5 Cara Menghilangkan Iklan di HP Android Tanpa Root

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

5 Cara Menghilangkan Iklan di HP Android Tanpa Root (Foto:Ilustrasi AI)

5 Cara Menghilangkan Iklan di HP Android Tanpa Root (Foto:Ilustrasi AI)

Dengarkabar.com – Iklan yang muncul secara tiba-tiba di HP Android sering menjadi keluhan banyak pengguna. Mulai dari notifikasi pop-up, banner yang menutupi layar, hingga promosi yang muncul saat membuka aplikasi dapat mengganggu kenyamanan penggunaan perangkat.

Selain mengurangi pengalaman pengguna, iklan berlebihan juga berpotensi memperlambat kinerja ponsel dan meningkatkan penggunaan kuota internet. Kabar baiknya, ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi bahkan menghilangkan iklan di HP Android tanpa perlu melakukan rooting perangkat.

Berikut beberapa metode yang bisa dicoba untuk menciptakan pengalaman penggunaan Android yang lebih nyaman dan minim gangguan.

Nonaktifkan Personalisasi Iklan di Akun Google

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mematikan fitur personalisasi iklan pada akun Google. Fitur ini memungkinkan sistem menampilkan iklan berdasarkan aktivitas dan minat pengguna.

Caranya, buka menu Pengaturan, pilih Google, lalu masuk ke bagian Iklan. Setelah itu, aktifkan opsi “Opt out of Ads Personalization”.

Pengguna juga disarankan untuk mereset Advertising ID secara berkala. Dengan begitu, sistem akan lebih sulit melacak preferensi pengguna sehingga jumlah iklan yang relevan dan sering muncul dapat berkurang.

Metode ini cukup efektif untuk mengurangi iklan yang berasal dari layanan Google maupun aplikasi bawaan perangkat.

Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan Terpercaya

Bagi pengguna yang ingin perlindungan lebih menyeluruh, aplikasi pemblokir iklan dapat menjadi solusi. Beberapa aplikasi yang banyak digunakan antara lain AdGuard, Blokada, dan layanan berbasis DNS seperti NextDNS.

Aplikasi tersebut bekerja dengan menyaring lalu lintas data sehingga banyak iklan yang muncul di browser maupun aplikasi dapat diblokir sebelum tampil di layar.

Baca Juga :  Dengan Nilai Investasi 300 M, Jalur Kereta Api di Sumbar Bakal Diaktifkan Lagi

Sebagian besar layanan tersebut menyediakan versi gratis dengan fitur yang sudah memadai untuk penggunaan sehari-hari. Saat proses pengaturan awal, pengguna biasanya perlu mengizinkan VPN lokal agar sistem pemblokiran dapat bekerja secara optimal.

Beralih ke Browser dengan Fitur Pemblokir Iklan

Sumber iklan yang paling sering ditemui berasal dari aktivitas browsing. Karena itu, mengganti browser dapat menjadi langkah sederhana namun efektif.

Pengguna dapat memilih browser seperti Brave yang telah dilengkapi pemblokir iklan dan pelacak secara bawaan. Alternatif lainnya adalah Firefox yang dipadukan dengan ekstensi uBlock Origin atau Kiwi Browser yang mendukung berbagai ekstensi tambahan.

Selain membuat pengalaman berselancar lebih nyaman, browser dengan fitur pemblokir iklan juga dapat membantu mempercepat proses pemuatan halaman dan menghemat konsumsi baterai.

Agar kinerjanya tetap maksimal, pastikan aplikasi pemblokir iklan tidak dibatasi oleh pengaturan optimasi baterai di Android.

Hapus Aplikasi Penyebab Iklan Berlebihan

Tidak sedikit iklan berasal dari aplikasi gratis yang terpasang di perangkat. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa aplikasi yang sering menampilkan promosi atau pop-up secara berlebihan.

Masuk ke menu Pengaturan > Aplikasi, lalu identifikasi aplikasi yang dicurigai menjadi sumber iklan. Jika memungkinkan, hapus aplikasi tersebut atau nonaktifkan pembaruannya.

Langkah berikutnya adalah mematikan izin notifikasi untuk aplikasi terkait. Cara ini dapat menghentikan iklan yang muncul melalui pemberitahuan di layar.

Baca Juga :  MK Wajibkan Operator Sediakan Kuota Rollover, Sisa Kuota Tak Boleh Langsung Hangus

Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur Digital Wellbeing atau aplikasi pihak ketiga seperti Ice Box untuk membekukan sementara aplikasi yang dianggap mengganggu.

Aktifkan DNS Privat dan Gunakan Launcher Alternatif

Metode lain yang cukup efektif adalah menggunakan DNS privat untuk memblokir domain iklan pada tingkat sistem.

Pengguna dapat mengubah DNS melalui menu Pengaturan > Jaringan & Internet > DNS Pribadi, kemudian menggunakan layanan seperti AdGuard DNS atau Cloudflare DNS (1.1.1.1).

Selain itu, launcher alternatif seperti Nova Launcher atau Lawnchair dapat membantu mengatur tampilan perangkat dengan lebih fleksibel. Pengguna bahkan bisa menyembunyikan aplikasi yang sering memunculkan iklan sehingga tampilan layar menjadi lebih rapi.

Kombinasi DNS privat dan launcher alternatif mampu memberikan hasil yang lebih menyeluruh dalam mengurangi gangguan iklan di berbagai aplikasi.

Perhatikan Keamanan Saat Menginstal Aplikasi

Meski berbagai metode di atas dapat membantu mengurangi iklan, pengguna tetap perlu memperhatikan keamanan perangkat. Pastikan aplikasi hanya diunduh melalui Play Store resmi dan selalu periksa izin yang diminta sebelum instalasi.

Jika iklan masih sering muncul, memperbarui sistem Android ke versi terbaru juga layak dilakukan. Pembaruan sistem biasanya membawa peningkatan keamanan dan fitur privasi yang dapat membantu mengurangi aktivitas pelacakan serta iklan yang tidak diinginkan.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut secara bertahap, pengguna dapat menikmati pengalaman menggunakan HP Android yang lebih bersih, nyaman, dan bebas dari gangguan iklan berlebihan. (LLN/*)

Berita Terkait

iPhone 17 Pro Dikabarkan Lebih Murah, Benarkah Apple Siap Guncang Pasar Smartphone Premium?
5 HP Murah Memori 128 GB di Bawah Rp1,5 Juta, Kamera Jernih dan Performa Andal
MK Wajibkan Operator Sediakan Kuota Rollover, Sisa Kuota Tak Boleh Langsung Hangus
Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Resmi, Baterai 800 mAh dan Layar 5.000 Nit
5 Aplikasi Android yang Sebaiknya Tidak Diunduh Ahli, Salah Satunya Sudah Diunduh Lebih dari 1 Miliar Kali
Battery Health iPhone Turun? Ini Arti Sebenarnya dan Waktu yang Tepat Mengganti Baterai
Apple Siapkan Lima iPhone Baru, Produksi iPhone Lipat Naik Jadi 10 Juta Unit
Xiaomi Resmi Hadirkan Redmi Pad 2 9.7 4G, Dibanderol Mulai Rp2,899 Juta
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:38 WIB

iPhone 17 Pro Dikabarkan Lebih Murah, Benarkah Apple Siap Guncang Pasar Smartphone Premium?

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:12 WIB

5 HP Murah Memori 128 GB di Bawah Rp1,5 Juta, Kamera Jernih dan Performa Andal

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:12 WIB

MK Wajibkan Operator Sediakan Kuota Rollover, Sisa Kuota Tak Boleh Langsung Hangus

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:09 WIB

Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Resmi, Baterai 800 mAh dan Layar 5.000 Nit

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:59 WIB

5 Aplikasi Android yang Sebaiknya Tidak Diunduh Ahli, Salah Satunya Sudah Diunduh Lebih dari 1 Miliar Kali

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB