Kecanduan Smartphone Picu Penurunan Angka Kelahiran

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kecanduan Smartphone Picu Penurunan Angka Kelahiran (Foto: Ai)

Kecanduan Smartphone Picu Penurunan Angka Kelahiran (Foto: Ai)

Dengarkabar.com – Kehadiran ponsel pintar (smartphone) di tuding menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat penurunan angka kelahiran global sejak awal tahun 2000-an. Makalah ilmiah terbaru dari National Bureau of Economic Research (NBER) mengungkapkan bahwa adopsi massal gawai, khususnya iPhone, berkorelasi langsung dengan merosotnya tingkat kesuburan masyarakat.

Dua peneliti dari Middlebury College membedah fenomena ini dengan melacak rekam jejak peluncuran iPhone di Amerika Serikat (AS). Pada medio 2007 hingga Februari 2011, Apple menjual iPhone secara eksklusif lewat kemitraan dengan operator AT&T. Para peneliti kemudian memanfaatkan peta cakupan jaringan seluler AT&T sebagai indikator untuk mengukur tingkat akses awal masyarakat terhadap teknologi tersebut.

Dampak Akses Internet Bergerak terhadap Angka Kelahiran

Tim ahli membandingkan tren kelahiran di wilayah yang memiliki jaringan internet AT&T yang kuat dengan area yang minim koneksi broadband seluler. Hasil analisis data menunjukkan estimasi yang mengejutkan. Akses awal terhadap iPhone menyumbang hingga 52% dari total penurunan angka kelahiran di AS sepanjang periode 2007 hingga 2011.

Baca Juga :  5 Aplikasi Android yang Sebaiknya Tidak Diunduh Ahli, Salah Satunya Sudah Diunduh Lebih dari 1 Miliar Kali

“iPhone, dan era smartphone yang di peloporinya, secara signifikan mempercepat penurunan angka kelahiran di AS setelah tahun 2007,” tulis para peneliti dalam dokumen resmi mereka, sebagaimana di kutip dari Gizmodo pada Kamis (11/6/2026).

Laporan tersebut menjabarkan tiga alasan logis mengapa teknologi layar sentuh ini mampu mengubah peta demografi. Alasan pertama bertumpu pada konektivitas media sosial yang masif. Kemudahan berselancar di dunia maya membuat gawai beralih fungsi menjadi pengganti interaksi tatap muka secara langsung di dunia nyata.

Pergeseran Perilaku Seksual Generasi Muda

Faktor kedua berkaitan erat dengan konsumsi konten digital. Kemudahan mengakses pornografi lewat ponsel pintar diduga kuat menjadi substitusi aktivitas seksual bagi sebagian individu. Tren ini memicu kebiasaan baru yang menggeser kedekatan fisik antar-pasangan.

Baca Juga :  Logitech G Rilis G3 Series Terbaru, Desain Ringan dan Thocky

Sementara untuk faktor ketiga, bagi kelompok masyarakat yang tetap aktif secara seksual, gawai memberikan kemudahan informasi. Pengguna internet dapat dengan cepat mengakses edukasi mengenai kontrasepsi serta prosedur aborsi. Kemudahan informasi inilah yang berhasil menekan angka kehamilan yang tidak di rencanakan.

Penelitian ini menggarisbawahi bahwa dampak penurunan kesuburan ini menyasar seluruh kelompok umur, namun hantaman paling keras terjadi pada generasi muda. Akses gawai yang intensif memicu penurunan angka kelahiran sebesar 4,5% hingga 8% pada remaja rentang usia 15-19 tahun. Fenomena serupa juga menimpa kelompok usia 20-24 tahun dengan angka penurunan mencapai 3,2% hingga 6,6%.

“Seiring dengan meluasnya penggunaan smartphone, waktu yang dihabiskan dengan teman secara langsung dan aktivitas seksual menurun tajam seiring dengan meningkatkan konsumsi pornografi, yang mungkin menjadi pengganti seks dengan pasangan,” pungkas tim peneliti dalam laporan akhir mereka. (Wd/*)

Berita Terkait

5 HP Murah Memori 128 GB di Bawah Rp1,5 Juta, Kamera Jernih dan Performa Andal
Revisi UU Hak Cipta Bakal Atur AI dan Kompensasi bagi Penerbit Berita
MK Wajibkan Operator Sediakan Kuota Rollover, Sisa Kuota Tak Boleh Langsung Hangus
Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Resmi, Baterai 800 mAh dan Layar 5.000 Nit
NotebookLM Resmi Berganti Nama Menjadi Gemini Notebook
5 Aplikasi Android yang Sebaiknya Tidak Diunduh Ahli, Salah Satunya Sudah Diunduh Lebih dari 1 Miliar Kali
Battery Health iPhone Turun? Ini Arti Sebenarnya dan Waktu yang Tepat Mengganti Baterai
Sampah Antariksa Jadi Ladang Bisnis Baru Bernilai Rp144 Triliun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:12 WIB

5 HP Murah Memori 128 GB di Bawah Rp1,5 Juta, Kamera Jernih dan Performa Andal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:02 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bakal Atur AI dan Kompensasi bagi Penerbit Berita

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:12 WIB

MK Wajibkan Operator Sediakan Kuota Rollover, Sisa Kuota Tak Boleh Langsung Hangus

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:09 WIB

Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Resmi, Baterai 800 mAh dan Layar 5.000 Nit

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:12 WIB

NotebookLM Resmi Berganti Nama Menjadi Gemini Notebook

Berita Terbaru

Lipstik Matte Tahan Lama untuk Kulit Sawo Matang (Foto: dok. ist)

Showbiz

3 Lipstik Matte Tahan Lama untuk Kulit Sawo Matang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:11 WIB

Harimau Sumatera Masuk Permukiman, Sekolah di Inhil Ditutup (foto : Ilustrasi AI)

Daerah

Harimau Sumatera Masuk Permukiman, Sekolah di Inhil Ditutup

Selasa, 28 Jul 2026 - 10:09 WIB