Banjir dan Longsor Terjang Gayo Lues-Aceh Tengah, Akses Jalan Terganggu

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 21:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir dan Longsor Terjang Gayo Lues-Aceh Tengah, Akses Jalan Terganggu (Foto: Iluistrasi AI)

Banjir dan Longsor Terjang Gayo Lues-Aceh Tengah, Akses Jalan Terganggu (Foto: Iluistrasi AI)

Dengarkabar.com – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tengah setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah permukiman tergenang serta akses transportasi terganggu. Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi.

Banjir di Kabupaten Gayo Lues terjadi pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 03.50 WIB. Kampung Badak, Kecamatan Dabun Gelang, menjadi wilayah yang terdampak genangan akibat meluapnya sungai setelah debit air meningkat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, mengatakan hujan deras menjadi penyebab utama meluapnya sungai hingga air masuk ke kawasan permukiman warga.

“Peristiwa ini dipicu hujan deras yang menyebabkan debit air sungai meningkat sehingga meluap ke permukiman warga di Kampung Badak,” ujar Bahron Bakti.

Longsor Terjadi di Sejumlah Titik

Selain banjir, longsor juga terjadi di sejumlah lokasi di Kabupaten Gayo Lues. Material tanah menutup beberapa ruas jalan, termasuk jalur nasional yang menghubungkan antarwilayah.

Baca Juga :  Sungai Barito Mengering seperti Gurun

Lokasi longsor dilaporkan berada di Kampung Kuta Lintang, Kecamatan Blangkejeren, serta Desa Tetumpun, Desa Tangsaran, dan Desa Ramung Musara di Kecamatan Putri Betung.

Saat ini, BPBD masih melakukan pendataan terhadap dampak bencana, termasuk jumlah warga yang terdampak banjir. Berdasarkan laporan terbaru dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBA, genangan masih terjadi di Kampung Badak, sementara proses pembersihan material longsor terus dilakukan agar jalur transportasi kembali dapat dilalui.

Aceh Tengah Juga Terdampak

Bencana serupa lebih dulu terjadi di Kabupaten Aceh Tengah pada Minggu (28/6/2026) sore. Hujan deras memicu banjir dan longsor di sejumlah desa yang berada di Kecamatan Celala, Bintang, Pegasing, dan Lut Tawar.

Menurut Bahron, tingginya curah hujan menyebabkan sungai meluap hingga menggenangi kawasan permukiman. Kondisi tersebut juga memicu longsor di beberapa ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat.

Akibat longsor, jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Pegasing dengan Kecamatan Celala sempat tidak dapat dilalui selama sekitar dua jam karena tertutup material tanah.

Baca Juga :  Hotspot Karhutla di Tiga Provinsi Kalimantan Melonjak 4,75 Kali Lipat

Di sisi lain, jalan provinsi yang mengelilingi Danau Lut Tawar juga mengalami longsor dan genangan air di beberapa titik. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas terganggu hingga proses penanganan dilakukan oleh petugas.

Tidak Ada Korban Jiwa

Meski banjir merendam sejumlah kawasan permukiman dan rumah warga, BPBA memastikan hingga saat ini belum menerima laporan mengenai korban jiwa, korban terdampak, maupun warga yang harus mengungsi.

Petugas masih bersiaga di lokasi terdampak untuk melakukan pendataan, memantau perkembangan kondisi cuaca, serta mempercepat penanganan longsor agar mobilitas masyarakat kembali normal.

Masyarakat di wilayah rawan bencana diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila hujan deras masih berlangsung. Potensi banjir susulan maupun longsor dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya di kawasan perbukitan dan daerah yang berada di sekitar aliran sungai.

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh
Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara
Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan
Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Kejari Sungai Penuh Amankan Rp186 Juta Kerugian Negara Desa Tanjung Tanah
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:05 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB