FIFA Siapkan Teknologi Canggih untuk Piala Dunia 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jadwal dan Cara Menonton Piala Dunia 2026 Secara Legal di Indonesia (Foto : Dok. FIFA)

Jadwal dan Cara Menonton Piala Dunia 2026 Secara Legal di Indonesia (Foto : Dok. FIFA)

Dengarkabar.com – FIFA akan memperkenalkan sejumlah teknologi terbaru dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Inovasi tersebut dirancang untuk meningkatkan akurasi pengambilan keputusan wasit sekaligus mempercepat jalannya pertandingan.

Salah satu pembaruan utama adalah penerapan teknologi offside semi otomatis generasi terbaru. Sistem ini diharapkan mampu mengurangi keterlambatan keputusan offside yang selama ini kerap menjadi sorotan pemain maupun suporter.

Teknologi Offside Semi Otomatis Lebih Cepat

Melalui sistem baru tersebut, asisten wasit di pinggir lapangan akan menerima peringatan audio secara real-time apabila terdapat pemain yang berada dalam posisi offside lebih dari 10 sentimeter.

Dengan adanya notifikasi instan ini, petugas lapangan dapat segera mengambil keputusan tanpa perlu menunggu rangkaian serangan selesai terlebih dahulu. Informasi tersebut dikutip dari BBC pada Jumat (12/6/2026).

Sebelumnya, FIFA telah menguji teknologi serupa dalam Piala Dunia Antarklub dan Piala Interkontinental. Namun, saat itu sistem hanya memberikan notifikasi ketika pemain berada lebih dari 50 sentimeter dalam posisi offside.

Meski teknologi semakin canggih, keputusan akhir tetap berada di tangan asisten wasit. Mereka masih memiliki kewenangan penuh untuk menentukan kapan bendera offside diangkat dan permainan dihentikan. FIFA juga memastikan sistem tersebut dilengkapi berbagai mekanisme pengaman guna meminimalkan kemungkinan terjadinya kesalahan teknis.

Masih Memiliki Keterbatasan

FIFA menjelaskan bahwa teknologi ini baru mampu mendeteksi offside berdasarkan posisi pemain secara objektif. Sistem belum dapat menangani situasi offside yang bersifat subjektif.

Baca Juga :  Meksiko Taklukkan Afrika Selatan 2-0 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Contohnya, ketika seorang pemain dinilai mengganggu lawan tanpa menyentuh bola. Selain itu, teknologi juga masih memiliki keterbatasan dalam mendeteksi situasi offside yang sangat tipis, pemain yang terjatuh, maupun kondisi ketika beberapa pemain berada dalam posisi yang berdekatan.

Meski demikian, FIFA berharap inovasi tersebut dapat mengurangi frustrasi akibat keputusan offside yang terlambat. Teknologi ini juga diyakini dapat menekan risiko cedera karena permainan yang sebenarnya sudah berada dalam situasi offside tidak lagi dilanjutkan terlalu lama.

FIFA Gunakan Avatar AI untuk Tingkatkan Akurasi

Selain pembaruan pada sistem offside, FIFA akan memanfaatkan avatar tiga dimensi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna membantu menghasilkan keputusan yang lebih akurat.

Sebanyak 1.248 pemain dari 48 negara peserta akan menjalani proses pemindaian digital untuk menciptakan model virtual masing-masing pemain. Proses ini dilakukan di ruangan khusus dan hanya membutuhkan waktu sekitar satu detik saat sesi foto resmi sebelum turnamen dimulai.

Data hasil pemindaian tersebut akan digunakan untuk menghadirkan animasi offside yang lebih detail dan mudah dipahami dibandingkan visualisasi yang digunakan saat ini. Dengan demikian, penonton maupun tim pertandingan dapat melihat proses pengambilan keputusan secara lebih transparan.

Baca Juga :  Dari Bola Pintar hingga Anjing Robot, Ini Teknologi Baru Piala Dunia 2026

Teknologi Deteksi Bola Keluar Lapangan

FIFA juga menyetujui penggunaan teknologi baru untuk menentukan apakah bola telah keluar lapangan sebelum terciptanya gol.

Sistem ini akan menghasilkan animasi tiga dimensi yang menunjukkan posisi bola secara presisi, serupa dengan teknologi garis gawang yang telah diterapkan dalam beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, chip yang tertanam di dalam bola memungkinkan sistem mendeteksi pemain terakhir yang melakukan sentuhan. Teknologi tersebut akan membantu Video Assistant Referee (VAR) dalam mengevaluasi keputusan tendangan sudut maupun situasi lain yang berkaitan dengan bola keluar lapangan.

Rekonstruksi 3D Real-Time untuk Membantu VAR

Inovasi lain yang tengah dikembangkan FIFA adalah teknologi “Real-time 3D Recreation”. Sistem ini dirancang untuk membantu pengambilan keputusan offside yang berkaitan dengan gangguan pandangan penjaga gawang atau line of sight.

Teknologi tersebut menghadirkan dua tayangan virtual yang mereplikasi sudut pandang kiper secara lebih akurat. Dengan bantuan visualisasi ini, VAR dapat menilai apakah pandangan penjaga gawang benar-benar terhalang oleh pemain yang berada dalam posisi offside.

Kehadiran berbagai inovasi teknologi tersebut menunjukkan upaya FIFA untuk terus meningkatkan kualitas pertandingan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap keputusan perangkat pertandingan. Piala Dunia 2026 pun berpotensi menjadi salah satu turnamen dengan dukungan teknologi paling maju dalam sejarah sepak bola dunia. (LLN/*)

Berita Terkait

Neymar Absen Lawan Maroko, Brasil Tunggu Pemulihan di Piala Dunia 2026
AS Hajar Paraguay 4-1, Pimpin Klasemen Grup D Piala Dunia 2026
UEFA Tunjuk Omar Artan Pimpin Piala Super Eropa 2026
Gandeng Roblox, FIFA Bawa Euforia Piala Dunia 2026 ke Jagat Metaverse
Inovasi Teknologi Piala Dunia 2026, FIFA Rilis Fitur Baru
Dampak Piala Dunia 2026 Sepi, Hotel AS Pangkas Tarif Kamar
Korea Selatan Bangkit Tekuk Ceko 2-1 di Piala Dunia 2026
Meksiko Taklukkan Afrika Selatan 2-0 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:04 WIB

Neymar Absen Lawan Maroko, Brasil Tunggu Pemulihan di Piala Dunia 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:16 WIB

AS Hajar Paraguay 4-1, Pimpin Klasemen Grup D Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:03 WIB

UEFA Tunjuk Omar Artan Pimpin Piala Super Eropa 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:09 WIB

Gandeng Roblox, FIFA Bawa Euforia Piala Dunia 2026 ke Jagat Metaverse

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:04 WIB

Inovasi Teknologi Piala Dunia 2026, FIFA Rilis Fitur Baru

Berita Terbaru

Sony 1000X The Collexion Rilis di Indonesia, Ini Harganya (Foto: medcom)

Teknologi

Sony 1000X The Collexion Rilis di Indonesia, Ini Harganya

Sabtu, 13 Jun 2026 - 12:07 WIB

ILustrasi. 5 Rekomendasi Film Horor Incel Terbaru (Foto: Ai)

Showbiz

5 Rekomendasi Film Horor Incel Terbaru

Sabtu, 13 Jun 2026 - 11:10 WIB

Ilustrasi. Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2.711.000 per Gram (Foto: Ai)

Finansial

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2.711.000 per Gram

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:17 WIB