istri
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tutup 591 Sekolah di Sarawak
Petisi Larangan Argentina di Piala Dunia
FIFA Pastikan Enam Negara Lolos Langsung ke Piala Dunia 2030
Hadiah Piala Dunia 2026 Spanyol Terancam Pajak 30 Persen di AS
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Gletser Himalaya Runtuh, Banjir Dahsyat Tewaskan 160 Orang

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Anna Bonus dan Misteri Kutukan yang Konon Bisa Membunuh dari Jarak Jauh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Liao Dan, “Penipu Paling Setia” di China: Menipu Demi Menyelamatkan Istri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tutup 591 Sekolah di Sarawak

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB