Dengan Nilai Investasi 300 M, Jalur Kereta Api di Sumbar Bakal Diaktifkan Lagi

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Andre Rosiade. (Foto: Dok. Gerindra/kumparan)

Andre Rosiade. (Foto: Dok. Gerindra/kumparan)

Dengarkabar.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap pengembangan transportasi kereta api di Sumatra Barat. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengungkap bahwa rencana pemerintah untuk reaktivasi sejumlah jalur kereta api nonaktif dengan investasi tahap awal yang di perkirakan mencapai Rp 300 miliar.

Hal itu di sampaikan Andre usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 3 Juni 2026.

Berdasarkan paparan PT KAI dalam rapat tersebut, Andre menjelaskan Sumatra Barat menjadi salah satu daerah prioritas dalam program reaktivasi jalur kereta api di Pulau Sumatra. Total jalur yang di rencanakan untuk diaktifkan kembali mencapai 248,5 kilometer.

“Alhamdulillah, dalam rapat dengan Dirut PT KAI, kami mendapatkan informasi bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap pengembangan kereta api di Sumatera Barat. Salah satunya melalui program reaktivasi jalur kereta api yang selama ini tidak beroperasi,” kata Andre.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Kering akibat El Nino Kuat

Menurut Ketua DPD Gerindra Sumbar itu, program tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumatra Barat karena dapat meningkatkan konektivitas antardaerah, menekan biaya logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Presiden Prabowo ingin membangun infrastruktur yang berdampak langsung kepada masyarakat. Reaktivasi jalur kereta api di Sumbar akan membuka akses transportasi yang lebih murah, aman, dan efisien. Untuk tahap awal, di perkirakan investasi yang di siapkan mencapai sekitar Rp300 miliar,” ujar Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM).

Ia menambahkan, pemerintah juga tengah menyusun peta jalan pengembangan jaringan kereta api di Sumatra untuk memperkuat konektivitas antarwilayah pada masa mendatang.

Baca Juga :  Portugal Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Performa Ronaldo Diperdebatkan

“Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pemerataan pembangunan, termasuk di luar Pulau Jawa. Sumatera Barat mendapat perhatian khusus dalam pengembangan jaringan kereta api nasional,” tutup Andre.

Sementara itu, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan proyek pengembangan jaringan Kereta Trans Sumatra dengan kebutuhan investasi sekitar Rp350 triliun.

Proyek tersebut di tujukan untuk menghubungkan jalur kereta api dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung guna memperkuat konektivitas, mobilitas penumpang, dan distribusi logistik di Pulau Sumatra.

Dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI, Bobby menjelaskan pengembangan jaringan kereta api di Sumatra masuk dalam roadmap transformasi KAI 2026–2030. Selain pembangunan sekitar 1.110 kilometer jalur baru, KAI juga menargetkan reaktivasi 726 kilometer jalur nonaktif di Sumatra Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. (Lan/*)

Berita Terkait

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare
Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi
Sungai Barito Mengering seperti Gurun
Hotspot Karhutla di Tiga Provinsi Kalimantan Melonjak 4,75 Kali Lipat
Gletser Puncak Jaya Tinggal 2 Persen, Diperkirakan Hilang pada 2026-2027
Karhutla Riau Tembus 15.738 Hektare, Lahan Gambut Paling Banyak Terbakar
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Sungai Barito Mengering seperti Gurun

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB