CPNS 2026 Berpeluang Dibuka, Pemerintah Masih Hitung Formasi

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CPNS 2026 Berpeluang Dibuka, Pemerintah Masih Hitung Formasi (Foto: Ilustrasi AI)

CPNS 2026 Berpeluang Dibuka, Pemerintah Masih Hitung Formasi (Foto: Ilustrasi AI)

Dengarkabar.com – Pemerintah memberi sinyal CPNS 2026 berpeluang dibuka tahun ini. Namun, jumlah formasi maupun jadwal pelaksanaan seleksi masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian sehingga belum dapat diumumkan kepada publik.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan pemerintah saat ini memprioritaskan pemetaan kebutuhan kompetensi di seluruh instansi. Langkah tersebut menjadi dasar dalam menentukan formasi yang akan dibuka sekaligus mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Kita sedang membicarakan, karena pertama yang harus jadi fokus, kan kita sudah bersurat waktu itu untuk pemetaan kompetensi jabatan, kompetensi-kompetensi apa saja yang dibutuhkan. Instansi pemerintah sudah menyampaikan, dan tentunya juga saya harus memperhatikan untuk formasi, untuk program prioritasnya Bapak Presiden,” ujar Rini di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Jadwal Seleksi Masih Menunggu Pembahasan

Rini menegaskan pemerintah tetap menyiapkan rekrutmen CPNS. Meski demikian, waktu pelaksanaannya belum dapat dipastikan karena pemerintah masih menghitung kebutuhan pegawai dan menyesuaikannya dengan kemampuan fiskal negara.

Baca Juga :  Profil Sudaryono, Wamentan yang Dilantik Jadi Kepala BGN

Menurut dia, Kementerian PANRB saat ini masih berdiskusi dengan Kementerian Keuangan untuk memastikan kesiapan anggaran sebelum menetapkan pembukaan seleksi.

“Ini masih di dalam perhitungan, dan juga kita sedang diskusi dengan Kementerian Keuangan mengenai kemampuan keuangan negara. Jadi insyaallah tentunya CPNS itu tetap menjadi program yang kita siapkan. Tapi kapannya kita belum bisa jawab, karena kita kan harus hitung, kesesuaian antara kompetensi yang memang dibutuhkan,” kata Rini.

Pernyataan tersebut menunjukkan pemerintah berupaya memastikan proses rekrutmen berlangsung sesuai kebutuhan organisasi sekaligus tetap menjaga keberlanjutan keuangan negara.

Peluang Dibuka Tahun Ini Tetap Ada

Saat kembali ditanya mengenai kemungkinan pembukaan seleksi CPNS pada tahun ini, Rini mengakui peluang tersebut masih terbuka. Namun, keputusan final belum bisa disampaikan karena pembahasannya masih berlangsung di tingkat kementerian.

“Mudah-mudahan ada. Kita nggak bisa di-spill dulu. Jadi gini tentunya, kapannya kita belum tahu, karena masih sedang dibahas antar kementerian. Karena kan seperti sudah saya sampaikan, bahwa kita sudah meminta kepada seluruh instansi pemerintah, jumlah kebutuhan,” jelasnya.

Baca Juga :  Prabowo Tunjuk Kuntadi sebagai Jampidsus Kejagung Baru

Pemerintah juga masih mengumpulkan data kebutuhan pegawai dari seluruh instansi sebagai bahan penyusunan formasi nasional.

Formasi Disesuaikan Kebutuhan dan Kemampuan Fiskal

Rini menegaskan pemerintah tidak ingin terburu-buru menetapkan jumlah formasi CPNS. Selain menghitung kebutuhan pegawai akibat pensiun, pemerintah juga mempertimbangkan jenis kompetensi yang benar-benar dibutuhkan oleh setiap instansi.

“(Jumlah formasi) belum, itu kan harus dihitung dulu. Apakah akan diisi secara keseluruhan dari jumlah yang pensiun atau bagaimana. Kita juga sudah bersurat kepada Kementerian Keuangan mengenai perhitungan-perhitungan, kesiapan fiskal dan sebagainya,” tutup Rini.

Bagi masyarakat yang menantikan seleksi CPNS, pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah masih mempersiapkan proses rekrutmen secara matang. Kepastian mengenai jadwal pembukaan, jumlah formasi, dan mekanisme seleksi akan diumumkan setelah pembahasan lintas kementerian selesai.

Berita Terkait

Harimau Sumatera Masuk Permukiman, Sekolah di Inhil Ditutup
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Sungai Rawas, Satu Hilang
KPK Periksa Plt Gubernur Riau Terkait Kasus Abdul Wahid
Gubernur Sherly Tegur Kepala SMAN 1 Halteng soal Fasilitas
Polres Kuansing Musnahkan 24 Rakit Tambang Emas Ilegal
Kemenag Tegaskan Rekrutmen PPPK 2026 yang Beredar Hoaks
BGN Suspend 833 Dapur MBG, Pelanggar Tak Lagi Dibayar
Tito Karnavian Ungkap 8 Area Rawan Korupsi di Pemerintah Daerah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:09 WIB

Harimau Sumatera Masuk Permukiman, Sekolah di Inhil Ditutup

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:13 WIB

Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Sungai Rawas, Satu Hilang

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:11 WIB

KPK Periksa Plt Gubernur Riau Terkait Kasus Abdul Wahid

Senin, 27 Juli 2026 - 23:55 WIB

Polres Kuansing Musnahkan 24 Rakit Tambang Emas Ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 20:06 WIB

Kemenag Tegaskan Rekrutmen PPPK 2026 yang Beredar Hoaks

Berita Terbaru

Harimau Sumatera Masuk Permukiman, Sekolah di Inhil Ditutup (foto : Ilustrasi AI)

Daerah

Harimau Sumatera Masuk Permukiman, Sekolah di Inhil Ditutup

Selasa, 28 Jul 2026 - 10:09 WIB

Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Sungai Rawas, Satu Hilang (Foto : Ilustrasi Ai )

Nasional

Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Sungai Rawas, Satu Hilang

Selasa, 28 Jul 2026 - 09:13 WIB

KPK Periksa Plt Gubernur Riau Terkait Kasus Abdul Wahid (foto: dok. ist)

Daerah

KPK Periksa Plt Gubernur Riau Terkait Kasus Abdul Wahid

Selasa, 28 Jul 2026 - 08:11 WIB