Syair Adat Tari Iyo-Iyo Hidupkan Pembukaan Kenduri Sko Lima Desa

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Syair Adat Tari Iyo-Iyo Hidupkan Pembukaan Kenduri Sko Lima Desa (Foto: DH)

Syair Adat Tari Iyo-Iyo Hidupkan Pembukaan Kenduri Sko Lima Desa (Foto: DH)

Dengarkabar.com – Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako membuka rangkaian Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik di Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, Minggu (5/7/2026). Pertunjukan adat itu langsung menarik perhatian masyarakat. Selain menghadirkan keindahan seni, tarian tersebut membawa pesan tentang persatuan, musyawarah, dan penghormatan kepada pemangku adat.

Para penari memasuki arena ketika langit tampak mendung. Sementara itu, penyanyi anak jantan dan anak batino mengiringi mereka dengan syair-syair pusaka. Perpaduan tarian dan lantunan syair menciptakan suasana yang khidmat sejak awal acara.

Syair yang mereka bawakan mengajak masyarakat menjaga kebersamaan. Selain itu, syair tersebut mengingatkan pentingnya mengutamakan mufakat. Para penyanyi juga mengajak masyarakat menghormati depati dan ninik mamak sebagai pemimpin adat.

Baca Juga :  Kericuhan Warnai Penertiban Lahan Universitas Fort de Kock

Syair Adat Sampaikan Pesan Persatuan

Salah satu bait berbunyi, “Buluk kato mupakat, yang iyo kato iyo lah buluk, yang ijik kato ijik.” Bait itu menegaskan bahwa masyarakat adat menjadikan kesepakatan bersama sebagai dasar dalam mengambil keputusan. Karena itu, nilai musyawarah tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka.

Selanjutnya, penyanyi melantunkan bait, “Sairing salam merbah, salam yang lalu kami sembah kembali… Tanjung Pauh pinang sebatang, kayo jauh lah datang, kami dekat lah tibo pulo.” Syair tersebut menyampaikan penghormatan kepada tamu yang hadir. Di sisi lain, bait itu juga menyambut para perantau yang pulang ke kampung halaman untuk mengikuti Kenduri Sko.

Tradisi yang Menjaga Identitas Budaya

Bagi masyarakat Tanjung Pauh Mudik, Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako bukan sekadar hiburan. Tradisi ini menjadi sarana untuk mewariskan nilai adat kepada generasi berikutnya. Bahkan, tarian tersebut memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  KPK Ungkap Dugaan Suap dan Jual Beli Jabatan Bupati Pemalang

Selain menjaga tradisi, masyarakat juga menggunakan Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako untuk mengenalkan identitas budaya kepada generasi muda. Dengan demikian, nilai-nilai yang diwariskan leluhur tetap hidup dan terus berkembang di tengah perubahan zaman.

Akhirnya, penampilan Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako ditutup dengan tepuk tangan meriah dari masyarakat yang memadati arena. Antusiasme itu menunjukkan bahwa warisan budaya lokal masih mendapat tempat di hati masyarakat. Karena itu, Kenduri Sko terus menjadi ruang penting untuk menjaga sekaligus memperkenalkan kekayaan adat Kerinci kepada generasi mendatang.

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh
Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara
Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan
Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram
Kejari Sungai Penuh Amankan Rp186 Juta Kerugian Negara Desa Tanjung Tanah
Tabuik Pariaman, Tradisi Muharam yang Terus Menjaga Identitas Budaya Piaman
Aia Aka, Minuman Tradisional Minangkabau yang Segar dan Sarat Khasiat
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:05 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:05 WIB

24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB