Studi Ungkap Penggemar Ronaldo dan Messi Punya Perbedaan Politik

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Studi Ungkap Penggemar Ronaldo dan Messi Punya Perbedaan Politik (Foto: Ilustrasi Ai)

Studi Ungkap Penggemar Ronaldo dan Messi Punya Perbedaan Politik (Foto: Ilustrasi Ai)

Dengarkabar.com – Pilihan antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi ternyata tidak hanya mencerminkan selera terhadap sepak bola. Sebuah studi dari Nanyang Technological University (NTU) Singapore menemukan bahwa preferensi terhadap dua megabintang tersebut berkaitan dengan pandangan politik, tingkat kepercayaan diri, hingga kebiasaan mengonsumsi video pendek.

Penelitian itu melibatkan lebih dari 10.000 responden dari 26 negara. Survei dilakukan secara daring dengan melibatkan peserta dari Australia, Jerman, Prancis, India, Indonesia, Belanda, Nigeria, Amerika Serikat, Spanyol, Afrika Selatan, dan sejumlah negara lainnya.

Preferensi Pemain Berkaitan dengan Pandangan Politik

Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang lebih menyukai Cristiano Ronaldo cenderung memiliki pandangan politik yang lebih konservatif. Sebaliknya, penggemar Lionel Messi lebih sering dikaitkan dengan pandangan yang lebih liberal.

Meski demikian, peneliti menegaskan bahwa hubungan tersebut paling terlihat pada kelompok responden berusia muda. Temuan itu menunjukkan adanya keterkaitan antara preferensi budaya dengan identitas politik, meskipun bukan berarti keduanya memiliki hubungan sebab akibat secara langsung.

Baca Juga :  Spanyol Hajar Arab Saudi 4-0, Jaga Peluang Lolos dari Grup H

Ronaldo Unggul di Lebih Banyak Negara

Survei juga memperlihatkan perbedaan preferensi di berbagai negara. Sebanyak 11 negara, termasuk Singapura, memberikan penilaian rata-rata yang lebih tinggi kepada Cristiano Ronaldo.

Sementara itu, responden di delapan negara lebih memilih Lionel Messi. Adapun tujuh negara lainnya tidak menunjukkan perbedaan pilihan yang signifikan secara statistik antara kedua pemain tersebut.

Penjelasan Peneliti

Profesor Madya Saifuddin Ahmed dari Sekolah Komunikasi dan Informasi Wee Kim Wee NTU, yang memimpin penelitian ini, mengatakan hasil studi mengindikasikan bahwa identitas politik dapat berkaitan dengan preferensi budaya.

Menurut Saifuddin, Messi dan Ronaldo membangun citra publik yang berbeda sehingga mampu menarik kelompok penggemar dengan karakter yang juga berbeda.

“Messi dan Ronaldo memproyeksikan persona publik yang sangat berbeda. Messi umumnya dikaitkan dengan citra yang lebih tenang dan berorientasi pada tim, sementara Ronaldo dikenal karena secara terbuka mengekspresikan ambisinya dan merayakan pencapaian individu. Orang mungkin lebih tertarik pada pemain yang citra publiknya selaras dengan nilai-nilai mereka yang lebih luas,” ujar Saifuddin.

Gambaran Preferensi Penggemar

Temuan ini menambah perspektif baru mengenai hubungan antara olahraga dan perilaku sosial. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pilihan terhadap figur publik, termasuk pesepak bola, dapat berkaitan dengan nilai, karakter, maupun cara seseorang memandang berbagai aspek kehidupan.

Baca Juga :  Karhutla Riau Tembus 15.738 Hektare, Lahan Gambut Paling Banyak Terbakar

Meski demikian, hasil penelitian ini menggambarkan kecenderungan berdasarkan data survei, bukan sebagai kesimpulan bahwa setiap penggemar Ronaldo atau Messi pasti memiliki pandangan politik maupun karakter yang sama. Dengan demikian, temuan tersebut lebih tepat dipahami sebagai pola yang muncul dari kelompok responden dalam penelitian.

Berita Terkait

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
Bukan Sekadar Pengusir Kantuk, Nespresso Ajak Pecinta Kopi Eksplorasi Racikan Baru
Lembur Sampai Malam? Ini Tips Menyimpan Sup Kaldu Instan di Kantor
Sering Bayar Ongkir 1 Kg? Ternyata Banyak Paket Belanja Online Beratnya Tak Sampai 300 Gram
ChatGPT Sebut Kanker Sangat Tidak Mungkin, Pria Ini Justru Divonis Kanker Esofagus Stadium 4
Makan Telur Rebus Setiap Hari, Benarkah Baik untuk Tubuh?
Timnas Indonesia Sempurna di Pakansari, Vietnam Waspada
Mengapa Kita Sulit Berhenti Cek Notifikasi Ponsel?
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Bukan Sekadar Pengusir Kantuk, Nespresso Ajak Pecinta Kopi Eksplorasi Racikan Baru

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Lembur Sampai Malam? Ini Tips Menyimpan Sup Kaldu Instan di Kantor

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Sering Bayar Ongkir 1 Kg? Ternyata Banyak Paket Belanja Online Beratnya Tak Sampai 300 Gram

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:03 WIB

ChatGPT Sebut Kanker Sangat Tidak Mungkin, Pria Ini Justru Divonis Kanker Esofagus Stadium 4

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB