BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumbar hingga 6 Agustus

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Sebut Hujan Lebat Masih Mengancam hingga 6 Agustus (Foto: Ilustrasi AI )

BMKG Sebut Hujan Lebat Masih Mengancam hingga 6 Agustus (Foto: Ilustrasi AI )

Dengarkabar.com – BMKG Minangkabau memperingatkan potensi cuaca ekstrem di Sumatera Barat hingga 6 Agustus 2026. Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat diprakirakan masih berpeluang terjadi di banyak wilayah. Kondisi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi sehingga masyarakat diminta lebih waspada.

Peringatan dini tersebut berlaku untuk periode 31 Juli hingga 6 Agustus 2026. Selama rentang waktu itu, BMKG memantau kondisi atmosfer yang mendukung pembentukan awan hujan secara luas.

Prakirawan BMKG Minangkabau, Hangra Travema Ulfi, mengatakan kombinasi beberapa faktor atmosfer menjadi pemicu meningkatnya potensi hujan pada awal Agustus.

“Adanya kombinasi gelombang Kelvin, konvergensi angin, serta anomali suhu muka laut yang hangat sangat mendukung potensi hujan di awal Agustus ini,” ujar Hangra saat dikonfirmasi pada Senin (3/8/2026).

Daftar 10 Daerah Berstatus Siaga

BMKG menetapkan status Siaga untuk periode 31 Juli hingga 3 Agustus 2026 di 10 kabupaten dan kota. Status tersebut menunjukkan adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang perlu diwaspadai.

Baca Juga :  Kericuhan Warnai Penertiban Lahan Universitas Fort de Kock

Daerah yang masuk kategori Siaga meliputi:

  • Kabupaten Kepulauan Mentawai
  • Pasaman Barat
  • Agam
  • Padang Pariaman
  • Kota Pariaman
  • Kota Padang
  • Pesisir Selatan
  • Pasaman
  • Lima Puluh Kota
  • Kabupaten Solok

Sementara itu, sembilan daerah lainnya berada pada status Waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat.

Wilayah tersebut meliputi Kota Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Payakumbuh, Sawahlunto, Kota Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.

Mulai 4 Agustus, Seluruh Sumbar Berstatus Waspada

BMKG memperkirakan potensi hujan akan meluas pada periode 4–6 Agustus 2026. Seluruh 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat diprakirakan masuk kategori Waspada.

Meski begitu, BMKG memastikan belum ada indikasi status Awas maupun ancaman angin kencang.

“Untuk status Awas maupun potensi angin kencang hingga saat ini nihil, namun potensi hujan sedang hingga lebat tetap membayangi seluruh wilayah Sumbar,” kata Hangra.

Baca Juga :  Penggeledahan Toko Emas di Kampar Buka Jejak Dugaan Aliran Hasil PETI

Warga Diminta Hindari Lokasi Berisiko

BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau perkembangan prakiraan cuaca. Langkah antisipasi menjadi penting untuk mengurangi dampak banjir, longsor, genangan, maupun pohon tumbang akibat hujan deras.

Selain itu, warga diminta menghindari lokasi yang rawan bencana saat hujan turun. Jangan berteduh di bawah pohon, papan reklame, maupun bangunan yang sudah rapuh karena berisiko membahayakan keselamatan.

“Kami meminta warga membatasi aktivitas di ruang terbuka ketika terjadi hujan yang disertai petir dan angin kencang demi keselamatan bersama,” tutur Hangra.

Masyarakat juga diharapkan mengikuti pembaruan informasi cuaca dari BMKG sebelum beraktivitas. Dengan mengetahui kondisi cuaca lebih awal, warga dapat menyesuaikan rencana perjalanan dan mengurangi potensi risiko selama cuaca ekstrem masih berlangsung.

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh
Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara
Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan
Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat
24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram
Kejari Sungai Penuh Amankan Rp186 Juta Kerugian Negara Desa Tanjung Tanah
Tabuik Pariaman, Tradisi Muharam yang Terus Menjaga Identitas Budaya Piaman
Aia Aka, Minuman Tradisional Minangkabau yang Segar dan Sarat Khasiat
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:05 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, 10 Ribu Masker Dibagikan Gratis di Sungai Penuh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Masker Dibagikan di Dharmasraya Saat Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Mahasiswa KKN Bergerak di Sumbar, Bawa Program Digitalisasi hingga Lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gowes Kembali Ramai di Padang, Komunitas Sepeda Dorong Gaya Hidup Sehat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:05 WIB

24 Tersangka Narkoba Diamankan Polres Kerinci, Sabu dan Ganja Puluhan Gram

Berita Terbaru

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker (Foto: Ilustrasi AI)

Kesehatan

Mager dan Terlalu Lama Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:36 WIB

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan (Foto: Ilustrasi AI)

Nasional

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Bisa Ajukan Sanggahan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WIB