Bandara Internasional Minangkabau Disulap Jadi Etalase Budaya Sumbar

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Internasional Minangkabau Disulap Jadi Etalase Budaya Sumbar (Foto : Instagram @djpu_151)
.im/app6 / Kompas.com)

Bandara Internasional Minangkabau Disulap Jadi Etalase Budaya Sumbar (Foto : Instagram @djpu_151) .im/app6 / Kompas.com)

Dengarkabar.com – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) tengah menjalankan proyek revitalisasi terminal penumpang Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatra Barat. Melalui proyek senilai Rp553 miliar tersebut, bandara akan tampil dengan konsep yang memadukan fasilitas modern dan kekayaan budaya Minangkabau.

General Manager Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono, mengatakan pengembangan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan pengguna jasa bandara, tetapi juga memperkuat identitas daerah di pintu gerbang utama Sumatra Barat.

“kami ingin Bandara Internasional Minangkabau tidak hanya tempat naik dan turun dari pesawat saja, tetapi juga menjadi etalase budaya yang ramah, modern, dan membanggakan bagi masyarakat Sumatra Barat,” ujar Dony dalam paparannya di BIM, Padang.

Menurutnya, kehadiran konsep budaya lokal di kawasan terminal diharapkan mampu memberikan kesan pertama yang kuat bagi wisatawan yang datang ke Sumatra Barat sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

Empat Fokus Utama Pengembangan Terminal

Dalam program revitalisasi tersebut, Angkasa Pura Indonesia menetapkan empat prioritas utama pengembangan terminal.

Baca Juga :  Prabowo Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN Hari Ini

Fokus pertama adalah menghadirkan nuansa budaya Minangkabau dalam desain interior. Konsep ini diwujudkan melalui perpaduan arsitektur modern dengan ornamen tradisional khas Minang, seperti motif ukiran Kaluak Paku dan Pucuak Rebung.

Selanjutnya, perusahaan akan meningkatkan kualitas fasilitas penumpang. Pembaruan mencakup area tunggu keberangkatan atau boarding lounge, penataan suasana terminal yang lebih nyaman, hingga peningkatan fasilitas toilet yang ramah penyandang disabilitas dan sesuai standar internasional.

Prioritas ketiga adalah penataan ulang alur pergerakan penumpang. Area check-in dan kawasan komersial akan dioptimalkan agar lebih luas, tertata, dan memudahkan mobilitas pengguna jasa bandara.

Sementara itu, fokus keempat berupa penambahan ruang hijau di dalam terminal. Elemen lanskap akan ditempatkan pada sejumlah titik strategis untuk menciptakan suasana yang lebih sejuk, nyaman, dan menenangkan.

Hadirkan Pengalaman Budaya Melalui Lima Indera

Transformasi BIM tidak hanya dilakukan dari sisi visual. Pengelola bandara juga berupaya menghadirkan pengalaman budaya Minangkabau yang dapat dirasakan melalui lima panca indera penumpang.

Baca Juga :  Fenomena Bisnis Viral: Populer Sesaat, Sulit Bertahan Lama

Pada aspek penglihatan, berbagai elemen budaya lokal akan ditampilkan di area terminal. Untuk unsur sentuhan, penggunaan pakaian adat Minangkabau akan dihadirkan dalam berbagai kegiatan dan acara yang berlangsung di lingkungan bandara.

Dari sisi pendengaran, suasana terminal akan diperkuat melalui penampilan musik tradisional yang dimainkan secara langsung. Sementara pada aspek cita rasa, penumpang dapat menikmati beragam kuliner khas Sumatra Barat melalui tenant yang mengusung konsep Rumah Gadang.

Adapun pengalaman aroma akan dihadirkan melalui penggunaan wewangian khusus yang dirancang untuk menciptakan identitas khas Bandara Internasional Minangkabau.

Ditargetkan Rampung Awal 2027

Proyek revitalisasi terminal penumpang BIM menelan biaya sebesar Rp553 miliar yang seluruhnya bersumber dari dana internal perusahaan.

Dengan pengembangan tersebut, Bandara Internasional Minangkabau diharapkan mampu menjadi pusat transportasi udara yang tidak hanya modern dan nyaman, tetapi juga merepresentasikan kekayaan budaya Sumatra Barat kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Insyaallah di triwulan pertama tahun 2027 sudah selesai,” pungkas Dony. (LLN/*)

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh
Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara
Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan
Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Kejari Sungai Penuh Amankan Rp186 Juta Kerugian Negara Desa Tanjung Tanah
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:05 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB