Kemenag Tegaskan Rekrutmen PPPK 2026 yang Beredar Hoaks

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 20:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Tegaskan Rekrutmen PPPK 2026 yang Beredar Hoaks (Foto: Ilustrasi Ai )

Kemenag Tegaskan Rekrutmen PPPK 2026 yang Beredar Hoaks (Foto: Ilustrasi Ai )

Dengarkabar.com – Kementerian Agama (Kemenag) memastikan informasi rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2026 merupakan hoaks. Masyarakat diminta mengabaikan flyer tersebut dan mengikuti informasi dari kanal resmi pemerintah.

Flyer itu beredar melalui grup WhatsApp dan media sosial Threads. Beberapa akun yang ikut menyebarkannya antara lain @kasubdik_sudik, @updatelokert, @fatimahimha, dan @infoterbaru_26.

Kemenag Belum Membuka Rekrutmen

Kemenag menjelaskan flyer itu memakai logo resmi kementerian. Flyer tersebut juga memuat tautan pendaftaran yang berpotensi menyesatkan masyarakat.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menegaskan Kemenag belum membuka rekrutmen PPPK.

“Sampai saat ini Kementerian Agama tidak membuka rekrutmen PPPK. Informasi yang beredar terkait pendaftaran PPPK atas nama Kemenag adalah hoaks,” tegas Thobib.

Menurutnya, pemerintah selalu menjalankan seleksi aparatur sipil negara (ASN) sesuai kebijakan yang berlaku. Proses itu melibatkan Kementerian PANRB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta instansi terkait lainnya.

Baca Juga :  5 Kabar Baik dari Berbagai Negara yang Jarang Tersorot

Rekrutmen Hanya Melalui Kanal Resmi

Thobib menegaskan pemerintah akan mengumumkan setiap rekrutmen ASN melalui kanal resmi. Karena itu, masyarakat tidak perlu mempercayai unggahan media sosial atau tautan yang tidak jelas asalnya.

“Jika ada kebijakan pembukaan rekrutmen, pasti akan kami umumkan melalui website kemenag.go.id, akun media sosial resmi, serta kanal resmi pemerintah lainnya. Tidak ada pengumuman melalui jalur pribadi atau tautan yang tidak jelas,” ujarnya.

Masyarakat sebaiknya memeriksa sumber informasi sebelum mendaftar. Langkah sederhana itu dapat mengurangi risiko penipuan digital.

Jangan Berikan Data Pribadi

Kemenag mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi rekrutmen palsu. Pelaku penipuan sering meminta data pribadi, biaya administrasi, atau menjanjikan kelulusan.

Baca Juga :  Mengapa Kita Sulit Berhenti Cek Notifikasi Ponsel?

Thobib meminta masyarakat lebih teliti sebelum mengirimkan identitas kepada pihak yang tidak dikenal.

“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati. Jangan sampai tertipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama Kementerian Agama untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Laporkan Konten Mencurigakan

Kemenag juga mengajak masyarakat membantu menghentikan penyebaran hoaks. Caranya dengan melaporkan setiap konten mencurigakan melalui akun resmi Kementerian Agama.

“Apabila masyarakat menemukan konten mencurigakan yang mengatasnamakan Kementerian Agama, silakan laporkan melalui akun resmi Kemenag agar dapat segera kami tindak lanjuti,” kata Thobib.

Kemenag menegaskan akan terus melindungi masyarakat dari penyebaran disinformasi. Jika pemerintah membuka rekrutmen ASN, Kemenag akan mengumumkannya secara terbuka melalui seluruh kanal resmi.

Berita Terkait

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare
Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi
Sungai Barito Mengering seperti Gurun
Hotspot Karhutla di Tiga Provinsi Kalimantan Melonjak 4,75 Kali Lipat
Gletser Puncak Jaya Tinggal 2 Persen, Diperkirakan Hilang pada 2026-2027
Karhutla Riau Tembus 15.738 Hektare, Lahan Gambut Paling Banyak Terbakar
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Sungai Barito Mengering seperti Gurun

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB