Syarat Masuk SMA Taruna Nusantara 2027, Nilai Rapor hingga Biaya Sekolah Gratis

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Syarat Masuk SMA Taruna Nusantara 2027, Nilai Rapor hingga Biaya Sekolah Gratis (Foto: Dok. Istimewa)

Syarat Masuk SMA Taruna Nusantara 2027, Nilai Rapor hingga Biaya Sekolah Gratis (Foto: Dok. Istimewa)

Dengarkabar.com – SMA Taruna Nusantara kembali menjadi salah satu sekolah menengah atas favorit yang banyak diburu calon peserta didik setiap tahunnya. Bagi siswa yang ingin mengikuti seleksi masuk pada tahun ajaran 2027, persiapan sebaiknya dilakukan sejak sekarang, terutama dalam menjaga nilai rapor dan melengkapi persyaratan administrasi.

Pada pelaksanaan seleksi sebelumnya, proses Penerimaan Siswa Baru (Pensisru) 2026 dibuka pada September 2025. Dengan mengacu pada mekanisme tersebut, calon peserta didik yang menargetkan masuk tahun depan perlu mulai mempersiapkan diri sedini mungkin.

Saat ini, SMA Taruna Nusantara telah memiliki sejumlah kampus yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yakni Magelang (Jawa Tengah), Cimahi (Jawa Barat), Malang (Jawa Timur), Pagar Alam (Sumatera Selatan), Ibu Kota Nusantara di Kalimantan, serta Langowan (Sulawesi Utara).

Nilai Rapor Menjadi Salah Satu Penilaian Utama

Salah satu aspek penting dalam seleksi masuk SMA Taruna Nusantara adalah capaian akademik yang tercermin melalui nilai rapor. Empat mata pelajaran menjadi fokus penilaian, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Berdasarkan ketentuan seleksi sebelumnya, berikut persyaratan nilai rapor yang harus dipenuhi calon peserta didik:

  • Nilai yang diperhitungkan berasal dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA.
  • Rata-rata nilai keempat mata pelajaran minimal 85.
  • Nilai setiap mata pelajaran pada setiap semester minimal 80.
  • Bagi calon siswa yang belum memenuhi ketentuan nilai, masih memiliki peluang apabila mempunyai prestasi akademik, olahraga, organisasi, atau seni budaya minimal tingkat kabupaten/kota atau pernah menjabat sebagai Ketua OSIS. Dalam kategori ini, rata-rata nilai mata pelajaran minimal 80 dengan nilai setiap semester minimal 75.
  • Lulusan sekolah internasional yang menggunakan sistem penilaian berbeda, seperti skala 1–4 atau A–D, wajib mengonversi nilai dan mendapatkan pengesahan dari Dinas Pendidikan setempat atau Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
  • Memiliki hasil tes IQ minimal 110 menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.
Baca Juga :  Inggris vs Argentina: Messi Hadapi Rival Bersejarah untuk Pertama Kali

Dokumen yang Wajib Disiapkan

Selain memenuhi persyaratan akademik, calon peserta didik juga harus menyiapkan sejumlah dokumen sebagai bagian dari proses pendaftaran.

Dokumen yang dibutuhkan meliputi:

  • Nilai rapor (pengetahuan) semester 1 hingga semester 4.
  • Nilai rapor semester 1 hingga semester 3 bagi siswa program akselerasi.
  • Kartu Pelajar SMP/MTs.
  • Kartu Keluarga (KK).
  • KTP orang tua atau wali.
  • Akta kelahiran dalam format PDF.
  • Pas foto ukuran 4×6 sentimeter berlatar belakang biru menggunakan seragam sekolah tanpa topi.
  • Foto seluruh badan ukuran 10,2 x 15,2 sentimeter mengenakan seragam sekolah lengkap beserta sepatu dengan latar belakang biru.
  • Surat keterangan sehat dari dokter.
  • Surat keterangan dan pernyataan dari kepala sekolah.
  • Surat pernyataan orang tua.
  • Surat pernyataan calon siswa.
  • Maksimal tiga sertifikat prestasi dengan peringkat juara 1, 2, atau 3 maupun medali emas, perak, atau perunggu pada kejuaraan tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun internasional.
  • Sertifikat vaksinasi Covid-19.
  • Hasil tes IQ.
Baca Juga :  Belanda Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Rekor 20 Tahun Tetap Terjaga

Biaya Sekolah di SMA Taruna Nusantara

SMA Taruna Nusantara berada di bawah naungan Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPPSDP) Kementerian Pertahanan dan telah ditetapkan sebagai salah satu SMA Garuda Transformasi.

Status tersebut membuat seluruh peserta didik yang dinyatakan lolos seleksi memperoleh beasiswa penuh. Dengan demikian, siswa tidak dikenakan biaya uang pangkal maupun iuran pendidikan selama menempuh studi di sekolah tersebut.

Meski demikian, pihak sekolah tetap membuka kesempatan bagi orang tua atau wali siswa yang ingin memberikan sumbangan secara sukarela. Kontribusi tersebut bersifat tidak wajib dan hanya dapat diberikan satu kali pada awal masa pendidikan.

Persiapkan Diri Sejak Dini

Persaingan masuk SMA Taruna Nusantara tergolong ketat karena sekolah ini menjadi salah satu pilihan utama bagi siswa berprestasi dari berbagai daerah. Oleh karena itu, menjaga konsistensi nilai rapor, mengikuti kegiatan yang menghasilkan prestasi, serta melengkapi seluruh dokumen sejak jauh hari dapat meningkatkan peluang untuk lolos dalam proses seleksi.

Berita Terkait

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
6 Cara Menjadi Storyteller Andal untuk Pemula, Bikin Cerita Lebih Hidup
Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare
Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi
Sungai Barito Mengering seperti Gurun
Hotspot Karhutla di Tiga Provinsi Kalimantan Melonjak 4,75 Kali Lipat
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB