Makan Telur Rebus Setiap Hari, Benarkah Baik untuk Tubuh?

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Makan Telur Rebus Setiap Hari, Benarkah Baik untuk Tubuh? (Foto: Dok. Ist)

Makan Telur Rebus Setiap Hari, Benarkah Baik untuk Tubuh? (Foto: Dok. Ist)

Dengarkabar.com – Telur rebus menjadi pilihan banyak orang karena praktis dan bergizi. Selain itu, makanan ini mengandung protein tinggi yang mendukung berbagai fungsi tubuh. Karena alasan tersebut, banyak orang mengonsumsinya setiap hari, terutama saat sarapan atau menjalani program diet. Namun, kebiasaan itu tetap memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap kesehatan dalam jangka panjang.

Protein Tinggi Membantu Rasa Kenyang Lebih Lama

Telur rebus mengandung protein berkualitas tinggi yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Karena itu, banyak orang memilih telur sebagai menu sarapan harian. Selain mengurangi rasa lapar, telur juga membantu menekan keinginan mengonsumsi camilan berlebihan. Akibatnya, seseorang lebih mudah mengendalikan asupan kalori sepanjang hari.

Sejumlah penelitian memperkuat manfaat tersebut. Salah satunya, studi yang terbit dalam jurnal Nutrients menunjukkan sarapan menggunakan telur memberikan rasa kenyang lebih baik dibandingkan sereal pada sebagian peserta penelitian. Oleh sebab itu, telur sering menjadi pilihan menu bagi mereka yang ingin menjaga berat badan.

Kolin Mendukung Fungsi Otak

Selain protein, telur juga menyediakan kolin dalam jumlah cukup tinggi. Nutrisi ini berperan penting menjaga fungsi otak dan sistem saraf. Tubuh memanfaatkan kolin untuk membentuk asetilkolin yang mendukung proses memori serta konsentrasi.

Penelitian acak terkontrol yang dipublikasikan dalam Lipids in Health and Disease menemukan hasil menarik. Peneliti mengamati konsumsi kolin dari kuning telur selama 12 minggu. Hasil penelitian menunjukkan perbaikan fungsi memori verbal pada orang dewasa dan lansia sehat. Karena itu, telur menjadi salah satu sumber kolin alami yang bernilai bagi tubuh.

Antioksidan Membantu Menjaga Kesehatan Mata

Telur juga mengandung lutein dan zeaxanthin yang berfungsi sebagai antioksidan. Kedua zat tersebut banyak terdapat pada retina mata. Selain itu, keduanya membantu melindungi mata dari stres oksidatif dan paparan cahaya berlebih. Dengan demikian, fungsi penglihatan dapat tetap terjaga seiring bertambahnya usia.

Baca Juga :  3 TWS Terbaik di Bawah Rp500 Ribu Pilihan GadgetIn 2026, Kualitas Audio Mumpuni

Beberapa penelitian menemukan peningkatan kadar lutein dan zeaxanthin setelah seseorang rutin mengonsumsi telur. Studi dalam The Journal of Nutrition menunjukkan makan satu butir telur setiap hari selama beberapa minggu meningkatkan kadar kedua antioksidan tersebut dalam darah. Menariknya, penelitian itu tidak menemukan perubahan signifikan pada profil kolesterol peserta sehat.

Penyerapan lutein dan zeaxanthin dari telur juga berlangsung lebih baik dibandingkan beberapa sumber makanan lain. Terutama, kandungan dalam kuning telur lebih mudah diserap tubuh. Oleh karena itu, banyak ahli menganggap telur sebagai sumber alami kedua antioksidan tersebut.

Pengaruh terhadap Kolesterol Tidak Selalu Sama

Selama bertahun-tahun, banyak orang menganggap telur memicu kenaikan kolesterol. Namun, berbagai penelitian terbaru menunjukkan hasil yang lebih beragam. Respons tubuh terhadap konsumsi telur ternyata berbeda pada setiap individu.

Review dalam jurnal Nutrients dan The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan konsumsi telur dalam jumlah wajar umumnya tidak selalu meningkatkan kolesterol darah pada orang sehat. Meski demikian, manfaat tersebut tetap bergantung pada pola makan secara keseluruhan. Karena itu, keseimbangan menu harian tetap menjadi faktor penting.

Sebaliknya, orang yang memiliki kolesterol tinggi, diabetes, atau riwayat penyakit jantung tetap perlu lebih berhati-hati. Mereka sebaiknya menyesuaikan jumlah konsumsi telur sesuai kondisi kesehatan. Selain itu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi dapat membantu menentukan pola makan yang tepat.

Rambut dan Kuku Berpotensi Lebih Sehat

Telur mengandung protein serta biotin yang membantu pembentukan keratin. Keratin merupakan protein utama penyusun rambut dan kuku. Oleh sebab itu, kebutuhan protein yang tercukupi sering berkaitan dengan kondisi rambut dan kuku yang lebih sehat.

Baca Juga :  Anak 3 Tahun di Serang Diduga Kecanduan Rokok, Orang Tua Minta Pendampingan

Namun, hasilnya tidak selalu sama pada setiap orang. Perubahan biasanya lebih terlihat pada mereka yang sebelumnya kekurangan protein atau nutrisi tertentu. Setelah kebutuhan nutrisi terpenuhi, rambut dan kuku cenderung tumbuh lebih baik serta tidak mudah rapuh. Sebaliknya, orang dengan pola makan seimbang mungkin tidak merasakan perubahan yang terlalu besar.

Berapa Banyak Telur yang Aman Dikonsumsi?

Secara umum, orang sehat masih dapat mengonsumsi telur rebus setiap hari dalam jumlah wajar. Selain protein, telur juga mengandung kolin, lutein, serta zeaxanthin yang mendukung berbagai fungsi tubuh. Karena itu, telur tetap menjadi salah satu makanan bergizi yang layak masuk dalam menu harian.

Berbagai penelitian, termasuk review dalam jurnal Nutrients dan The American Journal of Clinical Nutrition, menunjukkan konsumsi sekitar satu hingga dua butir telur per hari umumnya tidak selalu berdampak buruk terhadap kolesterol darah pada orang sehat. Syaratnya, seseorang tetap menjalankan pola makan seimbang dan tidak mengonsumsi lemak jenuh secara berlebihan. Selain itu, sejumlah panduan kesehatan juga menyebut konsumsi hingga sekitar tujuh butir telur per minggu masih tergolong aman bagi banyak orang sehat.

Meski demikian, setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda. Karena itu, jumlah konsumsi telur sebaiknya menyesuaikan kebutuhan masing-masing. Pola makan yang seimbang, aktivitas fisik yang rutin, serta gaya hidup sehat tetap menjadi kunci menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. (LN/*) Dengarkabar.com

Berita Terkait

5 Tanaman Hias yang Bikin Rumah Lebih Cerah, Cantik, dan Mudah Dirawat
Sering Memakai Baju Hitam? Ini Penjelasan Psikologi di Balik Pilihan Warna Favorit
Lima Tanda Kepribadian Unik yang Membuat Seseorang Sulit Dipahami, Kamu Termasuk?
6 Cara Menambah Penghasilan di Luar Gaji, dari Jual Barang Preloved hingga Freelance
Salah Posisi Dongkrak Bisa Merusak Sasis Mobil, Begini Cara Aman Menggunakannya
5 Pelajaran Sekolah yang Dulu Dianggap Penting, tetapi Kini Tak Lagi Terlalu Dibutuhkan
Micin vs Kaldu Jamur, Mana yang Lebih Sehat? Cek Kandungannya Sebelum Memilih
5 Kebiasaan Finansial Orang Kaya Tanpa Gelar Sarjana, Nomor 3 Bisa Jadi Peluang Bisnis
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:14 WIB

5 Tanaman Hias yang Bikin Rumah Lebih Cerah, Cantik, dan Mudah Dirawat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Sering Memakai Baju Hitam? Ini Penjelasan Psikologi di Balik Pilihan Warna Favorit

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Lima Tanda Kepribadian Unik yang Membuat Seseorang Sulit Dipahami, Kamu Termasuk?

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Salah Posisi Dongkrak Bisa Merusak Sasis Mobil, Begini Cara Aman Menggunakannya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:09 WIB

5 Pelajaran Sekolah yang Dulu Dianggap Penting, tetapi Kini Tak Lagi Terlalu Dibutuhkan

Berita Terbaru

Perhatikan sinar matahari, media tanam, dan perawatan agar bunga telang tumbuh subur.

Showbiz

5 Cara Menanam Bunga Telang di Rumah agar Rajin Berbunga

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:04 WIB