Teknologi Avatar 3D Lenovo Perkuat Sistem Offside di Piala Dunia FIFA 2026

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teknologi Avatar 3D Lenovo Perkuat Sistem Offside di Piala Dunia FIFA 2026 (Foto: PC Mag)

Teknologi Avatar 3D Lenovo Perkuat Sistem Offside di Piala Dunia FIFA 2026 (Foto: PC Mag)

Dengarkabar.com – Lenovo mengambil peran penting sebagai Mitra Teknologi Resmi Piala Dunia FIFA 2026 dengan menghadirkan teknologi avatar 3D berbasis kecerdasan buatan (AI) yang digunakan untuk mendukung sistem offside semi otomatis. Inovasi ini memungkinkan visualisasi posisi pemain menjadi lebih akurat saat proses peninjauan insiden offside dalam pertandingan.

Para penonton yang menyaksikan tayangan ulang keputusan offside di ajang Piala Dunia tahun ini sebenarnya sedang melihat salah satu implementasi teknologi Lenovo. FIFA telah mengintegrasikan avatar 3D pemain ke dalam siaran pertandingan sehingga proses analisis offside dapat ditampilkan secara lebih jelas dan mudah dipahami oleh publik.

Pemindaian Pemain Sebelum Turnamen Dimulai

Proses pembuatan avatar dimulai jauh sebelum pertandingan pertama digelar. Setiap pemain menjalani pemindaian tubuh tiga dimensi selama sekitar 30 detik untuk menghasilkan rekonstruksi digital yang akurat.

Data hasil pemindaian tersebut kemudian digunakan untuk membangun avatar yang merepresentasikan dimensi dan proporsi tubuh asli masing-masing pemain. Karena dibuat berdasarkan karakteristik fisik individu, model digital ini mampu memberikan tingkat presisi yang lebih tinggi dibandingkan representasi visual generik.

Baca Juga :  Argentina Pilih Jersi Biru Hadapi Inggris, Tradisi Lama Kembali Jadi Sorotan

Keakuratan tersebut menjadi nilai tambah bagi sistem perwasitan modern yang semakin mengandalkan data dan teknologi dalam pengambilan keputusan di lapangan.

Membuat Tayangan Offside Lebih Akurat

Pemanfaatan avatar 3D memungkinkan sistem menghasilkan visualisasi yang menyerupai pemain sebenarnya saat tayangan ulang ditampilkan. Dengan demikian, grafis offside yang muncul di layar stadion maupun televisi dapat menggambarkan posisi atlet secara lebih realistis.

Selama ini, visualisasi VAR banyak bergantung pada data digital. Kehadiran avatar hasil pemindaian membuat representasi tersebut menjadi lebih mendekati kondisi nyata, sehingga membantu penonton memahami alasan di balik keputusan wasit.

Teknologi ini juga meningkatkan transparansi proses peninjauan karena publik dapat melihat visualisasi yang lebih detail dan mudah diinterpretasikan.

Lenovo Tidak Mengoperasikan VAR

Meski terlibat dalam pengembangan teknologi pendukung, Lenovo tidak bertanggung jawab menjalankan sistem Video Assistant Referee (VAR) milik FIFA.

Peran perusahaan ini berfokus pada pemindaian pemain, verifikasi kualitas data, pembuatan model tiga dimensi, serta pengelolaan seluruh siklus hidup avatar digital. Model-model tersebut kemudian menjadi salah satu sumber data tambahan yang digunakan dalam ekosistem VAR FIFA yang telah berjalan.

Baca Juga :  Profesi Bergaji Tinggi Kini Terancam PHK

Pembagian tugas ini memastikan bahwa pengambilan keputusan pertandingan tetap berada di bawah sistem dan perangkat perwasitan yang dikelola FIFA.

Sudah Diuji Sebelum Piala Dunia

Teknologi avatar 3D tersebut bukanlah inovasi yang baru pertama kali digunakan. Sebelum diterapkan pada Piala Dunia FIFA 2026, sistem ini telah menjalani uji coba pada ajang Piala Interkontinental FIFA di Qatar.

Dalam pengujian tersebut, pemain dari klub CR Flamengo dan Pyramids FC menjalani proses pemindaian menjelang pertandingan mereka di Doha. Sistem avatar kemudian dioperasikan sepanjang laga untuk mendukung kebutuhan visualisasi pertandingan.

Keberhasilan uji coba tersebut menjadi salah satu landasan bagi FIFA untuk mengadopsi teknologi ini pada turnamen sepak bola terbesar di dunia. Kehadiran avatar 3D berbasis AI diharapkan mampu meningkatkan akurasi, transparansi, dan pengalaman menonton bagi jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia. (LLN/*)

Berita Terkait

Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi
Profesi Bergaji Tinggi Kini Terancam PHK
Timnas Indonesia Sempurna di Pakansari, Vietnam Waspada
Petisi Larangan Argentina di Piala Dunia
Revisi UU Hak Cipta Bakal Atur AI dan Kompensasi bagi Penerbit Berita
Pemburu dari Pegunungan Arfak yang Bersinar di Kejurnas Panahan Junior
FIFA Pastikan Enam Negara Lolos Langsung ke Piala Dunia 2030
Timnas Wanita Indonesia Juara AFF Women’s Cup 2026, Gilas Laos 5-0 di Final
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Profesi Bergaji Tinggi Kini Terancam PHK

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:12 WIB

Timnas Indonesia Sempurna di Pakansari, Vietnam Waspada

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:12 WIB

Petisi Larangan Argentina di Piala Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:02 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bakal Atur AI dan Kompensasi bagi Penerbit Berita

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB