Profil Sudaryono, Wamentan yang Dilantik Jadi Kepala BGN

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Profil Sudaryono, Wamentan yang Dilantik Jadi Kepala BGN (Foto: Aulia Damayanti/detikcom)

Profil Sudaryono, Wamentan yang Dilantik Jadi Kepala BGN (Foto: Aulia Damayanti/detikcom)

Dengarkabar.com – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Pelantikan dilakukan pada Rabu (22/7/2026) agar roda organisasi tetap berjalan tanpa kekosongan kepemimpinan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan Sudaryono akan mengemban tugas tersebut secara penuh. Karena itu, ia dipastikan tidak akan merangkap jabatan sebagai Wakil Menteri Pertanian.

“Penggantinya akan direncanakan dilantik hari ini juga supaya proses atau tugas yang diemban BGN tidak terjadi kevakuman,” kata Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Ia juga memastikan status jabatan Sudaryono sebagai Kepala BGN bersifat definitif.

“Definitif, tidak merangkap jabatan,” ujarnya.

Dipilih karena Pengalaman di Bidang Pertanian

Prasetyo menjelaskan, pengalaman Sudaryono selama menjabat Wakil Menteri Pertanian menjadi salah satu pertimbangan Presiden Prabowo. Menurutnya, tugas Kementerian Pertanian memiliki keterkaitan erat dengan program Badan Gizi Nasional, terutama penyediaan Makan Bergizi Gratis.

“Dan sebagai Wakil Menteri Pertanian, tentu saja selama ini Badan Gizi Nasional yang kegiatannya adalah memberikan makan bergizi gratis itu tidak pernah lepas dari tugas Beliau di Kementerian Pertanian,” ujar Prasetyo.

Baca Juga :  Lee Hong Nae Dilirik Jadi Villain Solo Leveling Netflix

Keterkaitan antara sektor pertanian dan pemenuhan gizi dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan program pemerintah. Karena itu, pengalaman Sudaryono dianggap relevan dengan tugas barunya di BGN.

Lahir dari Keluarga Petani

Berdasarkan informasi di laman resmi sudaryono.id, Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar lahir di Dusun Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Grobogan, pada 23 Januari 1985.

Ia merupakan putra tunggal pasangan Yahyo dan Suwarni. Ayahnya bekerja sebagai petani, sementara masa kecil Sudaryono dihabiskan di lingkungan pedesaan.

Menempuh Pendidikan di Jepang

Sudaryono memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Jepang. Ia menempuh studi di National Defense Academy of Japan pada periode 2004 hingga 2009.

Pendidikan tersebut menjadi salah satu bekal penting dalam perjalanan kariernya, baik di sektor profesional maupun pemerintahan.

Perjalanan Karier Profesional

Karier profesional Sudaryono dimulai pada 2014 saat dipercaya menjadi Corporate Secretary di Nusantara Energy.

Empat tahun kemudian, tepatnya pada 2018, ia menjabat sebagai CEO Garuda TV. Selanjutnya, sejak 2019 ia memimpin PT Nusantara Telematics System sebagai CEO. Pada 2020, ia juga dipercaya menjadi Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma.

Baca Juga :  KPK Ungkap Dugaan Suap dan Jual Beli Jabatan Bupati Pemalang

Selain memimpin sejumlah perusahaan, Sudaryono aktif di berbagai organisasi. Sejak 2021, ia menjabat Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ketua Dewan Pembina DPP Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA), CEO Garuda TV, serta CEO PT Indonesian Defense and Security Technologies, di samping sejumlah amanah lainnya.

Karier Politik hingga Masuk Kabinet

Di dunia politik, Sudaryono pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.

Pada Juli 2024, Presiden ke-7 RI Joko Widodo melantiknya sebagai Wakil Menteri Pertanian untuk menggantikan Harvick Hasnul Qolbi.

Setelah pemerintahan berganti, Presiden Prabowo Subianto kembali menunjuk Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian dalam Kabinet Merah Putih. Ia resmi dilantik pada 21 Oktober 2024.

Kini, Sudaryono mendapat kepercayaan baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Penunjukan tersebut menandai langkah lanjutan pemerintah dalam menjaga kesinambungan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis setelah pengunduran diri Nanik S Deyang karena alasan kesehatan.

Berita Terkait

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem
Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare
Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi
Sungai Barito Mengering seperti Gurun
Hotspot Karhutla di Tiga Provinsi Kalimantan Melonjak 4,75 Kali Lipat
Gletser Puncak Jaya Tinggal 2 Persen, Diperkirakan Hilang pada 2026-2027
Karhutla Riau Tembus 15.738 Hektare, Lahan Gambut Paling Banyak Terbakar
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Gletser Dunia Mencair, Dampaknya Mulai Mengancam Kehidupan dan Ekosistem

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Karhutla Indonesia Capai 72.798 Hektare

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jempol Lebih Cepat dari Otak: Selamat Datang di Era Banjir Informasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Sungai Barito Mengering seperti Gurun

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB