Bimtek BPD Sungai Penuh Bahas Pengawasan Dana Desa dan Aturan Terbaru

Ratusan anggota BPD mengikuti Bimtek selama empat hari untuk memperkuat kapasitas pengawasan pembangunan dan keuangan desa.

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 08:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bimtek BPD Sungai Penuh Bahas Pengawasan Dana Desa dan Aturan Terbaru | Dewi Willona

Bimtek BPD Sungai Penuh Bahas Pengawasan Dana Desa dan Aturan Terbaru | Dewi Willona

Dengarkabar.com — Ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kota Sungai Penuh mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek). Kegiatan ini membahas fungsi BPD dalam mengawasi pembangunan dan pengelolaan dana desa. Selain itu, peserta mendapat pembekalan mengenai regulasi penyelenggaraan pemerintahan desa. Dengarkabar.com

Lembaga Pelatihan Indonesia (Lapin) menggelar kegiatan tersebut selama empat hari. Bimtek berlangsung pada 23 hingga 26 September 2026 di Grand Hotel Kota Jambi. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi anggota BPD untuk memperkuat pemahaman terkait tugas mereka. Karena itu, peserta mendapat materi tentang pengawasan pembangunan dan pengelolaan keuangan desa.

Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi anggota BPD. Peserta mempelajari fungsi pengawasan terhadap pembangunan di tingkat desa. Selain itu, mereka mendalami pengelolaan keuangan desa serta berbagai aturan yang berkaitan dengan pemerintahan desa. Dengan pemahaman tersebut, BPD dapat menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

Dorong Kompetensi Aparatur Desa

Pembukaan kegiatan berlangsung pada Kamis (24/9/2026). Sejumlah pejabat dan undangan menghadiri pembukaan tersebut. Mereka antara lain Kepala BPSDM Provinsi Jambi, Pembina Lembaga Pelatihan Indonesia Said Fariq, serta Kepala DPMD Kota Sungai Penuh Zetriadi Delfi. Panitia dan tamu undangan lainnya juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pembina Lembaga Pelatihan Indonesia, Said Fariq, menilai peningkatan kompetensi aparatur sangat penting. Menurutnya, aparatur perlu mengikuti perkembangan karena regulasi terus mengalami perubahan. Selain itu, aparatur harus memahami penerapan aturan dalam pelaksanaan pemerintahan. Karena itu, peningkatan kapasitas menjadi kebutuhan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Baca Juga :  Bayi 2 Tahun di Makassar Diduga Dijadikan Jaminan Arisan

Said juga menjelaskan makna efisiensi dalam pengelolaan anggaran. Menurutnya, efisiensi tidak berarti pemerintah harus mengurangi anggaran. Sebaliknya, pemerintah perlu memastikan penggunaan anggaran tepat sasaran. Dengan demikian, anggaran dapat mendukung kebutuhan dan tujuan pembangunan secara optimal.

“Karena itu, aparatur pemerintah, termasuk pemerintah daerah dan pemerintah desa, perlu terus meningkatkan kompetensi, termasuk melalui Bimtek Badan Permusyawaratan Desa ini,” ujar Said.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas BPD dapat memperkuat sistem pemerintahan dari tingkat desa. Selain itu, pemahaman regulasi membantu BPD menjalankan fungsi pengawasan secara tepat. Pemerintahan desa pun dapat menjalankan setiap proses sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Karena itu, anggota BPD perlu terus memperbarui pengetahuan mereka.

“Kami berharap kegiatan peningkatan kompetensi ini dapat diikuti dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi aparatur pemerintah desa dan BPD,” katanya.

BPD Diminta Pahami Regulasi Terbaru

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan pandangannya melalui Kepala DPMD Kota Sungai Penuh, Zetriadi Delfi. Ia mengatakan Bimtek tersebut menindaklanjuti permohonan atau nota dinas BPD se-Kota Sungai Penuh. Perwakilan BPD dari delapan kecamatan menyampaikan permohonan tersebut. Selanjutnya, pemerintah menindaklanjutinya melalui pelaksanaan kegiatan Bimtek.

Baca Juga :  Serangan DDoS di Indonesia Naik 62% pada Awal 2026, Mayoritas Bermotif Finansial

Zetriadi menyebut kegiatan tersebut berfokus pada peningkatan pengetahuan anggota BPD. Selain itu, Bimtek bertujuan memperkuat kapasitas dan kompetensi mereka. Kemampuan tersebut penting untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi BPD. Dengan demikian, anggota BPD dapat menjalankan perannya secara lebih optimal di desa masing-masing.

“Hal ini penting mengingat regulasi terkait desa terus mengalami pembaruan dan perubahan. Sebagai pengawas pembangunan dan pengelolaan keuangan desa, BPD perlu memahami aturan yang berlaku, termasuk regulasi terbaru,” ujar Zetriadi.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik. Peserta juga perlu memahami materi yang disampaikan selama Bimtek berlangsung. Selanjutnya, mereka dapat menerapkan pengetahuan tersebut saat menjalankan tugas di desa masing-masing. Dengan begitu, fungsi BPD dalam pemerintahan desa dapat berjalan sesuai aturan.

Kegiatan Bimtek berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Lapin menggelar kegiatan tersebut selama empat hari, yakni 23 hingga 26 September 2026. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di Grand Hotel Kota Jambi. Peserta mengikuti pembekalan untuk memperkuat pelaksanaan tugas BPD di wilayah Kota Sungai Penuh. (LN/*)

Berita Terkait

Desa Pondok Agung Perkuat Pencegahan Konflik dan Perlindungan HAM
Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh
Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara
Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan
Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram
Kejari Sungai Penuh Amankan Rp186 Juta Kerugian Negara Desa Tanjung Tanah
Tabuik Pariaman, Tradisi Muharam yang Terus Menjaga Identitas Budaya Piaman
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:59 WIB

Bimtek BPD Sungai Penuh Bahas Pengawasan Dana Desa dan Aturan Terbaru

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Desa Pondok Agung Perkuat Pencegahan Konflik dan Perlindungan HAM

Kamis, 10 September 2026 - 12:05 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB