KPK Sita Uang Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Sita Uang Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang (Foto: dok. KPK )

KPK Sita Uang Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang (Foto: dok. KPK )

Dengarkabar.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai lebih dari Rp2 miliar dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pemalang. Penyidik menduga uang tersebut berkaitan dengan tindak pidana korupsi yang sedang diusut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tim penyidik menemukan uang tunai sebagai salah satu barang bukti utama dalam operasi tersebut.

“Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai dengan nilai lebih dari Rp2 miliar,” kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (29/7).

Sebanyak 21 Orang Diamankan

Dalam OTT itu, KPK mengamankan 21 orang dari sejumlah lokasi berbeda. Salah satu pihak yang diamankan ialah Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Baca Juga :  Battery Health iPhone Turun? Ini Arti Sebenarnya dan Waktu yang Tepat Mengganti Baterai

Budi menjelaskan, penindakan berlangsung di Jakarta, Kabupaten Pemalang, dan Purworejo. Penyidik kemudian membawa para pihak yang diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Lima orang yang diamankan di Jakarta saat ini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK. Salah satunya adalah Bupati Pemalang,” ujar Budi.

Sementara itu, enam orang yang diamankan di Pemalang dan satu orang yang diamankan di Purworejo sedang dalam perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Diduga Terkait Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan

KPK menduga operasi tangkap tangan tersebut berkaitan dengan praktik suap dalam pelaksanaan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Baca Juga :  KPK Bongkar Praktik Pemerasan Izin Tinggal WNA di Imigrasi

Selain dugaan suap proyek, penyidik juga mendalami indikasi suap yang berkaitan dengan praktik jual beli jabatan. Dugaan itu masih menjadi bagian dari proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Hingga berita ini disusun, Anom Widiyantoro belum memberikan keterangan terkait OTT tersebut.

Kasus ini kembali menjadi perhatian publik karena melibatkan kepala daerah yang masih aktif menjabat. KPK diperkirakan akan menyampaikan perkembangan perkara setelah proses pemeriksaan awal dan gelar perkara selesai dilakukan.

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh
Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara
Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan
Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Kejari Sungai Penuh Amankan Rp186 Juta Kerugian Negara Desa Tanjung Tanah
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:05 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB