Pertamina Buka Suara soal Viral Larangan Isi Pertalite bagi Penunggak Pajak

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Jelaskan Viral Larangan Isi Pertalite bagi Penunggak Pajak (Foto: Ilustrasi AI)

Pertamina Jelaskan Viral Larangan Isi Pertalite bagi Penunggak Pajak (Foto: Ilustrasi AI)

Dengarkabar.com – Video tentang larangan isi Pertalite bagi penunggak pajak kendaraan ramai di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan sebuah SPBU yang membatasi pembelian BBM subsidi bagi kendaraan tertentu. Pertamina Patra Niaga kemudian memberikan penjelasan mengenai penyaluran BBM subsidi.

Video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah menyebut aturan itu berlaku di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kebijakan tersebut mulai berjalan pada 1 Juli 2026. Petugas juga mengajak masyarakat membayar pajak kendaraan tepat waktu dan menggunakan BBM subsidi sesuai peruntukannya.

Petugas dalam video menyampaikan tim satuan tugas mulai melakukan pengawasan pada 7 Juli 2026. Langkah itu bertujuan mengawasi distribusi BBM subsidi di wilayah tersebut.

Kendaraan Dibedakan dengan Stiker

Unggahan itu menjelaskan kendaraan yang menunggak pajak memperoleh stiker merah. Kendaraan tersebut tidak dapat membeli BBM subsidi.

Baca Juga :  Ekonomi Indonesia Dinilai Jauh dari Krisis 1998

Sebaliknya, pemilik kendaraan yang melunasi pajak tepat waktu memperoleh stiker biru. Mereka tetap dapat membeli BBM subsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

Informasi tersebut memicu perhatian masyarakat. Banyak warganet mempertanyakan mekanisme penerapan aturan itu.

Pertamina Tegaskan Distribusi BBM Sesuai Aturan

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menegaskan perusahaan terus menjalankan penugasan pemerintah.

“Pertamina Patra Niaga terus menjalankan komitmennya dalam penyediaan BBM, khususnya penyaluran BBM subsidi sesuai kuota dan titik layanan jual yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Ahad dalam keterangan resminya.

Baca Juga :  Daftar Pejabat yang Dilantik Prabowo di Istana Negara Hari Ini

Ahad menjelaskan Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai tata kelola distribusi BBM subsidi. Perusahaan juga menjalin koordinasi dengan kementerian, aparat terkait, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Pertamina Patra Niaga mendukung penuh pelaksanaan aturan dan tata kelola pendistribusian BBM subsidi di masing-masing wilayah dengan senantiasa berkoordinasi dengan kementerian, pemerintah daerah, aparat terkait, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Ahad.

Pertamina juga memastikan stok BBM subsidi tetap aman. Perusahaan menyalurkan pasokan sesuai hasil koordinasi dengan pemerintah daerah.

Selain itu, Pertamina memprioritaskan pengiriman dari Terminal BBM pada pagi hari. Langkah tersebut membantu menjaga kelancaran distribusi dan mempercepat pasokan ke SPBU.

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh
Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara
Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan
Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Kejari Sungai Penuh Amankan Rp186 Juta Kerugian Negara Desa Tanjung Tanah
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:05 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB