Dengarkabar.com – Sony Interactive Entertainment bersama Santa Monica Studio resmi mengumumkan God of War: Laufey dalam ajang PlayStation State of Play Juni 2026. Game terbaru ini membuka babak baru dalam waralaba populer tersebut dengan menunjuk Faye alias Laufey sebagai protagonis utama untuk menggantikan posisi Kratos.
Cuplikan perdana yang rilis dalam acara tersebut langsung memikat perhatian para pemain karena menawarkan atmosfer yang sangat berbeda dari seri pendahulunya. Pihak pengembang menyajikan mekanisme permainan yang lebih cepat dan kaya akan unsur sihir. Alur cerita kali ini berfokus pada kelanjutan perjalanan Faye sesudah kematiannya di dunia fana.
Petualangan Faye di Alam ‘The Everywhen’
Santa Monica Studio mengungkapkan bahwa narasi permainan ini bermula tepat setelah upacara pemakaman Faye. Alih-alih lenyap, ia justru terbangun secara misterius di sebuah alam asing bernama The Everywhen. Tempat misterius tersebut menjadi titik temu bagi para dewa dan makhluk mistis dari berbagai mitologi besar di dunia.
Saat berada di alam baru tersebut, Faye menyadari bahwa rencana besar yang ia susun untuk melindungi Kratos dan Atreus sedang terancam runtuh. Demi keselamatan keluarganya, ia harus berjuang memulihkan aliran sihir yang rusak sekaligus bertarung melawan entitas berbahaya.
Video cuplikan juga memperkenalkan beberapa karakter pendukung baru yang akan menemani perjalanan Faye. Salah satunya adalah Phranque, sesosok makhluk berbentuk kubus misterius. Faye juga ditemani oleh Rue, sebuah pita hidup yang terikat langsung pada senjata miliknya.
Sistem Pertarungan yang Lebih Gesit
Gaya bertarung dalam God of War: Laufey menyajikan modifikasi besar jika membandingkannya dengan gaya Kratos yang cenderung berat dan brutal. Faye bertarung dengan mengandalkan kombinasi serangan cepat, manipulasi sihir, serta pergerakan yang sangat lincah.
Pedang bernama Böylegr menjadi senjata utama Faye untuk menumbangkan musuh-musuhnya. Santa Monica Studio merancang sistem mekanik ini agar terasa lebih mengalir dan ekspresif bagi para pemain.
“Gaya bertarung Faye dirancang lebih fluid dan ekspresif di banding Kratos modern,” tulis Santa Monica Studio dalam keterangan resminya.
Beberapa makhluk mitologi baru juga sempat unjuk gigi dalam cuplikan video tersebut. Dua dewa tangguh bernama Sekhmet dan Begtse di pastikan hadir dan memegang peran penting dalam perkembangan plot cerita ke depan.
Meskipun membawa banyak perubahan mekanik, Santa Monica Studio tetap mempertahankan ciri khas waralaba ini. Pemain akan tetap menikmati elemen sinematik yang kental dengan transisi kamera tanpa potongan (one-shot camera) yang mulus sepanjang permainan.
Sampai saat ini, Sony baru memastikan bahwa God of War: Laufey sedang dalam masa pengembangan khusus untuk konsol PlayStation 5. Pihak perusahaan belum membagikan informasi mengenai tanggal rilis resmi secara spesifik. Kendati demikian, para pemilik konsol PlayStation 5 sudah bisa menambahkan proyek ambisius ini ke dalam daftar keinginan (wishlist) mereka lewat PlayStation Store. (Dk/*)







Komentar