Dengarkabar.com – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tengah setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah permukiman tergenang serta akses transportasi terganggu. Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi.
Banjir di Kabupaten Gayo Lues terjadi pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 03.50 WIB. Kampung Badak, Kecamatan Dabun Gelang, menjadi wilayah yang terdampak genangan akibat meluapnya sungai setelah debit air meningkat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, mengatakan hujan deras menjadi penyebab utama meluapnya sungai hingga air masuk ke kawasan permukiman warga.
“Peristiwa ini dipicu hujan deras yang menyebabkan debit air sungai meningkat sehingga meluap ke permukiman warga di Kampung Badak,” ujar Bahron Bakti.
Longsor Terjadi di Sejumlah Titik
Selain banjir, longsor juga terjadi di sejumlah lokasi di Kabupaten Gayo Lues. Material tanah menutup beberapa ruas jalan, termasuk jalur nasional yang menghubungkan antarwilayah.
Lokasi longsor dilaporkan berada di Kampung Kuta Lintang, Kecamatan Blangkejeren, serta Desa Tetumpun, Desa Tangsaran, dan Desa Ramung Musara di Kecamatan Putri Betung.
Saat ini, BPBD masih melakukan pendataan terhadap dampak bencana, termasuk jumlah warga yang terdampak banjir. Berdasarkan laporan terbaru dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBA, genangan masih terjadi di Kampung Badak, sementara proses pembersihan material longsor terus dilakukan agar jalur transportasi kembali dapat dilalui.
Aceh Tengah Juga Terdampak
Bencana serupa lebih dulu terjadi di Kabupaten Aceh Tengah pada Minggu (28/6/2026) sore. Hujan deras memicu banjir dan longsor di sejumlah desa yang berada di Kecamatan Celala, Bintang, Pegasing, dan Lut Tawar.
Menurut Bahron, tingginya curah hujan menyebabkan sungai meluap hingga menggenangi kawasan permukiman. Kondisi tersebut juga memicu longsor di beberapa ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat.
Akibat longsor, jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Pegasing dengan Kecamatan Celala sempat tidak dapat dilalui selama sekitar dua jam karena tertutup material tanah.
Di sisi lain, jalan provinsi yang mengelilingi Danau Lut Tawar juga mengalami longsor dan genangan air di beberapa titik. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas terganggu hingga proses penanganan dilakukan oleh petugas.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski banjir merendam sejumlah kawasan permukiman dan rumah warga, BPBA memastikan hingga saat ini belum menerima laporan mengenai korban jiwa, korban terdampak, maupun warga yang harus mengungsi.
Petugas masih bersiaga di lokasi terdampak untuk melakukan pendataan, memantau perkembangan kondisi cuaca, serta mempercepat penanganan longsor agar mobilitas masyarakat kembali normal.
Masyarakat di wilayah rawan bencana diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila hujan deras masih berlangsung. Potensi banjir susulan maupun longsor dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya di kawasan perbukitan dan daerah yang berada di sekitar aliran sungai.











Komentar