Gempa M 7,7 Filipina Picu Peringatan Tsunami di Indonesia

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 08:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

gempa M 7,7 Filipina picu tsunami di Indonesia (Foto : Ilustrasi Gempa : Detik.com/Getty Images/iStockphoto/Petrovich9)

gempa M 7,7 Filipina picu tsunami di Indonesia (Foto : Ilustrasi Gempa : Detik.com/Getty Images/iStockphoto/Petrovich9)

Dengarkabar.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, berpotensi memicu tsunami dan menyebabkan dikeluarkannya peringatan dini bagi sejumlah daerah di Indonesia.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng di kawasan tersebut.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng,” kata Wijayanto, Senin (8/6/2026).

Hasil analisis BMKG menunjukkan sumber gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. Karakteristik tersebut meningkatkan potensi terjadinya tsunami yang dapat berdampak ke sejumlah wilayah pesisir di Indonesia.

Sejumlah Daerah Berstatus Siaga Tsunami

BMKG menetapkan status Siaga untuk sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak tsunami akibat gempa M 7,7 di Filipina. Daerah tersebut meliputi Minahasa, Bolaang Mongondow, Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Buol, Kepulauan Sangihe, Gorontalo, Kepulauan Talaud, Kepulauan Minahasa, Toli-Toli, Kota Palu, Donggala, Kota Ternate, dan Kota Bitung.

Baca Juga :  Pre-Order GTA 6 Resmi Dibuka Akhir Juni 2026

Status siaga mengindikasikan masyarakat di wilayah pesisir perlu meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan resmi dari otoritas setempat dan BMKG terkait perkembangan situasi.

Wilayah Berstatus Waspada

Selain wilayah siaga, BMKG juga menetapkan status Waspada di sejumlah daerah lainnya. Wilayah yang masuk kategori ini antara lain Kota Tidore, Bulungan, Nunukan, Halmahera, Kota Tarakan, Halmahera Utara, Kutai Timur, Minahasa Selatan, Kota Bontang, dan Berau.

Peringatan tersebut dikeluarkan sebagai langkah mitigasi dini untuk mengantisipasi kemungkinan dampak gelombang tsunami yang dapat mencapai wilayah-wilayah tersebut.

Baca Juga :  686 Mahasiswa Baru IAIN Kerinci Ikuti PBAK 2026, Rektor Tekankan Pengembangan Diri

BMKG Catat Gempa Susulan

Pasca-gempa utama, BMKG terus melakukan pemantauan aktivitas seismik di kawasan tersebut. Hingga pukul 07.00 WIB, tercatat telah terjadi satu kali gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar mencapai 6,7.

Pemantauan lanjutan terus dilakukan guna memastikan perkembangan aktivitas kegempaan serta potensi dampaknya terhadap wilayah Indonesia. Masyarakat di daerah yang masuk dalam peringatan tsunami diimbau mengandalkan informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait serta menghindari informasi yang belum terverifikasi.

Gempa berkekuatan besar di wilayah subduksi seperti Mindanao menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat pesisir terhadap ancaman tsunami, terutama di kawasan timur Indonesia yang berdekatan dengan sumber-sumber gempa aktif di kawasan Pasifik. (LLN/*)

Berita Terkait

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Gletser Himalaya Runtuh, Banjir Dahsyat Tewaskan 160 Orang
Anna Bonus dan Misteri Kutukan yang Konon Bisa Membunuh dari Jarak Jauh
Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare
Liao Dan, “Penipu Paling Setia” di China: Menipu Demi Menyelamatkan Istri
Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tutup 591 Sekolah di Sarawak
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Gletser Himalaya Runtuh, Banjir Dahsyat Tewaskan 160 Orang

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Anna Bonus dan Misteri Kutukan yang Konon Bisa Membunuh dari Jarak Jauh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB