Ekspor Kopi Kerinci Tembus Pakistan, Target Rp18 Miliar

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 23:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspor Kopi Kerinci Tembus Pakistan, Target Rp18 Miliar ( Foto: Ilustrasi AI)

Ekspor Kopi Kerinci Tembus Pakistan, Target Rp18 Miliar ( Foto: Ilustrasi AI)

Dengarkabar.com – Ekspor kopi Kerinci ke Pakistan membuka peluang baru bagi komoditas unggulan Jambi. PT Alko Sumatra Kopi menargetkan nilai ekspor mencapai US$1 juta atau sekitar Rp18 miliar dengan volume sekitar 190 ton pada 2026.

Langkah ini memperluas pasar kopi Kerinci setelah sebelumnya berhasil menjalin kerja sama dengan Jepang dan China. Karena itu, peluang petani untuk meningkatkan pendapatan juga semakin besar.

Kerja Sama Perluas Pasar Asia Selatan

PT Alko Sumatra Kopi memulai kerja sama tersebut melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan mitra usaha asal Pakistan di Kabupaten Kerinci.

Perwakilan pemerintah daerah, asosiasi kopi, dan para petani turut menyaksikan penandatanganan itu. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap pengembangan kopi Kerinci di pasar internasional.

Juru Bicara Pemprov Jambi, Ariansyah, menilai bertambahnya negara tujuan ekspor menjadi sinyal positif bagi sektor perkebunan kopi di daerah.

“Bertambahnya negara tujuan ekspor menunjukkan kopi Jambi semakin mendapat tempat di pasar internasional. Menurutnya, capaian tersebut menjadi peluang besar untuk meningkatkan nilai ekonomi daerah sekaligus kesejahteraan petani,” kata Ariansyah, Minggu (19/7/2026).

Selain membuka pasar baru, kerja sama ini juga memperkuat posisi kopi Kerinci di kawasan Asia Selatan. Dengan demikian, pelaku usaha memiliki peluang memperluas jaringan perdagangan internasional.

Baca Juga :  Polres Kerinci Bagikan Sepatu Baru untuk Siswa SD, Wujud Dukungan Nyata bagi Pendidikan

Pemprov Jambi Terus Dukung Pengembangan Kopi

Ariansyah mengapresiasi keberhasilan PT Alko Sumatra Kopi dan para petani yang terus mengembangkan usaha secara mandiri.

Menurutnya, kopi Jambi kini semakin dikenal di berbagai negara. Sebelumnya, perusahaan juga menjalin kerja sama dengan Jepang dan China. Kini, Pakistan menjadi negara tujuan ekspor berikutnya.

“Beberapa waktu lalu sudah dilakukan penandatanganan MoU dengan Jepang, China, dan saat ini dengan Pakistan. Kopi Jambi ini sudah sangat mendunia dan pastinya ini langkah yang sangat bagus bagi daerah Kerinci terutama itu bagi para petani dalam peningkatan ekonomi,” ujarnya.

Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Jambi akan terus mendorong peningkatan kualitas kopi lokal. Upaya itu bertujuan agar produk mampu bersaing di pasar global sekaligus memenuhi kebutuhan pembeli dari berbagai negara.

“Pemerintah Provinsi Jambi mengapresiasi para petani dan PT Alko Sumatra Kopi yang secara mandiri terus bertumbuh dan berkembang,” katanya.

Harga dan Daya Saing Berpotensi Meningkat

Pakistan menjadi pintu masuk baru bagi kopi Kerinci di Asia Selatan. Jika target awal tercapai, permintaan berpotensi meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

Baca Juga :  67 Personel Polres Kerinci Naik Pangkat, Kapolres: Tanggung Jawab Makin Besar

Selain itu, bertambahnya negara tujuan ekspor dapat memperkuat daya saing kopi Kerinci. Kondisi tersebut juga berpeluang mendorong kenaikan harga jual di tingkat petani.

Ariansyah menegaskan, Pemerintah Provinsi Jambi menyambut baik perkembangan tersebut. Menurutnya, ekspor mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat posisi kopi Kerinci sebagai komoditas unggulan Jambi.

“Dengan semakin banyak negara tujuan ekspor, harga dan daya saing kopi lokal pastinya akan meningkat, dan Pemerintah Provinsi Jambi sangat menyambut baik hal ini karena begitu membantu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat serta memperkuat posisi kopi Kerinci sebagai salah satu komoditas unggulan ekspor dari Provinsi Jambi,” tutup Ariansyah.

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh
Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara
Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan
Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Kejari Sungai Penuh Amankan Rp186 Juta Kerugian Negara Desa Tanjung Tanah
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:05 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB