Dengarkabar.com – Google resmi mengubah nama aplikasi pencatat berbasis kecerdasan buatan, NotebookLM, menjadi Gemini Notebook. Langkah ini menandai penyatuan layanan AI Google di bawah identitas Gemini yang kini menjadi merek utama berbagai produk berbasis kecerdasan buatan milik perusahaan.
Meski berganti nama, Google menegaskan Gemini Notebook tetap tersedia sebagai aplikasi mandiri. Di saat yang sama, perusahaan memperluas integrasinya dengan aplikasi Gemini dan Google Search agar pengalaman pengguna semakin terhubung.
Hadir dengan Dukungan Komputer Cloud
Bersamaan dengan perubahan identitas tersebut, Google juga memperkenalkan kemampuan baru untuk Gemini Notebook. Aplikasi ini kini dapat terhubung ke komputer cloud yang aman sehingga pengguna bisa menulis sekaligus menjalankan kode secara langsung.
Saat ini, fitur eksekusi kode sudah tersedia bagi pelanggan Google AI Ultra dan pengguna bisnis Google Workspace. Sementara itu, pelanggan paket Pro yang mengakses layanan melalui web dijadwalkan memperoleh pembaruan serupa dalam beberapa pekan mendatang.
Penambahan fitur tersebut memperluas fungsi Gemini Notebook. Aplikasi ini tidak lagi hanya berperan sebagai alat pencatat berbasis AI, tetapi juga mendukung aktivitas pemrograman dan analisis secara lebih praktis.
Perjalanan dari Project Tailwind
Gemini Notebook memiliki perjalanan pengembangan yang cukup panjang. Google pertama kali memperkenalkan layanan ini pada Mei 2023 dengan nama Project Tailwind sebelum merilisnya secara lebih luas sebagai NotebookLM beberapa bulan kemudian.
Sejak peluncuran awal, Google terus menyempurnakan aplikasi tersebut. Berbagai pembaruan dirancang untuk membantu pengguna mengelola, memahami, dan menyajikan informasi yang berasal dari catatan maupun dokumen yang mereka unggah.
Salah satu kemampuan yang paling dikenal ialah mengubah materi menjadi rangkuman audio bergaya podcast berbasis AI. Fitur ini memudahkan pengguna memahami isi dokumen tanpa harus membaca seluruh materi.
Selain itu, Gemini Notebook juga mampu menghasilkan presentasi dalam bentuk tayangan slide yang dilengkapi narasi otomatis. Aplikasi ini bahkan dapat membuat video pendek vertikal dengan gaya penyajian yang menyerupai konten TikTok.
Dengan rebranding ini, Google memperkuat posisi Gemini sebagai pusat ekosistem AI perusahaan. Integrasi yang semakin luas diharapkan membuat berbagai layanan AI Google bekerja lebih terpadu sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih efisien bagi pengguna.










Komentar