Dengarkabar.com – Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar. Kekalahan yang terjadi di New York New Jersey Stadium, Senin (6/7) dini hari WIB, memastikan langkah Selecao terhenti lebih cepat sekaligus memperpanjang penantian mereka untuk kembali menjadi juara dunia.
Tim besutan Carlo Ancelotti gagal mengimbangi permainan efektif Norwegia yang tampil disiplin sepanjang pertandingan. Hasil ini membuat Brasil harus menunggu setidaknya hingga Piala Dunia 2030 untuk kembali memburu gelar keenam mereka.
Strategi Bertahan Brasil Berujung Petaka
Brasil tampil di luar kebiasaan dengan lebih banyak menunggu di area pertahanan sambil mengandalkan serangan balik. Strategi tersebut justru memberi keleluasaan kepada Norwegia menguasai jalannya pertandingan.
Dominasi penguasaan bola yang dimiliki Norwegia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79. Erling Haaland memenangi duel udara melawan Gabriel Magalhaes sebelum menanduk bola ke sudut kanan gawang yang dikawal Alisson Becker.
Keunggulan itu semakin diperbesar pada menit ke-90. Haaland kembali menjadi ancaman setelah memperoleh ruang tembak di tepi kotak penalti dan melepaskan tendangan mendatar yang kembali bersarang di sisi kanan gawang Brasil.
Neymar Cetak Gol Hiburan
Meski kalah, Brasil sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya sepanjang pertandingan. Beberapa kesempatan emas berhasil mereka bangun untuk mengancam gawang Orjan Nyland.
Namun, penyelesaian akhir menjadi kendala utama Selecao. Satu-satunya gol Brasil baru lahir melalui eksekusi penalti Neymar pada pengujung pertandingan. Skor 2-1 untuk kemenangan Norwegia pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Mengulang Kenangan Buruk Melawan Norwegia
Kekalahan ini mengingatkan publik pada pertemuan Brasil dengan Norwegia di fase grup Piala Dunia 1998. Saat itu, Brasil juga menyerah dengan skor identik 1-2.
Perbedaannya, pada edisi 1998 Brasil telah memastikan tiket ke fase gugur dan bahkan berhasil melangkah hingga partai final. Sementara kali ini, hasil tersebut langsung mengakhiri perjalanan mereka di babak 16 besar.
Hasil ini juga menjadi catatan kelam bagi Selecao. Untuk pertama kalinya sejak 1990, Brasil kembali gagal melewati babak 16 besar Piala Dunia.
Penantian Gelar Kian Panjang
Kegagalan di Piala Dunia 2026 membuat Brasil dipastikan belum bisa mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung sejak keberhasilan mereka menjuarai turnamen pada 2002.
Artinya, apabila baru mampu kembali menjadi juara pada 2030, maka Selecao akan menjalani penantian selama 28 tahun. Durasi tersebut menyamai rentang waktu antara penyelenggaraan Piala Dunia pertama pada 1930 hingga keberhasilan Brasil meraih gelar dunia perdana pada 1958, yang menjadi masa terpanjang mereka tanpa trofi Piala Dunia.
Zlatan Ibrahimovic Sindir Permainan Brasil
Penampilan Brasil juga mendapat sorotan tajam dari legenda Timnas Swedia, Zlatan Ibrahimovic. Dalam analisisnya di Fox yang dikutip The Athletic, ia melontarkan kritik pedas terhadap gaya bermain Selecao.
“Norwegia bermain Jogo Bonito (sepak bola indah ala Brasil), sementara Brasil memperagakan Jogo-saya tak tahu apa itu,” sindir Zlatan.
Komentar tersebut mencerminkan kekecewaan terhadap performa Brasil yang dinilai jauh dari identitas permainan menyerang yang selama ini melekat pada Selecao. Kekalahan dari Norwegia pun menjadi bahan evaluasi besar bagi Carlo Ancelotti dan skuadnya menjelang agenda internasional berikutnya.











Komentar