Merger Paramount-WBD Ditunda, Pengadilan AS Hentikan Sementara Transaksi Rp1.967 Triliun

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Merger Paramount-WBD Ditunda, Pengadilan AS Hentikan Sementara Transaksi Rp1.967 Triliun (Foto: Shutterstock)

Merger Paramount-WBD Ditunda, Pengadilan AS Hentikan Sementara Transaksi Rp1.967 Triliun (Foto: Shutterstock)

Dengarkabar.com – Rencana merger Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery (WBD) senilai sekitar USD110 miliar atau setara Rp1.967 triliun untuk sementara belum dapat diselesaikan. Hakim federal di Amerika Serikat mengabulkan permohonan Temporary Restraining Order (TRO) yang menghentikan sementara proses transaksi hingga sidang lanjutan digelar.

Keputusan tersebut dilaporkan Variety. Meski demikian, penghentian sementara itu bukan berarti merger dibatalkan. Pengadilan hanya menunda penyelesaian transaksi sambil menilai apakah penggabungan kedua perusahaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Gugatan Antimonopoli Jadi Pemicu

Penundaan bermula dari gugatan koalisi 12 negara bagian di Amerika Serikat yang dipimpin California. Mereka menilai merger Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery berpotensi melanggar undang-undang antimonopoli federal.

Menurut para penggugat, perusahaan hasil penggabungan akan memiliki kekuatan yang sangat besar di industri hiburan. Pengaruh tersebut mencakup distribusi film bioskop, jaringan televisi kabel, hingga layanan streaming digital.

Koalisi itu juga mengkhawatirkan dampak yang muncul apabila merger tetap berjalan. Mereka menilai transaksi tersebut berpotensi mengurangi persaingan usaha, membatasi pilihan konsumen, serta memengaruhi pekerja di industri kreatif.

Hakim Nilai Gugatan Layak Dipertimbangkan

Hakim Araceli Martínez-Olguín menyatakan bukti yang diajukan para penggugat cukup kuat untuk menjadi dasar penghentian sementara proses merger. Langkah itu diambil agar tidak muncul dampak yang sulit dipulihkan apabila pengadilan nantinya menyatakan transaksi melanggar hukum.

“Bukti yang diajukan oleh Negara Penggugat setidaknya menunjukkan bahwa masih ada pertanyaan serius mengenai pokok perkara, yang mendukung pemberian perintah sementara,” tutur Araceli.

Ia juga menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak merugikan kedua perusahaan. Paramount dan Warner Bros. Discovery tetap dapat menjalankan kegiatan bisnisnya secara normal selama proses hukum berlangsung.

“Paramount dan Warner Bros. akan terus beroperasi sebagai perusahaan terpisah yang layak dan bersaing di pasar sambil menunggu Pengadilan untuk memutuskan kasus ini,” ujar Araceli.

Araceli menambahkan bahwa kepentingan publik dalam penegakan hukum antimonopoli menjadi salah satu pertimbangan utama pengadilan.

“Keseimbangan keadilan, dikombinasikan dengan kepentingan publik yang vital dalam penegakan antimonopoli, oleh karena itu sangat condong mendukung permohonan perintah sementara,” tambahnya.

Status Merger Masih Menunggu Putusan

Dalam sistem hukum Amerika Serikat, Temporary Restraining Order (TRO) merupakan perintah pengadilan yang menghentikan sementara suatu tindakan hingga sidang berikutnya berlangsung. Perintah tersebut tidak menunjukkan pihak mana yang menang atau kalah dalam perkara.

Baca Juga :  5 Cara Membuat Rumah Lebih Terang Tanpa Menambah Banyak Lampu, Nomor 4 Sering Terlewat

Saat ini, status merger Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery masih menggantung. Pengadilan akan menentukan apakah penundaan perlu diperpanjang melalui preliminary injunction atau justru dicabut sehingga transaksi dapat kembali dilanjutkan.

Baca Juga :  The East Palace Rilis Poster dan Teaser, Tayang 17 Juli 2026

Sidang lanjutan telah dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus 2026. Putusan dalam persidangan itu akan menjadi penentu arah proses merger bernilai raksasa tersebut.

Gabungan Dua Raksasa Industri Hiburan

Apabila akhirnya mendapat persetujuan, merger ini akan menyatukan dua perusahaan media terbesar di Hollywood dalam satu entitas.

Warner Bros. Discovery saat ini membawahi Warner Bros. Pictures, HBO, HBO Max, CNN, DC Studios, serta Discovery. Di sisi lain, Paramount memiliki Paramount Pictures, CBS, Paramount+, Nickelodeon, MTV, dan Comedy Central.

Kombinasi aset tersebut diperkirakan melahirkan salah satu perusahaan media dan hiburan terbesar di dunia. Besarnya skala bisnis itu menjadi alasan utama pengawasan ketat dari sejumlah negara bagian di Amerika Serikat.

Sejumlah pihak menilai merger berpotensi memicu kenaikan harga layanan, mengurangi pilihan film dan program televisi, serta melemahkan persaingan di industri hiburan.

Meski proses hukum masih berlangsung, belum ada perubahan bagi pelanggan. HBO Max, Paramount+, maupun layanan lainnya tetap beroperasi seperti biasa, sementara jadwal perilisan film juga tidak mengalami penyesuaian.

Keputusan dalam sidang berikutnya akan menentukan kelanjutan transaksi. Jika pengadilan memperpanjang TRO, proses merger berpotensi kembali tertunda. Sebaliknya, apabila perintah tersebut dicabut, Paramount dan Warner Bros. Discovery dapat melanjutkan penyelesaian merger sesuai rencana.

Berita Terkait

5 Cara Menanam Bunga Telang di Rumah agar Rajin Berbunga
Monster Loch Ness hingga Yeti, Legenda Makhluk Misterius yang Menghasilkan Jutaan Dolar
5 Cara Membuat Rumah Lebih Terang Tanpa Menambah Banyak Lampu, Nomor 4 Sering Terlewat
3 Kartun Detektif Legendaris Era 90-an yang Bikin Kangen, Masih Ingat Semuanya?
5 Kesalahan Membersihkan Rumah yang Sering Dilakukan, Nomor 3 Bikin Kerja Dua Kali
5 Kota Kuno yang Tenggelam, Jejak Peradabannya Masih Bikin Penasaran
Rahasia Keluarga Spider-Man Terungkap, Dari Aunt May hingga Anak Peter Parker di Berbagai Semesta Marvel
9 Manfaat Bersepeda bagi Tubuh dan Mental, Bukan Sekadar Bikin Bugar
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:04 WIB

5 Cara Menanam Bunga Telang di Rumah agar Rajin Berbunga

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Monster Loch Ness hingga Yeti, Legenda Makhluk Misterius yang Menghasilkan Jutaan Dolar

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:53 WIB

5 Cara Membuat Rumah Lebih Terang Tanpa Menambah Banyak Lampu, Nomor 4 Sering Terlewat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:46 WIB

3 Kartun Detektif Legendaris Era 90-an yang Bikin Kangen, Masih Ingat Semuanya?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:00 WIB

5 Kesalahan Membersihkan Rumah yang Sering Dilakukan, Nomor 3 Bikin Kerja Dua Kali

Berita Terbaru

Perhatikan sinar matahari, media tanam, dan perawatan agar bunga telang tumbuh subur.

Showbiz

5 Cara Menanam Bunga Telang di Rumah agar Rajin Berbunga

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:04 WIB