4 Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu Sebelum Berinvestasi

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 18:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

4 Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu Sebelum Berinvestasi (Foto: IDNTimes)

4 Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu Sebelum Berinvestasi (Foto: IDNTimes)

Dengarkabar.com – Berinvestasi emas menjadi salah satu pilihan yang banyak diminati di tengah ketidakpastian ekonomi global. Nilai emas yang cenderung stabil membuat logam mulia ini kerap dijadikan aset untuk menjaga nilai kekayaan sekaligus instrumen investasi jangka panjang.

Namun, sebelum membeli emas fisik, calon investor perlu memastikan keaslian produk yang dibeli. Pasalnya, peredaran emas palsu masih menjadi risiko yang dapat merugikan masyarakat.

Mengutip informasi dari situs Logam Mulia, terdapat sejumlah ciri yang dapat digunakan untuk membedakan emas asli dengan emas palsu.

1. Emas Asli Tidak Menempel pada Magnet

Salah satu cara paling sederhana untuk mengenali emas asli adalah dengan menggunakan magnet. Emas murni tidak memiliki sifat magnetis sehingga tidak akan tertarik saat didekatkan dengan magnet.

Sebaliknya, emas palsu umumnya mengandung logam lain seperti besi, nikel, atau kobalt yang memiliki sifat magnetik. Jika logam tersebut menempel atau tertarik oleh magnet, besar kemungkinan produk tersebut bukan emas murni.

Meski demikian, metode ini hanya menjadi pemeriksaan awal dan bukan satu-satunya cara untuk memastikan keaslian emas.

Baca Juga :  Drama Korea Rating Tertinggi Juni 2026, Favorit Penonton Lokal Korea Selatan

2. Emas Murni Tidak Berkarat atau Korosif

Berbeda dengan besi maupun perak yang dapat mengalami oksidasi, emas murni memiliki ketahanan tinggi terhadap korosi. Logam ini tidak mudah berkarat ataupun berubah warna meskipun digunakan dalam waktu lama.

Sebaliknya, emas palsu atau emas dengan kadar rendah biasanya memiliki lapisan pelindung yang dapat memudar atau mengelupas seiring pemakaian.

Sebagai pemeriksaan sederhana, emas dapat digosokkan pada permukaan kulit, misalnya di bagian lengan. Perubahan warna pada logam atau lapisan yang mudah luntur dapat menjadi indikasi bahwa emas tersebut bukan emas murni.

3. Emas Murni Memiliki Tekstur Lunak

Tidak banyak yang mengetahui bahwa emas murni merupakan logam yang relatif lunak dan mudah dibentuk. Karakteristik inilah yang membuat emas berkadar tinggi kurang ideal dijadikan perhiasan tanpa campuran logam lain.

Karena alasan tersebut, perhiasan emas umumnya dicampur dengan logam seperti perak atau platinum agar lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk. Sementara itu, emas batangan dengan kadar 99,99 persen tetap mempertahankan sifat lunaknya.

Baca Juga :  Prabowo Tunjuk Kuntadi sebagai Jampidsus Kejagung Baru

Sebagai uji sederhana, emas murni dapat meninggalkan bekas saat digigit dengan tekanan ringan. Sebaliknya, apabila tidak muncul bekas sama sekali, kemungkinan emas tersebut merupakan campuran logam lain. Meski demikian, cara ini sebaiknya dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak produk.

4. Emas Asli Tidak Mengeluarkan Bau Amis

Ciri lain yang dapat dikenali adalah aroma logamnya. Emas asli tidak mengeluarkan bau amis atau aroma karat, bahkan setelah sering dipakai maupun terkena air.

Sebaliknya, logam seperti kuningan atau tembaga cenderung memiliki aroma khas yang menyerupai bau besi atau karat. Oleh karena itu, jika logam mengeluarkan bau amis, patut dicurigai bahwa kandungan emasnya tidak murni.

Pentingnya Memastikan Keaslian Emas

Memahami cara membedakan emas asli dan palsu menjadi langkah penting sebelum memutuskan berinvestasi. Pemeriksaan sederhana memang dapat membantu mengenali ciri-ciri emas, tetapi untuk memperoleh kepastian, pembelian sebaiknya dilakukan melalui penjual resmi dan disertai sertifikat keaslian.

Dengan memastikan keaslian produk sejak awal, investor dapat mengurangi risiko kerugian sekaligus menjaga nilai investasi emas dalam jangka panjang. (LLN/*)

Berita Terkait

Pertalite Berpotensi Tak Lagi Bisa Dibeli Orang Kaya, Pemerintah Siapkan Pembatasan
Sering Bayar Ongkir 1 Kg? Ternyata Banyak Paket Belanja Online Beratnya Tak Sampai 300 Gram
Profesi Bergaji Tinggi Kini Terancam PHK
Segini harga asli Pertalite hingga LPG 3 kg jika tak disubsidi
PPATK Catat Lonjakan Transaksi Judi Online Selama Piala Dunia 2026
Ekspor Kopi Kerinci Tembus Pakistan, Target Rp18 Miliar
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.614.000 per Gram
Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah, Ini Rincian Resminya
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Pertalite Berpotensi Tak Lagi Bisa Dibeli Orang Kaya, Pemerintah Siapkan Pembatasan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Sering Bayar Ongkir 1 Kg? Ternyata Banyak Paket Belanja Online Beratnya Tak Sampai 300 Gram

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Profesi Bergaji Tinggi Kini Terancam PHK

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Segini harga asli Pertalite hingga LPG 3 kg jika tak disubsidi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:33 WIB

PPATK Catat Lonjakan Transaksi Judi Online Selama Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB