Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Perkecil Ukuran Produk

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Perajin tempe (Foto: Aai)

Ilustrasi. Perajin tempe (Foto: Aai)

Dengarkabar.com – Lonjakan harga bahan baku kedelai dan plastik kemasan memaksa para pengusaha tahu tempe memutar otak agar tidak gulung tikar. Salah satu siasat yang kini di ambil oleh perajin lokal di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, adalah dengan memperkecil ukuran produk tempe yang mereka pasarkan.

Langkah memperkecil ukuran cetakan ini menjadi pilihan realistis demi menghindari kerugian yang lebih besar. Para pelaku usaha mikro ini mengaku sulit menaikkan harga jual di tingkat konsumen karena khawatir akan memicu penurunan daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Gerhana Matahari Total 2027 Bakal Gelapkan Makkah Selama Lima Menit

Selain memangkas dimensi produk, lonjakan biaya produksi ini juga berdampak langsung pada volume pembuatan tempe harian. Saat ini, kapasitas produksi di salah satu rumah usaha lokal di Serpong merosot tajam hingga menyentuh angka 50 persen.

Sebelum gelombang kenaikan harga melanda, para pekerja mampu mengolah sekitar 3 kuintal kedelai per hari. Kini, mereka hanya memproduksi sekitar 1,5 kuintal kedelai saja setiap harinya demi menyesuaikan modal kerja yang kian membengkak.

Baca Juga :  5 Film Korea Terbaru Juni 2026 yang Wajib Ditonton

Kondisi dilematis ini menggambarkan tekanan berat yang sedang di hadapi sektor industri makanan skala rumahan. Para pengusaha sangat berharap ada intervensi dan kestabilan harga bahan baku dari pemerintah agar rantai usaha mereka bisa kembali berjalan normal. (Dk/*)

Berita Terkait

Harimau Sumatera Masuk Permukiman, Sekolah di Inhil Ditutup
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Sungai Rawas, Satu Hilang
KPK Periksa Plt Gubernur Riau Terkait Kasus Abdul Wahid
Gubernur Sherly Tegur Kepala SMAN 1 Halteng soal Fasilitas
Polres Kuansing Musnahkan 24 Rakit Tambang Emas Ilegal
Kemenag Tegaskan Rekrutmen PPPK 2026 yang Beredar Hoaks
BGN Suspend 833 Dapur MBG, Pelanggar Tak Lagi Dibayar
Tito Karnavian Ungkap 8 Area Rawan Korupsi di Pemerintah Daerah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:09 WIB

Harimau Sumatera Masuk Permukiman, Sekolah di Inhil Ditutup

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:13 WIB

Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Sungai Rawas, Satu Hilang

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:11 WIB

KPK Periksa Plt Gubernur Riau Terkait Kasus Abdul Wahid

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:19 WIB

Gubernur Sherly Tegur Kepala SMAN 1 Halteng soal Fasilitas

Senin, 27 Juli 2026 - 23:55 WIB

Polres Kuansing Musnahkan 24 Rakit Tambang Emas Ilegal

Berita Terbaru

Polres Kerinci Ringkus Tiga Perampok Emas Rp75 Juta (Foto: Ilustrasi Ai)

Daerah

Polres Kerinci Ringkus Tiga Perampok Emas Rp75 Juta

Selasa, 28 Jul 2026 - 23:01 WIB

Timnas Indonesia Sempurna di Pakansari, Vietnam Waspada (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)

Sport

Timnas Indonesia Sempurna di Pakansari, Vietnam Waspada

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:12 WIB

Lipstik Matte Tahan Lama untuk Kulit Sawo Matang (Foto: dok. ist)

Showbiz

3 Lipstik Matte Tahan Lama untuk Kulit Sawo Matang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:11 WIB