Trump Sambut Penangguhan Kartu Merah Balogun, Keputusan FIFA Tuai Polemik

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Trump Sambut Penangguhan Kartu Merah Balogun, Keputusan FIFA Tuai Polemik (Foto: Ilustrasi Ai)

Trump Sambut Penangguhan Kartu Merah Balogun, Keputusan FIFA Tuai Polemik (Foto: Ilustrasi Ai)

Dengarkabar.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut positif keputusan FIFA yang menangguhkan hukuman kartu merah penyerang Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun. Kebijakan tersebut membuat Balogun tetap bisa memperkuat timnya pada laga Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia.

Sebelumnya, Balogun dipastikan absen setelah menerima kartu merah ketika Amerika Serikat menyingkirkan Bosnia-Herzegovina pada babak sebelumnya. Pertandingan menghadapi Belgia dijadwalkan berlangsung di Seattle Stadium pada Selasa (7/6/2026) dini hari WIB.

Keputusan wasit yang mengusir Balogun sempat menjadi sorotan. Pasalnya, sejumlah pihak menilai pelanggaran serupa yang dilakukan kapten Argentina, Lionel Messi, saat menghadapi Aljazair tidak berujung kartu merah. Perbedaan perlakuan itu mendorong Federasi Sepak Bola Amerika Serikat mengajukan banding kepada FIFA.

Banding tersebut akhirnya diterima. FIFA memutuskan menangguhkan hukuman Balogun sehingga sang penyerang tetap tersedia untuk pertandingan berikutnya.

Trump pun mengapresiasi keputusan tersebut melalui akun Truth Social miliknya.

“Terima kasih FIFA karena sudah bertindak dengan benar dan melawan ketidakadilan!,” tulis Trump.

FIFA Tegaskan Keputusan Sesuai Regulasi

Meski demikian, keputusan FIFA langsung memicu perdebatan. Sejumlah pihak menilai adanya potensi campur tangan pemerintah Amerika Serikat setelah Trump secara terbuka memberikan perhatian terhadap kasus tersebut.

Baca Juga :  Argentina Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Menang Dramatis atas Tanjung Verde

FIFA membantah anggapan itu. Organisasi sepak bola dunia tersebut menegaskan bahwa penangguhan hukuman Balogun sepenuhnya mengacu pada aturan yang berlaku.

Dalam pernyataan resminya, FIFA menjelaskan bahwa ketentuan tersebut diatur dalam Kode Disiplin FIFA.

“Menurut Kode Disiplin FIFA pasal 27, hukuman bisa ditangguhkan untuk masa percobaan selama setahun,” demikian bunyi pernyataan resmi FIFA.

Aturan tersebut memungkinkan hukuman disiplin tertentu ditangguhkan dalam masa percobaan, sehingga pemain tetap dapat tampil apabila memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Publik Terbelah Menanggapi Keputusan FIFA

Keputusan FIFA memunculkan beragam reaksi di media sosial. Banyak warganet mengkritik kebijakan tersebut karena dinilai dapat menciptakan preseden buruk bagi penegakan aturan di masa mendatang.

Salah satu akun menulis, “FIFA baru saja secara efektif membatalkan kartu merah seorang pemain AS karena Donald Trump meminta mereka melakukannya. Sudah waktunya untuk mengakhiri FIFA yang korup ini.”

Baca Juga :  Keeway Road Falcon Rilis di Jakarta Fair 2026, Harga Rp57 Jutaan

Komentar lain menilai keputusan tersebut berpotensi memicu gelombang permohonan serupa dari negara lain.

“Ini mungkin akan menjadi masalah di masa depan. Kartu merah tidak akan berarti lagi, setiap tim akan meminta agar kartu merah mereka dicabut, dan jika FIFA tidak melakukannya, mereka akan merujuk pada kasus-kasus ini,” tulis akun lainnya.

Di sisi lain, sebagian pengguna media sosial membela langkah FIFA. Mereka menilai mekanisme penangguhan hukuman bukan hal baru dan pernah diterapkan dalam kasus lain.

“Berhentilah menangisi Trump, yang dia lakukan hanyalah bertanya apakah ada cara untuk menangguhkan kartu merah. Sama seperti yang mereka lakukan untuk Ronaldo sebelum turnamen,” tulis salah satu akun.

Perdebatan tersebut menunjukkan bahwa keputusan FIFA tidak hanya berdampak pada persiapan Timnas Amerika Serikat menghadapi Belgia, tetapi juga memunculkan diskusi mengenai konsistensi penerapan regulasi disiplin dalam turnamen sepak bola internasional.

Berita Terkait

Timnas Indonesia Sempurna di Pakansari, Vietnam Waspada
Petisi Larangan Argentina di Piala Dunia
Pemburu dari Pegunungan Arfak yang Bersinar di Kejurnas Panahan Junior
FIFA Pastikan Enam Negara Lolos Langsung ke Piala Dunia 2030
Timnas Wanita Indonesia Juara AFF Women’s Cup 2026, Gilas Laos 5-0 di Final
Spanyol Soroti Permainan Keras Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026
FIFA Dikritik Usai Pilih MetLife Stadium untuk Final Piala Dunia 2026
Duel Lamine Yamal dan Lionel Messi Warnai Final Piala Dunia 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:12 WIB

Timnas Indonesia Sempurna di Pakansari, Vietnam Waspada

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:12 WIB

Petisi Larangan Argentina di Piala Dunia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:19 WIB

Pemburu dari Pegunungan Arfak yang Bersinar di Kejurnas Panahan Junior

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:59 WIB

FIFA Pastikan Enam Negara Lolos Langsung ke Piala Dunia 2030

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:12 WIB

Timnas Wanita Indonesia Juara AFF Women’s Cup 2026, Gilas Laos 5-0 di Final

Berita Terbaru

Polres Kerinci Ringkus Tiga Perampok Emas Rp75 Juta (Foto: Ilustrasi Ai)

Daerah

Polres Kerinci Ringkus Tiga Perampok Emas Rp75 Juta

Selasa, 28 Jul 2026 - 23:01 WIB

Timnas Indonesia Sempurna di Pakansari, Vietnam Waspada (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)

Sport

Timnas Indonesia Sempurna di Pakansari, Vietnam Waspada

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:12 WIB

Lipstik Matte Tahan Lama untuk Kulit Sawo Matang (Foto: dok. ist)

Showbiz

3 Lipstik Matte Tahan Lama untuk Kulit Sawo Matang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:11 WIB