Viral Isu MBG Dihentikan, BGN Pastikan Layanan Tetap Normal

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Isu MBG Dihentikan, BGN Pastikan Layanan Tetap Normal (Foto:Dokumentasi nasional.kompas.com)

Viral Isu MBG Dihentikan, BGN Pastikan Layanan Tetap Normal (Foto:Dokumentasi nasional.kompas.com)

Dengarkabar.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan informasi yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Jumat (5/6/2026) adalah tidak benar. Lembaga tersebut menegaskan seluruh layanan program tetap berjalan normal di berbagai daerah.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya gambar di media sosial yang mengklaim Program Makan Bergizi Gratis dihentikan akibat kendala teknis terkait dana operasional hingga waktu yang belum ditentukan. Informasi tersebut sempat memicu kebingungan dan pertanyaan dari masyarakat.

BGN menegaskan bahwa gambar yang beredar bukan merupakan pengumuman resmi dari institusi tersebut.

Informasi yang tercantum pada gambar tersebut adalah tidak benar (hoaks) dan bukan merupakan pengumuman resmi Badan Gizi Nasional,” tulis BGN dalam keterangan resminya.

Anggaran Justru Dicairkan untuk Dukung Kelancaran Program

Alih-alih menghentikan program, BGN menyebut langkah yang dilakukan pemerintah justru untuk memastikan pelaksanaan MBG tetap optimal di seluruh Indonesia. Salah satunya melalui pencairan anggaran menggunakan mekanisme top up Dana Bantuan Pemerintah (Banper) bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga :  Jungkook BTS Jadi Global Ambassador Pertama Graff, Cetak Sejarah Baru

Proses pencairan anggaran tersebut dilakukan pada Jumat (5/6/2026) sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pelaksanaan program di lapangan.

BGN juga memastikan seluruh mekanisme penyaluran anggaran berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Hingga saat ini, tidak terdapat hambatan yang memengaruhi operasional Program Makan Bergizi Gratis.

BGN memastikan bahwa proses pencairan anggaran Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Hingga saat ini, tidak terdapat kendala yang menghambat pelaksanaan program di lapangan,” demikian pernyataan BGN.

Instruksi ke Seluruh Jajaran Daerah

Untuk mencegah meluasnya informasi yang keliru, BGN meminta seluruh jajaran di daerah aktif memberikan penjelasan yang benar kepada para mitra pelaksana program.

Arahan tersebut ditujukan kepada Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), Kepala Regional, Koordinator Wilayah, Koordinator Kecamatan, hingga Kepala SPPG agar memastikan yayasan serta mitra pelaksana memperoleh informasi yang akurat mengenai pelaksanaan MBG.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan koordinasi program tetap berjalan efektif di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Timur, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Masyarakat Diimbau Verifikasi Informasi

BGN turut mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi yang beredar di media sosial. Publik diminta selalu mengacu pada kanal komunikasi resmi BGN untuk memperoleh informasi yang valid.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah mempercayai ataupun membagikan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama terkait program pemerintah yang berdampak luas bagi masyarakat.

Sebelumnya, sebuah gambar yang mengklaim Program Makan Bergizi Gratis akan dihentikan sementara karena persoalan dana operasional beredar luas di media sosial. Namun, BGN telah memastikan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks dan seluruh layanan MBG tetap beroperasi seperti biasa di seluruh Indonesia.

Kejelasan informasi ini penting agar masyarakat, penerima manfaat, serta para mitra pelaksana program tidak terpengaruh oleh kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berlangsung tanpa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (LLN/*)

Berita Terkait

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare
Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi
Sungai Barito Mengering seperti Gurun
Hotspot Karhutla di Tiga Provinsi Kalimantan Melonjak 4,75 Kali Lipat
Gletser Puncak Jaya Tinggal 2 Persen, Diperkirakan Hilang pada 2026-2027
Karhutla Riau Tembus 15.738 Hektare, Lahan Gambut Paling Banyak Terbakar
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Sungai Barito Mengering seperti Gurun

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB