Kenaikan Harga Pertamax 10 Juni 2026 Bikin Biaya Full Tank Mobil Meningkat

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kenaikan Harga Pertamax 10 Juni 2026 Bikin Biaya Full Tank Mobil Meningkat ( Foto : iStock)

Kenaikan Harga Pertamax 10 Juni 2026 Bikin Biaya Full Tank Mobil Meningkat ( Foto : iStock)

Dengarkabar.com – Kenaikan harga BBM nonsubsidi kembali memengaruhi pengeluaran pemilik kendaraan. Mulai 10 Juni 2026, harga Pertamax resmi naik menjadi Rp16.250 per liter. Kenaikan ini berdampak langsung pada biaya pengisian bahan bakar berbagai kendaraan populer seperti Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, hingga mobil segmen Low Cost Green Car (LCGC).

Selain Pertamax, Pertamina juga menyesuaikan harga Pertamax Green 95. Produk BBM dengan angka oktan RON 95 tersebut kini dijual Rp17.000 per liter, naik dari sebelumnya Rp12.900 per liter.

Pertamina Jelaskan Alasan Penyesuaian Harga

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan dengan mengacu pada regulasi yang berlaku. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, serta kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth.

Sebelumnya, Pertamax dipasarkan dengan harga Rp12.300 per liter. Dengan harga terbaru Rp16.250 per liter, terjadi kenaikan sebesar Rp3.950 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 mengalami kenaikan Rp4.100 per liter, dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Baca Juga :  KPK Ungkap Dugaan Suap dan Jual Beli Jabatan Bupati Pemalang

Biaya Isi Full Tank Toyota Avanza Meningkat

Kenaikan harga BBM ini membuat biaya operasional kendaraan ikut bertambah. Pengguna Toyota Avanza, misalnya, harus mengeluarkan biaya lebih besar saat mengisi penuh tangki bahan bakar.

Dengan kapasitas tangki 43 liter, biaya pengisian penuh menggunakan Pertamax kini mencapai Rp698.750. Sebelumnya, biaya yang dibutuhkan hanya Rp528.900. Artinya, terdapat kenaikan pengeluaran sebesar Rp169.850 untuk sekali pengisian penuh.

Sementara itu, jika menggunakan Pertamax Green 95, pemilik Avanza harus menyiapkan dana sekitar Rp731.000 untuk mengisi tangki hingga penuh. Jumlah tersebut meningkat Rp176.300 dibandingkan tarif sebelumnya.

Pemilik Mitsubishi Xpander Juga Kena Imbas

Dampak serupa juga dirasakan pengguna Mitsubishi Xpander. Mobil keluarga ini memiliki kapasitas tangki bahan bakar 45 liter, sedikit lebih besar dibandingkan Toyota Avanza.

Dengan harga Pertamax terbaru, biaya isi penuh tangki Xpander kini mencapai Rp731.250. Sebelum penyesuaian harga, biaya pengisian penuh tercatat sebesar Rp553.500. Dengan demikian, terdapat tambahan pengeluaran sebesar Rp177.750.

Baca Juga :  Sering Bayar Ongkir 1 Kg? Ternyata Banyak Paket Belanja Online Beratnya Tak Sampai 300 Gram

Adapun penggunaan Pertamax Green 95 membuat biaya isi penuh tangki Mitsubishi Xpander mencapai Rp765.000.

Mobil LCGC Ikut Terdampak

Kenaikan harga Pertamax juga berdampak pada pemilik mobil LCGC yang direkomendasikan menggunakan BBM dengan nilai oktan minimal RON 92.

Toyota Agya dan Daihatsu Ayla, yang memiliki kapasitas tangki 33 liter, kini membutuhkan biaya sekitar Rp536.250 untuk pengisian penuh menggunakan Pertamax.

Sementara itu, Toyota Calya dan Daihatsu Sigra dengan kapasitas tangki 36 liter harus mengeluarkan dana sebesar Rp585.000 untuk mengisi tangki hingga penuh.

Beban Operasional Kendaraan Semakin Besar

Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green membuat pemilik kendaraan perlu mengalokasikan anggaran lebih besar untuk kebutuhan bahan bakar harian. Kondisi ini berpotensi meningkatkan biaya operasional, terutama bagi pengguna kendaraan dengan mobilitas tinggi.

Bagi masyarakat yang rutin menggunakan kendaraan pribadi, perubahan harga BBM nonsubsidi ini menjadi faktor penting dalam perencanaan pengeluaran bulanan. Pengemudi juga dapat mempertimbangkan pola berkendara yang lebih efisien guna mengoptimalkan konsumsi bahan bakar di tengah kenaikan harga BBM. (LLN/*)

Berita Terkait

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare
Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi
Barang yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Bagasi Motor, Ada Risiko Kebakaran
Sungai Barito Mengering seperti Gurun
Hotspot Karhutla di Tiga Provinsi Kalimantan Melonjak 4,75 Kali Lipat
Gletser Puncak Jaya Tinggal 2 Persen, Diperkirakan Hilang pada 2026-2027
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:08 WIB

Barang yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Bagasi Motor, Ada Risiko Kebakaran

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB