Rahasia Kebersihan 25.000 Karpet Masjid Nabawi yang Selalu Harum dan Nyaman

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rahasia Kebersihan 25.000 Karpet Masjid Nabawi yang Selalu Harum dan Nyaman (Foto : Masjid Nabawi/Dok. Istimewa)

Rahasia Kebersihan 25.000 Karpet Masjid Nabawi yang Selalu Harum dan Nyaman (Foto : Masjid Nabawi/Dok. Istimewa)


Dengarkabar.com – Bagi jutaan jemaah yang berkunjung ke Masjid Nabawi di Madinah, kenyamanan saat beribadah menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Hamparan karpet yang lembut serta aroma harum yang khas menjadi bagian dari suasana spiritual yang melekat di ingatan. Di balik kenyamanan tersebut, terdapat sistem perawatan intensif yang dilakukan setiap hari tanpa henti.

Mengutip Arab News, Otoritas Umum untuk Perawatan Dua Masjid Suci secara rutin melakukan pemeliharaan terhadap sekitar 25.000 karpet yang tersebar di seluruh area Masjid Nabawi. Setiap hari, sekitar 500 karpet dicuci, dibersihkan, dan dipersiapkan kembali untuk digunakan oleh para jemaah.

Dalam skala tahunan, jumlah proses perawatan yang dilakukan mencapai lebih dari 180.000 kali pencucian dan penyegaran karpet. Angka tersebut menunjukkan besarnya komitmen otoritas dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan tempat ibadah yang setiap tahunnya dikunjungi jutaan umat Muslim dari berbagai negara.

Proses Pembersihan dengan Standar Tinggi

Perawatan karpet Masjid Nabawi tidak dilakukan secara sederhana. Setiap karpet melewati serangkaian tahapan yang dirancang secara teliti untuk memastikan kualitas dan kebersihannya tetap terjaga.

Proses tersebut dimulai dari pembersihan noda yang menempel pada permukaan karpet. Setelah itu, karpet dicuci menggunakan formula khusus yang efektif mengangkat kotoran tanpa merusak serat kain. Tahap berikutnya adalah pengeringan dengan metode yang telah ditentukan sebelum karpet diberi wewangian khas yang menjadi ciri khas suasana Masjid Nabawi.

Baca Juga :  Timnas Wanita Indonesia Juara AFF Women's Cup 2026, Gilas Laos 5-0 di Final

Seluruh tahapan dilakukan dengan standar higienitas yang ketat. Tujuannya tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga mempertahankan kualitas karpet agar tetap nyaman digunakan dalam jangka waktu panjang.

Karpet Premium Buatan Arab Saudi

Karpet yang digunakan di Masjid Nabawi bukan produk biasa. Seluruh karpet tersebut merupakan hasil produksi Arab Saudi yang dibuat dengan spesifikasi khusus untuk memenuhi kebutuhan masjid dengan tingkat kunjungan sangat tinggi.

Karpet dirancang menggunakan kepadatan tenun yang tinggi serta material dengan daya tahan optimal. Spesifikasi tersebut dipilih agar karpet mampu bertahan meskipun digunakan secara intensif oleh jutaan jemaah sepanjang tahun.

Meski menghadapi tekanan penggunaan yang sangat besar setiap harinya, karpet-karpet tersebut tetap mampu mempertahankan kelembutan dan kenyamanannya. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendukung kekhusyukan jemaah saat menjalankan ibadah.

Penataan Karpet untuk Mendukung Kelancaran Ibadah

Selain menjaga kebersihan, otoritas Masjid Nabawi juga memperhatikan aspek penataan karpet untuk mendukung kelancaran aktivitas ibadah. Sebanyak 25.000 karpet didistribusikan berdasarkan perencanaan yang matang.

Baca Juga :  Prediksi Jerman vs Curacao: Der Panzer Incar Awal Sempurna di Piala Dunia 2026

Setiap lembar karpet ditempatkan dengan mempertimbangkan alur pergerakan jemaah. Penataan dilakukan di berbagai area, mulai dari ruang salat utama, area atap, hingga pelataran masjid yang luas.

Pengaturan tersebut bertujuan untuk memaksimalkan kapasitas ruang salat sekaligus mengurangi potensi penumpukan jemaah pada titik-titik tertentu. Dengan demikian, seluruh area ibadah dapat dimanfaatkan secara optimal.

Komitmen Menjaga Kenyamanan Jemaah

Perhatian terhadap detail-detail kecil, termasuk kebersihan dan kualitas karpet, menjadi bagian dari upaya Arab Saudi dalam menjaga Masjid Nabawi sebagai salah satu destinasi spiritual terpenting bagi umat Islam.

Kenyamanan yang dirasakan para jemaah bukan hanya hasil dari kemegahan arsitektur masjid, melainkan juga buah dari sistem pengelolaan yang dilakukan secara konsisten. Melalui perawatan intensif tersebut, Masjid Nabawi terus menghadirkan lingkungan ibadah yang bersih, nyaman, dan menenangkan bagi setiap orang yang datang untuk beribadah.

Bagi para jemaah haji maupun umrah, kualitas pelayanan seperti ini memberikan pengalaman beribadah yang lebih khusyuk. Hal tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pengelolaan fasilitas secara profesional dalam melayani jutaan pengunjung dari berbagai belahan dunia. (LLN/*)

Berita Terkait

MUI Usulkan Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak
Masjidil Haram Luncurkan Layanan Pantau Kepadatan Tawaf Secara Real-Time
Arab Saudi Ancam Denda Rp240 Juta bagi Pelanggar Visa
Lupa Membaca Doa Qunut Saat Sholat Subuh, Apakah Harus Sujud Sahwi?
Norwegia Donasikan Laba Laga Lawan Israel untuk Gaza
5 Fakta Masjid Ibrahimi di Hebron yang Jadi Sorotan Dunia
Kebun Kurma Abdurrahman bin Auf Jadi Magnet Wisata Religi Madinah
Penjual Bakso Asal Bone Kembali Berjalan Usai Haji

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:05 WIB

MUI Usulkan Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak

Minggu, 19 Juli 2026 - 05:30 WIB

Masjidil Haram Luncurkan Layanan Pantau Kepadatan Tawaf Secara Real-Time

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:37 WIB

Arab Saudi Ancam Denda Rp240 Juta bagi Pelanggar Visa

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:35 WIB

Lupa Membaca Doa Qunut Saat Sholat Subuh, Apakah Harus Sujud Sahwi?

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:11 WIB

Norwegia Donasikan Laba Laga Lawan Israel untuk Gaza

Berita Terbaru

Harimau Sumatera Masuk Permukiman, Sekolah di Inhil Ditutup (foto : Ilustrasi AI)

Daerah

Harimau Sumatera Masuk Permukiman, Sekolah di Inhil Ditutup

Selasa, 28 Jul 2026 - 10:09 WIB

Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Sungai Rawas, Satu Hilang (Foto : Ilustrasi Ai )

Nasional

Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Sungai Rawas, Satu Hilang

Selasa, 28 Jul 2026 - 09:13 WIB