Pertamina Jamin Stok Pertalite Aman, Warga Tak Perlu Panic Buying

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Pertamina Jamin Stok Pertalite Aman, Warga Tak Perlu Panic Buying (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu)

Ilustrasi. Pertamina Jamin Stok Pertalite Aman, Warga Tak Perlu Panic Buying (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu)

Dengarkabar.com – PT Pertamina Patra Niaga menjamin pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite berada dalam kondisi aman di seluruh wilayah Indonesia. Jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) juga menerima distribusi secara normal sesuai dengan penugasan yang di berikan oleh pemerintah.

Kepastian ini menjadi angin segar bagi masyarakat luas yang mengandalkan Pertalite untuk mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi sehari-hari. Hubungan pasokan yang stabil membuat masyarakat tidak perlu merasa khawatir hingga melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying).

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa perusahaan terus mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok energi nasional. Optimalisasi ini mencakup keandalan infrastruktur terminal BBM, lembaga penyalur, armada distribusi, hingga sistem monitoring yang terintegrasi.

Baca Juga :  B50 Resmi Dijual Mulai 1 Juli 2026, Harga Rp6.800 per Liter

“Pertamina Patra Niaga terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Roberth melalui keterangan tertulis pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Infrastruktur Andal Jadi Kunci Pasokan

Jaringan infrastruktur energi yang membentang dari Sabang sampai Merauke menjadi modal utama Pertamina dalam menjaga ketahanan energi. Keberadaan infrastruktur yang kuat ini memungkinkan perusahaan melakukan respons cepat jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan permintaan di daerah tertentu.

Manajemen Pertamina Patra Niaga aktif membangun komunikasi dengan pemangku kepentingan serta delapan kantor cabang wilayah (Regional 1-8). Koordinasi intensif tersebut bertujuan menyusun langkah antisipatif demi menjaga pelayanan energi kepada masyarakat agar tetap berjalan optimal.

Baca Juga :  7 Film Asing Terlaris di Indonesia 2026, The Mummy Pimpin Box Office

Pertamina telah menyiapkan skema penguatan distribusi khusus sebagai langkah mitigasi. Strategi ini akan langsung berjalan jika ada wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi secara signifikan.

Imbauan untuk Menggunakan BBM Bijak

Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh menjalankan proses penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran. Seluruh operasional di lapangan bergerak mengikuti regulasi dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Roberth mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan energi sehari-hari. Konsumen diharapkan membeli BBM yang sesuai dengan kebutuhan, peruntukan, serta spesifikasi mesin kendaraan yang mereka gunakan.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen mengawal tugas penyaluran ini secara maksimal. Langkah pengawasan ketat tetap berjalan demi memastikan ketersediaan Pertalite bagi masyarakat yang berhak terus terjaga dengan baik. (Wd/*)

Berita Terkait

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare
Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi
Sungai Barito Mengering seperti Gurun
Hotspot Karhutla di Tiga Provinsi Kalimantan Melonjak 4,75 Kali Lipat
Gletser Puncak Jaya Tinggal 2 Persen, Diperkirakan Hilang pada 2026-2027
Karhutla Riau Tembus 15.738 Hektare, Lahan Gambut Paling Banyak Terbakar
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Sungai Barito Mengering seperti Gurun

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB