Survei APJII 2026: Orang Indonesia Paling Banyak Memakai AI untuk Hiburan

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Survei APJII 2026: Orang Indonesia Paling Banyak Pakai AI untuk Hiburan (Ilustrasi: AI)

Survei APJII 2026: Orang Indonesia Paling Banyak Pakai AI untuk Hiburan (Ilustrasi: AI)

Dengarkabar.com – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat Indonesia. Berdasarkan Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan Internet Indonesia 2026 yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penggunaan AI paling banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan hiburan.

Hasil survei menunjukkan bahwa 36,5% pengguna AI di Indonesia memanfaatkan teknologi tersebut untuk membuat video maupun gambar generatif. Angka ini menjadi yang tertinggi dibandingkan kategori penggunaan AI lainnya.

Temuan tersebut mengindikasikan bahwa perkembangan teknologi AI tidak hanya dimanfaatkan untuk aktivitas produktif, tetapi juga menjadi sarana kreativitas dan hiburan digital yang semakin populer di tengah masyarakat.

Edukasi dan Produktivitas Menjadi Kebutuhan Utama Berikutnya

Selain hiburan, AI juga banyak digunakan untuk mendukung kegiatan belajar dan riset. Sebanyak 30,2% responden mengaku memanfaatkan AI untuk kebutuhan edukasi, seperti menggunakan chatbot, membuat ringkasan materi, hingga membantu pekerjaan akademik.

Sementara itu, 26,9% pengguna memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas kerja. Pengguna dalam kategori ini umumnya menggunakan AI untuk penulisan otomatis, copywriting, serta analisis data.

Adapun penggunaan AI sebagai asisten digital berbasis suara atau perintah masih menjadi yang paling rendah, yakni 6,4%. Kategori ini mencakup layanan seperti Siri, Google Assistant, Bixby, dan platform sejenis lainnya.

Baca Juga :  Harga iPhone Juni 2026, Lini iPhone 13 Turun Jadi Rp8 Jutaan

Berikut rincian penggunaan AI di Indonesia berdasarkan hasil survei APJII 2026:

  • AI untuk hiburan (video atau gambar generatif): 36,5%
  • AI untuk edukasi dan riset (chatbot, ringkasan, akademik): 30,2%
  • AI untuk pekerjaan dan produktivitas (penulisan otomatis, copywriting, analisis data): 26,9%
  • Asisten digital suara/perintah (Siri, Google Assistant, Bixby, dan lainnya): 6,4%

Gen Z Menjadi Pengguna AI Terbesar

Survei APJII juga menemukan bahwa generasi muda menjadi kelompok yang paling aktif memanfaatkan teknologi AI. Gen Z tercatat sebagai pengguna terbesar dengan porsi mencapai 29,4%.

Di bawahnya terdapat generasi Milenial sebesar 16,7%, disusul Gen X sebanyak 7,5%, serta Baby Boomers yang hanya mencapai 0,8%.

Dominasi Gen Z menunjukkan tingginya tingkat adaptasi generasi muda terhadap teknologi digital terbaru. Kelompok usia ini juga dikenal lebih akrab dengan berbagai platform berbasis AI yang kini tersedia secara luas.

Berikut komposisi pengguna AI berdasarkan generasi:

  • Gen Z (13-28 tahun): 29,4%
  • Milenial (29-44 tahun): 16,7%
  • Gen X (45-60 tahun): 7,5%
  • Baby Boomers (61-79 tahun): 0,8%

AI untuk Hiburan Mendominasi di Semua Generasi

Jika dilihat lebih rinci berdasarkan kelompok usia, penggunaan AI untuk kebutuhan hiburan mendominasi hampir seluruh generasi.

Pada kelompok Gen Z, sebanyak 44,4% pengguna AI memanfaatkannya untuk membuat konten hiburan seperti video dan gambar generatif. Persentase tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan generasi lainnya.

Baca Juga :  Microsoft Hentikan Dukungan Office 2021 pada Oktober 2026, Ini Alternatifnya

Sementara itu, penggunaan AI untuk hiburan pada generasi Milenial mencapai 34,2%, sedangkan Gen X sebesar 33,3%. Menariknya, seluruh responden pengguna AI dari kelompok Baby Boomers dalam survei ini atau 100% mengaku memanfaatkan AI untuk kebutuhan hiburan.

AI Kian Menjadi Bagian dari Kehidupan Digital

Hasil survei APJII 2026 memperlihatkan bahwa AI semakin diterima oleh masyarakat Indonesia dengan beragam tujuan penggunaan. Meski pemanfaatan untuk pendidikan dan produktivitas terus berkembang, fungsi hiburan masih menjadi daya tarik utama teknologi ini.

Tren tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi AI generatif semakin mudah diakses dan digunakan oleh masyarakat luas. Dengan semakin banyaknya platform AI yang tersedia, pemanfaatan teknologi ini diperkirakan akan terus meningkat dan menjangkau lebih banyak aspek kehidupan digital di masa mendatang.

Menurut APJII, survei ini dilakukan pada 1 Februari hingga 15 Maret 2026 dengan melibatkan 8.700 responden warga negara Indonesia berusia minimal 13 tahun yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan margin of error sebesar ±1,1%. (LLN/*)

Berita Terkait

Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi
Profesi Bergaji Tinggi Kini Terancam PHK
Revisi UU Hak Cipta Bakal Atur AI dan Kompensasi bagi Penerbit Berita
NotebookLM Resmi Berganti Nama Menjadi Gemini Notebook
Sampah Antariksa Jadi Ladang Bisnis Baru Bernilai Rp144 Triliun
SpaceX Musnahkan 260 Satelit Starlink dalam Enam Bulan
Microsoft Hentikan Dukungan Office 2021 pada Oktober 2026, Ini Alternatifnya
Cara Melacak Lokasi Lewat WhatsApp dan Google Maps, Simak Langkah Lengkapnya
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Profesi Bergaji Tinggi Kini Terancam PHK

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:02 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bakal Atur AI dan Kompensasi bagi Penerbit Berita

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:12 WIB

NotebookLM Resmi Berganti Nama Menjadi Gemini Notebook

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:12 WIB

Sampah Antariksa Jadi Ladang Bisnis Baru Bernilai Rp144 Triliun

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB