Hajime Moriyasu Minta Maaf usai Jepang Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Langsung Bidik Piala Asia

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hajime Moriyasu Minta Maaf usai Jepang Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Langsung Bidik Piala Asia (Foto: Ilustrasi Ai)

Hajime Moriyasu Minta Maaf usai Jepang Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Langsung Bidik Piala Asia (Foto: Ilustrasi Ai)

Dengarkabar.com – Hajime Moriyasu menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pendukung Timnas Jepang setelah Samurai Biru harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026. Jepang tersingkir di babak 32 besar setelah kalah dramatis 1-2 dari Brasil dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion NRG, Houston, Senin (29/6/2026).

Kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena Jepang sempat memimpin lebih dahulu lewat gol Kaishu Sano pada babak pertama. Namun, Brasil mampu membalikkan keadaan melalui sundulan Casemiro sebelum Gabriel Martinelli memastikan kemenangan Selecao lewat gol pada menit-menit akhir.

Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, Moriyasu berjalan menuju tribun suporter Jepang. Di hadapan lebih dari 68 ribu penonton, pelatih berusia 57 tahun itu membungkukkan badan sebagai bentuk penghormatan sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas kegagalan memenuhi harapan publik.

“Saat ini saya merasa sangat frustrasi, tetapi saya menerima hasil tersebut,” kata Moriyasu.

Ia mengaku kecewa karena belum mampu mempersembahkan kemenangan bagi para pendukung yang hadir langsung maupun yang memberikan dukungan dari Jepang melalui siaran langsung.

“Banyak penggemar Jepang yang datang ke stadion hari ini, dan banyak pula yang memberikan dukungan melalui siaran langsung. Namun, saya tidak bisa memberikan kemenangan sebagai hadiah.”

“Kemampuan saya sebagai pelatih memang belum memadai. Saya ingin mengatakan bahwa saya sungguh-sungguh meminta maaf,” ujarnya.

Jepang Dinilai Semakin Dekat dengan Tim Elite Dunia

Di balik hasil mengecewakan tersebut, Moriyasu melihat perkembangan positif dari performa anak asuhnya. Menurut dia, Jepang mampu membuat Brasil kesulitan sepanjang babak pertama melalui permainan disiplin, rapi, dan agresif.

Sebelum Casemiro mencetak gol penyama kedudukan, Brasil beberapa kali terlihat frustrasi membongkar pertahanan Samurai Biru. Kondisi itu menjadi bukti bahwa kualitas Jepang terus berkembang dan mulai mampu bersaing dengan negara-negara elite dunia.

Baca Juga :  Spanyol Soroti Permainan Keras Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026

Moriyasu menilai selisih kemampuan Jepang dengan Brasil kini tidak lagi terlalu jauh. Namun, ia mengakui masih ada perbedaan dalam aspek penyelesaian akhir serta mentalitas ketika menghadapi pertandingan hidup-mati di level tertinggi.

Ia juga menegaskan kemenangan Jepang atas Brasil pada laga uji coba Oktober tahun lalu tidak bisa dijadikan ukuran kekuatan sebenarnya ketika kedua tim bertemu di turnamen resmi.

“Kami memang tidak berhasil mencapai target kami kali ini, tetapi masih bisa menargetkan Piala Dunia berikutnya atau bahkan yang setelahnya.”

“Kami harus berupaya mencapai tujuan itu, dan itulah yang selama ini kami lakukan.”

Moriyasu optimistis sejarah masih bisa berubah apabila Jepang terus mempertahankan arah perkembangan yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir.

“Saya pikir sejarah tidak akan bersikap baik kepada kami. Namun, jika kami mampu mengatasi hari ini, mungkin suatu saat nanti sejarah akan berubah.”

“Jarak antara kami dan mereka kini semakin menyempit. Brasil adalah tim papan atas dan kami jelas sedang mendekati level tersebut.”

“Memenangkan gelar adalah impian dan tujuan kami, tapi kami tidak bisa mencapainya sekarang.”

“Sebagai pelatih, saya mengatakan kepada pemain bahwa saya sangat menyesal karena tidak cukup baik untuk memimpin mereka mencapai level tersebut.”

Masa Depan Moriyasu Masih Menjadi Tanda Tanya

Kegagalan di Piala Dunia 2026 juga memunculkan spekulasi mengenai masa depan Moriyasu bersama Timnas Jepang.

Baca Juga :  Iran Tersingkir Dramatis dari Piala Dunia 2026 Meski Tak Terkalahkan di Fase Grup

Kontrak pelatih yang mulai menangani Samurai Biru sejak 2018 itu akan berakhir pada Juli 2026. Meski Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) dikabarkan ingin memperpanjang kerja sama hingga Piala Dunia 2030, Moriyasu belum ingin membahas persoalan tersebut.

Baginya, perhatian utama saat ini adalah mempersiapkan Jepang menghadapi turnamen besar berikutnya.

Jepang dan Timnas Indonesia Bertemu di Piala Asia 2027

Target terdekat Samurai Biru adalah menjuarai Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.

Menariknya, Jepang tergabung di Grup F bersama Timnas Indonesia, Thailand, dan juara bertahan Qatar. Grup tersebut diprediksi menjadi salah satu yang paling berat dalam fase penyisihan.

Bagi Timnas Indonesia, duel menghadapi Jepang kembali menjadi ujian penting untuk mengukur perkembangan skuad Garuda di level Asia.

Sementara itu, Jepang datang dengan ambisi besar mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung sejak terakhir kali menjadi juara Piala Asia pada 2011. Sebagai pemilik koleksi empat trofi, Samurai Biru menjadikan turnamen tersebut sebagai misi utama berikutnya.

“Turnamen besar berikutnya bagi tim nasional Jepang adalah Piala Asia. Kami akan fokus untuk memenangkan itu,” ujar Moriyasu.

Ia kembali menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan mengenai kelanjutan kariernya sebagai pelatih Timnas Jepang.

“Secara pribadi, belum ada keputusan apa pun (soal kontrak). Kami bahkan belum tahu siapa yang akan menjadi pelatih berikutnya.”

“Saya mengatakan itu karena kejuaraan berikutnya bagi kami adalah Piala Asia. Belum ada keputusan apa pun mengenai masa depan saya,” tutup Moriyasu.

Berita Terkait

Timnas Indonesia Sempurna di Pakansari, Vietnam Waspada
Petisi Larangan Argentina di Piala Dunia
Pemburu dari Pegunungan Arfak yang Bersinar di Kejurnas Panahan Junior
FIFA Pastikan Enam Negara Lolos Langsung ke Piala Dunia 2030
Timnas Wanita Indonesia Juara AFF Women’s Cup 2026, Gilas Laos 5-0 di Final
Spanyol Soroti Permainan Keras Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026
FIFA Dikritik Usai Pilih MetLife Stadium untuk Final Piala Dunia 2026
Duel Lamine Yamal dan Lionel Messi Warnai Final Piala Dunia 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:12 WIB

Timnas Indonesia Sempurna di Pakansari, Vietnam Waspada

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:12 WIB

Petisi Larangan Argentina di Piala Dunia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:19 WIB

Pemburu dari Pegunungan Arfak yang Bersinar di Kejurnas Panahan Junior

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:59 WIB

FIFA Pastikan Enam Negara Lolos Langsung ke Piala Dunia 2030

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:12 WIB

Timnas Wanita Indonesia Juara AFF Women’s Cup 2026, Gilas Laos 5-0 di Final

Berita Terbaru

Briptu MZ Dipecat Usai Rampok Toko Emas di Aceh Selatan (Foto: dok. ist )

Daerah

Briptu MZ Dipecat Usai Rampok Toko Emas di Aceh Selatan

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:11 WIB

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK (Foto: Ilustrasi AI )

Daerah

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK

Rabu, 29 Jul 2026 - 20:12 WIB