KPK Ungkap Dugaan Suap dan Jual Beli Jabatan Bupati Pemalang

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Ungkap Dugaan Suap dan Jual Beli Jabatan Bupati Pemalang (Foto: CNN)

KPK Ungkap Dugaan Suap dan Jual Beli Jabatan Bupati Pemalang (Foto: CNN)

Dengarkabar.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan korupsi yang menyeret Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Kasus tersebut diduga berkaitan dengan penerimaan uang dari proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan praktik jual beli jabatan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan setelah tim penyelidik melaksanakan penyelidikan secara tertutup. Hasil operasi itu mengarah pada dugaan penerimaan uang oleh kepala daerah.

“Adapun kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati, terkait dengan proyek-proyek di wilayah Kabupaten Pemalang,” kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (29/7).

KPK Dalami Dugaan Jual Beli Jabatan

Selain dugaan penerimaan uang proyek, KPK juga menemukan indikasi adanya aliran dana lain yang diduga diterima Anom Widiyantoro. Dugaan tersebut berkaitan dengan praktik jual beli jabatan di lingkungan pemerintahan daerah.

Baca Juga :  Apple Siapkan Lima iPhone Baru, Produksi iPhone Lipat Naik Jadi 10 Juta Unit

“Selain itu, penerimaan oleh Bupati juga diduga terkait dengan jual-beli jabatan,” ujar Budi.

Meski demikian, KPK belum menjelaskan secara rinci konstruksi perkara maupun mekanisme dugaan tindak pidana korupsi tersebut. Penyidik masih mengumpulkan dan mendalami seluruh alat bukti yang diperoleh dalam operasi.

Uang Rp2 Miliar Diamankan

Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK mengamankan uang senilai Rp2 miliar. Uang tersebut diduga menjadi salah satu barang bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi.

Baca Juga :  686 Mahasiswa Baru IAIN Kerinci Ikuti PBAK 2026, Rektor Tekankan Pengembangan Diri

Operasi dilakukan di sejumlah lokasi, yakni Kabupaten Pemalang, Kabupaten Purworejo, dan Jakarta. Dari rangkaian OTT tersebut, KPK mengamankan total 21 orang.

Selanjutnya, penyidik membawa 12 orang ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Salah satu pihak yang diperiksa ialah Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.

Status Hukum Masih Didalami

Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu paling lama 1×24 jam setelah penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT.

Hingga berita ini disusun, Anom Widiyantoro belum memberikan keterangan terkait operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Sementara itu, proses pemeriksaan masih berlangsung untuk menentukan langkah hukum berikutnya.

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh
Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara
Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan
Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Kejari Sungai Penuh Amankan Rp186 Juta Kerugian Negara Desa Tanjung Tanah
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:05 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB