Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Diduga Picu Blackout di Sejumlah Wilayah

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Diduga Picu Blackout di Sejumlah Wilayah (Foto: Ilustrasi AI)

Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Diduga Picu Blackout di Sejumlah Wilayah (Foto: Ilustrasi AI)

Dengarkabar.com – Kortas Tipikor Polri menyidik dugaan korupsi pasokan batu bara yang diduga memicu blackout di sejumlah wilayah Indonesia. Kasus ini diperkirakan menyebabkan kerugian negara dan perekonomian hingga Rp5 triliun.

Direktur Penindakan Kortas Tipikor Polri, Brigjen Robertus Yohanes De Deo, menyampaikan estimasi tersebut dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/6/2026).

Menurut Robertus, angka Rp5 triliun belum menjadi hasil akhir. Polri masih berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk menyelesaikan audit investigatif.

“Akibat perbuatan tersebut, ditambah dengan kerugian perekonomian terkait dengan terjadinya blackout, diindikasikan telah terjadi kerugian keuangan negara dan atau perekonomian negara kurang lebih Rp5 triliun,” ujar Robertus.

Dua Perusahaan Diduga Lakukan Penyimpangan

Penyidik menduga dua perusahaan melakukan penyimpangan dalam pemenuhan pasokan batu bara. Dugaan praktik itu berlangsung sejak 2018 hingga 2026.

Penyidik menemukan beberapa modus dalam perkara tersebut. Salah satunya berupa manipulasi dokumen kualitas batu bara yang dikirim ke pembangkit.

Baca Juga :  Pertamina Jamin Stok Pertalite Aman, Warga Tak Perlu Panic Buying

Selain itu, penyidik juga menduga terjadi manipulasi jumlah batu bara yang dipasok. Dugaan lain menyangkut pembayaran kontrak yang tidak sesuai dengan kondisi pasokan sebenarnya.

“Modus yang kami temukan dalam proses penyelidikan di antaranya terkait dengan adanya dugaan manipulasi dokumen kualitas batu bara yang dikirimkan atau dipasok. Kemudian manipulasi terkait dengan kuantitas batu bara yang dipasok ke PLTU, serta dugaan penyimpangan yang mengakibatkan pembayaran atau harga kontrak tidak sesuai dengan kondisi pasokan yang sebenarnya atau yang riil,” jelas Robertus.

Gangguan Pasokan Diduga Picu Blackout

Menurut Robertus, dugaan penyimpangan tersebut mengganggu pasokan batu bara ke pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Kondisi itu diduga ikut memicu blackout di sejumlah daerah.

Wilayah yang terdampak meliputi Sumatera, sebagian Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian Jabodetabek.

“Perbuatan atau modus-modus tersebut kami duga juga berkontribusi terhadap terganggunya pasokan batu bara yang berdampak terhadap terjadinya blackout atau pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Indonesia, seperti di wilayah Sumatera, sebagian Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian Jabodetabek,” kata Robertus.

Baca Juga :  5 Kabar Baik dari Berbagai Negara yang Jarang Tersorot

Gangguan pasokan energi dapat memengaruhi keandalan sistem kelistrikan nasional. Karena itu, penyidik juga menghitung dampaknya terhadap perekonomian.

Penyidikan Terus Berjalan

Kortas Tipikor meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan pada 4 Juli 2026. Hingga kini, penyidik belum menetapkan tersangka.

Penyidik masih mengumpulkan alat bukti. Mereka juga menelusuri pihak yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut.

Selain itu, penyidik akan mengejar pemulihan kerugian negara melalui langkah asset recovery.

“Penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab serta mengoptimalkan upaya asset recovery guna memulihkan kerugian keuangan negara dan atau perekonomian negara,” pungkas Robertus.

Berita Terkait

Harimau Sumatera Masuk Permukiman, Sekolah di Inhil Ditutup
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Sungai Rawas, Satu Hilang
KPK Periksa Plt Gubernur Riau Terkait Kasus Abdul Wahid
Gubernur Sherly Tegur Kepala SMAN 1 Halteng soal Fasilitas
Polres Kuansing Musnahkan 24 Rakit Tambang Emas Ilegal
Kemenag Tegaskan Rekrutmen PPPK 2026 yang Beredar Hoaks
BGN Suspend 833 Dapur MBG, Pelanggar Tak Lagi Dibayar
Tito Karnavian Ungkap 8 Area Rawan Korupsi di Pemerintah Daerah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:09 WIB

Harimau Sumatera Masuk Permukiman, Sekolah di Inhil Ditutup

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:13 WIB

Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Sungai Rawas, Satu Hilang

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:11 WIB

KPK Periksa Plt Gubernur Riau Terkait Kasus Abdul Wahid

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:19 WIB

Gubernur Sherly Tegur Kepala SMAN 1 Halteng soal Fasilitas

Senin, 27 Juli 2026 - 23:55 WIB

Polres Kuansing Musnahkan 24 Rakit Tambang Emas Ilegal

Berita Terbaru

Polres Kerinci Ringkus Tiga Perampok Emas Rp75 Juta (Foto: Ilustrasi Ai)

Daerah

Polres Kerinci Ringkus Tiga Perampok Emas Rp75 Juta

Selasa, 28 Jul 2026 - 23:01 WIB

Timnas Indonesia Sempurna di Pakansari, Vietnam Waspada (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)

Sport

Timnas Indonesia Sempurna di Pakansari, Vietnam Waspada

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:12 WIB

Lipstik Matte Tahan Lama untuk Kulit Sawo Matang (Foto: dok. ist)

Showbiz

3 Lipstik Matte Tahan Lama untuk Kulit Sawo Matang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:11 WIB