Gerhana Matahari Total 2027 Bakal Gelapkan Makkah Selama Lima Menit

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gerhana Matahari Total 2027 Bakal Gelapkan Makkah Selama Lima Menit (Foto: Ilustrasi AI)

Gerhana Matahari Total 2027 Bakal Gelapkan Makkah Selama Lima Menit (Foto: Ilustrasi AI)

Dengarkabar.com – Arab Saudi akan menjadi lokasi utama untuk menyaksikan gerhana matahari total pada 2 Agustus 2027. Fenomena langka ini akan menggelapkan langit Makkah selama sekitar lima menit. Jeddah juga masuk dalam jalur totalitas gerhana.

Arabia Weather melaporkan pada Senin (13/7/2026) bahwa gerhana tersebut menjadi salah satu fenomena astronomi paling istimewa dalam beberapa dekade terakhir. Perhitungan astronomi menunjukkan jalur gerhana membentang di sebagian besar Semenanjung Arab. Namun, wilayah barat Arab Saudi akan mengalami dampak paling besar.

Makkah Mengalami Kegelapan Total

Bayangan Bulan akan menutupi seluruh permukaan Matahari saat fase totalitas dimulai. Akibatnya, cahaya Matahari di Makkah akan hilang sepenuhnya selama sekitar lima menit.

Peristiwa itu akan mengubah suasana siang menjadi gelap. Selain itu, pengamat berpeluang melihat bintang dan beberapa planet ketika gerhana mencapai puncaknya.

Makkah menjadi salah satu kota utama dalam jalur totalitas. Jeddah juga akan menikmati pemandangan langit yang sama. Sementara itu, Taif, Abha, Jazan, dan Al-Bahah turut berada di jalur gerhana total.

Baca Juga :  Jepang Hancurkan Tunisia 4-0, Peta Grup F Berubah

Sebaliknya, wilayah lain di Arab Saudi hanya akan mengalami gerhana sebagian. Kawasan timur diperkirakan memperoleh cakupan gerhana lebih dari 60 persen. Dengan kondisi itu, sebagian besar wilayah Saudi tetap dapat menikmati fenomena tersebut.

Fenomena Langka yang Menarik Perhatian Dunia

Gerhana ini diperkirakan menarik perhatian penggemar astronomi dari berbagai negara. Media internasional juga diprediksi akan memberikan sorotan luas. Durasi yang panjang menjadi daya tarik utama fenomena tersebut.

Selain menghadirkan pemandangan langit yang spektakuler, gerhana ini memberi kesempatan bagi para peneliti melakukan pengamatan ilmiah. Mereka dapat mempelajari atmosfer Matahari secara lebih rinci selama fase totalitas berlangsung.

Menjadi Gerhana Terlama Abad ke-21

Forbes dan Egypt Independent menyebut gerhana matahari total pada 2 Agustus 2027 sebagai peristiwa yang sangat istimewa. Fenomena ini diperkirakan menjadi gerhana matahari total terlama sepanjang abad ke-21.

Baca Juga :  Jejak Febrie Adriansyah di Unja, Dikenal Cerdas dan Suka Main Gaple

Luxor di Mesir akan menjadi lokasi terbaik untuk mengamati gerhana tersebut. Pengamat di kota itu dapat menikmati fase totalitas selama 6 menit 23 detik.

Durasi itu menjadi yang terlama dari daratan hingga tahun 2114. Sebagai perbandingan, sebagian besar gerhana matahari total hanya berlangsung dua hingga tiga menit.

Karena keunikan itu, para pemburu gerhana menjuluki fenomena ini sebagai “gerhana abad ini.”

Jalur Gerhana Melintasi Banyak Negara

Jalur gerhana akan bermula di atas Samudra Atlantik. Selanjutnya, bayangan Bulan melintasi Spanyol bagian selatan, Gibraltar, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Arab Saudi, Yaman, dan Somalia.

Lintasan yang panjang membuka peluang bagi jutaan orang untuk menyaksikan fenomena ini. Para pencinta astronomi pun menantikan momen tersebut. Gerhana dengan durasi sepanjang ini tidak akan kembali dalam waktu dekat.

 

Berita Terkait

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare
Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi
Sungai Barito Mengering seperti Gurun
Hotspot Karhutla di Tiga Provinsi Kalimantan Melonjak 4,75 Kali Lipat
Gletser Puncak Jaya Tinggal 2 Persen, Diperkirakan Hilang pada 2026-2027
Karhutla Riau Tembus 15.738 Hektare, Lahan Gambut Paling Banyak Terbakar
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Sungai Barito Mengering seperti Gurun

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB