Ditahan Belanda 2-2, Jepang Dinilai Baru Bangkit Setelah Tertinggal

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ditahan Belanda 2-2, Jepang Dinilai Baru Bangkit Setelah Tertinggal (foto:Ilustrasi AI dengarkabar)

Ditahan Belanda 2-2, Jepang Dinilai Baru Bangkit Setelah Tertinggal (foto:Ilustrasi AI dengarkabar)

Dengarkabar.com – Timnas Jepang berhasil mengamankan satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Belanda pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026. Meski mampu bangkit dari ketertinggalan dua kali, Samurai Biru mendapat sorotan terkait pendekatan permainan yang dianggap kurang agresif sejak awal pertandingan.

e
Bertanding di Dallas Stadium, Senin (15/6) dini hari WIB, Jepang menunjukkan daya juang tinggi dengan dua kali menyamakan kedudukan setelah tertinggal dari Belanda. Hasil ini menjadi modal penting bagi skuad asuhan Hajime Moriyasu dalam persaingan di fase grup.

Jepang Bangkit Dua Kali dari Ketertinggalan

Belanda lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-51 melalui Virgil van Dijk. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan enam menit setelah Keito Nakamura berhasil mencetak gol penyama kedudukan untuk Jepang.

Oranje kembali memimpin pertandingan pada menit ke-64 lewat gol Crysencio Summerville. Ketika Belanda tampak berada di atas angin, Jepang kembali menunjukkan respons positif. Daichi Kamada mencetak gol penyeimbang melalui situasi sepak pojok di penghujung babak kedua untuk memastikan laga berakhir 2-2.

Hasil tersebut membuat kedua tim berbagi satu poin pada pertandingan pertama Grup F.

Statistik Tunjukkan Dominasi Belanda

Secara statistik, Belanda tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Tim asuhan Oranje mencatatkan 11 percobaan tembakan, lebih banyak dibandingkan delapan tembakan milik Jepang.

Baca Juga :  UEFA Tunjuk Omar Artan Pimpin Piala Super Eropa 2026

Penguasaan bola juga berpihak kepada Belanda. Jepang hanya menguasai bola sebesar 40 persen, menunjukkan bahwa mereka lebih banyak berada dalam tekanan lawan.

Meski demikian, perhatian justru tertuju pada perubahan sikap bermain Jepang setelah kebobolan. Samurai Biru terlihat tampil lebih agresif, berani menekan, dan lebih percaya diri dalam menguasai bola setiap kali berada dalam posisi tertinggal.

Postecoglou Soroti Mentalitas Bermain Jepang

Mantan pelatih yang memiliki pengalaman panjang di sepak bola Jepang, Ange Postecoglou, mengaku kecewa melihat Jepang tidak langsung menampilkan permainan terbaiknya sejak menit awal.

Menurut pria yang pernah menangani Yokohama F. Marinos itu, Jepang memiliki kualitas untuk tampil lebih berani tanpa harus menunggu tertinggal terlebih dahulu.

“Saya merasa frustrasi karena setiap kali Jepang tertinggal satu gol, tiba-tiba Anda melihat kemampuan yang mereka miliki, (mereka) jauh lebih positif dalam menguasai bola,” ujar Postecoglou dalam analisisnya.

Ia menilai perubahan pendekatan permainan Jepang setelah kebobolan membuktikan bahwa tim tersebut sebenarnya memiliki kapasitas untuk memberikan tekanan lebih besar kepada lawan.

“Tiba-tiba mereka mulai menekan Belanda, (harusnya) lakukan itu sejak awal. Mereka mampu melakukan jauh lebih banyak dari yang mereka tunjukkan hari ini dan mereka bisa jauh lebih berani,” tegas Postecoglou.

Baca Juga :  Candi Muaro Jambi, Kompleks Buddha Terluas di Asia Tenggara

Pengamatannya menjadi catatan penting bagi Jepang yang selama beberapa tahun terakhir berkembang menjadi salah satu kekuatan sepak bola Asia dengan kemampuan teknis dan organisasi permainan yang semakin matang.

Jadwal Berikutnya di Grup F

Setelah meraih hasil imbang melawan Belanda, Jepang akan menghadapi Tunisia pada Minggu, 21 Mei pukul 11.00 WIB. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Samurai Biru untuk meraih kemenangan perdana di Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Belanda dijadwalkan bertemu Swedia pada hari yang sama pukul 00.00 WIB. Hasil kedua pertandingan tersebut berpotensi menentukan peta persaingan di Grup F.

Dampak bagi Jepang

Kemampuan Jepang untuk bangkit dari ketertinggalan menunjukkan mentalitas pantang menyerah yang patut diapresiasi. Namun, kritik Postecoglou menegaskan bahwa Samurai Biru perlu tampil lebih proaktif dan berani sejak peluit awal dibunyikan.

Jika mampu mempertahankan intensitas permainan seperti saat mengejar ketertinggalan, Jepang berpeluang melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 dan menjadi ancaman serius bagi lawan-lawannya di Grup F. (LLN/*)

Berita Terkait

Mbappe Pecahkan Rekor Gol Prancis, Bidik Takhta Klose di Piala Dunia 2026
Prancis Taklukkan Senegal 3-1, Mbappe Cetak Brace
Ini Alasan Bola Piala Dunia 2026 Adidas Trionda Harus Dicas
Prediksi Jerman vs Curacao: Der Panzer Incar Awal Sempurna di Piala Dunia 2026
Top Skor Piala Dunia 2026: Balogun Pimpin Daftar Pencetak Gol
Maroko Tahan Brasil 1-1 pada Laga Perdana Grup C
Harga Jersey Piala Dunia 2026 di Indonesia Mulai Rp1 Jutaan
Neymar Absen Lawan Maroko, Brasil Tunggu Pemulihan di Piala Dunia 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:25 WIB

Prancis Taklukkan Senegal 3-1, Mbappe Cetak Brace

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:01 WIB

Ini Alasan Bola Piala Dunia 2026 Adidas Trionda Harus Dicas

Senin, 15 Juni 2026 - 09:39 WIB

Ditahan Belanda 2-2, Jepang Dinilai Baru Bangkit Setelah Tertinggal

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:03 WIB

Prediksi Jerman vs Curacao: Der Panzer Incar Awal Sempurna di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05 WIB

Top Skor Piala Dunia 2026: Balogun Pimpin Daftar Pencetak Gol

Berita Terbaru

Bocoran iPhone 18 Pro Pakai Face ID di Bawah Layar (Foto: ifixied)

Gadget

Bocoran iPhone 18 Pro Pakai Face ID di Bawah Layar

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:04 WIB

Update Honor of Kings Plus 2.0 Rilis, Ini Detailnya (Wd/*)

Game

Update Honor of Kings Plus 2.0 Rilis, Ini Detailnya

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:08 WIB

Laba BTN Meroket 54 Persen Jadi Rp1,85 Triliun Mei 2026 (Foto: BTN/medcom)

Finansial

Laba BTN Meroket 54 Persen Jadi Rp1,85 Triliun Mei 2026

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:07 WIB