Dengarkabar.com – Video tentang larangan isi Pertalite bagi penunggak pajak kendaraan ramai di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan sebuah SPBU yang membatasi pembelian BBM subsidi bagi kendaraan tertentu. Pertamina Patra Niaga kemudian memberikan penjelasan mengenai penyaluran BBM subsidi.
Video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah menyebut aturan itu berlaku di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kebijakan tersebut mulai berjalan pada 1 Juli 2026. Petugas juga mengajak masyarakat membayar pajak kendaraan tepat waktu dan menggunakan BBM subsidi sesuai peruntukannya.
Petugas dalam video menyampaikan tim satuan tugas mulai melakukan pengawasan pada 7 Juli 2026. Langkah itu bertujuan mengawasi distribusi BBM subsidi di wilayah tersebut.
Kendaraan Dibedakan dengan Stiker
Unggahan itu menjelaskan kendaraan yang menunggak pajak memperoleh stiker merah. Kendaraan tersebut tidak dapat membeli BBM subsidi.
Sebaliknya, pemilik kendaraan yang melunasi pajak tepat waktu memperoleh stiker biru. Mereka tetap dapat membeli BBM subsidi sesuai ketentuan yang berlaku.
Informasi tersebut memicu perhatian masyarakat. Banyak warganet mempertanyakan mekanisme penerapan aturan itu.
Pertamina Tegaskan Distribusi BBM Sesuai Aturan
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menegaskan perusahaan terus menjalankan penugasan pemerintah.
“Pertamina Patra Niaga terus menjalankan komitmennya dalam penyediaan BBM, khususnya penyaluran BBM subsidi sesuai kuota dan titik layanan jual yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Ahad dalam keterangan resminya.
Ahad menjelaskan Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai tata kelola distribusi BBM subsidi. Perusahaan juga menjalin koordinasi dengan kementerian, aparat terkait, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Pertamina Patra Niaga mendukung penuh pelaksanaan aturan dan tata kelola pendistribusian BBM subsidi di masing-masing wilayah dengan senantiasa berkoordinasi dengan kementerian, pemerintah daerah, aparat terkait, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Ahad.
Pertamina juga memastikan stok BBM subsidi tetap aman. Perusahaan menyalurkan pasokan sesuai hasil koordinasi dengan pemerintah daerah.
Selain itu, Pertamina memprioritaskan pengiriman dari Terminal BBM pada pagi hari. Langkah tersebut membantu menjaga kelancaran distribusi dan mempercepat pasokan ke SPBU.










Komentar