Dugaan Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG Jadi Sorotan, Operasional SPPG Tetap Berjalan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Korupsi MBG, Motor Listrik SPPG Tetap Digunakan (Foto:https:bloombergtechnoz.com/Diolahdari berbagaisumber)

Dugaan Korupsi MBG, Motor Listrik SPPG Tetap Digunakan (Foto:https:bloombergtechnoz.com/Diolahdari berbagaisumber)

Dengarkabar.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan penyimpangan dalam pengadaan barang operasional oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Salah satu yang menjadi sorotan adalah pengadaan motor listrik yang sebelumnya sempat viral karena digunakan untuk mendukung distribusi makanan bergizi di berbagai daerah.

Di tengah proses penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut, motor listrik yang telah disalurkan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dipastikan tetap digunakan untuk menunjang operasional distribusi program MBG.

Komisi IX DPR Mengaku Tidak Menerima Laporan Pengadaan

Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya, menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah memperoleh laporan maupun informasi terkait pengadaan barang yang dilakukan oleh BGN. Pengadaan tersebut mencakup berbagai perangkat operasional, mulai dari motor listrik, tablet, televisi, hingga sepatu.

“Komisi IX tidak pernah mendapat laporan dan informasi terkait dengan pengadaan barang yang dilakukan oleh BGN,” ujar Yahya kepada wartawan.

Pernyataan tersebut mencuat setelah aparat penegak hukum menetapkan sejumlah mantan pejabat BGN sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola program MBG. Kondisi ini memicu pertanyaan mengenai mekanisme pengawasan serta transparansi penggunaan anggaran dalam program strategis nasional tersebut.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Tiga Mantan Pejabat BGN Jadi Tersangka

Dalam perkembangan penyidikan, tiga mantan pejabat BGN telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, serta Lodewyk Pusung.

Ketiganya diduga terlibat dalam praktik mark up anggaran pada pengadaan sejumlah barang operasional untuk mendukung pelaksanaan program MBG. Motor listrik yang digunakan dalam distribusi makanan bergizi termasuk dalam daftar pengadaan yang tengah ditelusuri penyidik.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut program pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok sasaran penerima manfaat.

Kejagung Pastikan Motor Listrik Tidak Disita

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan bahwa penyidik tidak berfokus pada penyitaan barang-barang yang telah digunakan di lapangan.

Menurut Syarief, motor listrik yang sudah didistribusikan ke berbagai daerah tetap dapat dimanfaatkan oleh SPPG untuk mendukung pelaksanaan program MBG.

“Kalau barang itu sudah sampai di daerah, sudah digunakan, tentu tidak akan kita lakukan penyitaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tindakan penyitaan hanya dimungkinkan apabila diperlukan sebagai sampel dalam proses pembuktian perkara.

Baca Juga :  Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dalam Kasus Korupsi MBG

“Kalau penyitaan itu mungkin hanya digunakan sebagai sampel saja. Jadi tidak perlu semuanya disita,” jelasnya.

Dengan demikian, kendaraan operasional yang telah digunakan tidak akan ditarik dari lapangan sehingga distribusi makanan bergizi tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Semuanya bisa digunakan di daerah masing-masing,” tegas Syarief.

Transparansi Pengadaan Jadi Sorotan

Kasus ini semakin memperkuat tuntutan publik terhadap pentingnya tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel dalam pelaksanaan program pemerintah berskala nasional.

Pengadaan barang operasional, terutama yang melibatkan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya efisiensi dan dukungan terhadap penggunaan teknologi ramah lingkungan, membutuhkan pengawasan yang ketat agar terhindar dari potensi penyimpangan.

Di sisi lain, keberlanjutan distribusi Makan Bergizi Gratis tetap menjadi prioritas. Karena itu, keputusan untuk tetap mengoperasikan motor listrik yang telah berada di daerah dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu selama proses hukum berlangsung.

Perkembangan kasus dugaan korupsi ini juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan program strategis pemerintah tidak hanya ditentukan oleh tujuan yang baik, tetapi juga oleh sistem pengelolaan anggaran yang terbuka, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. (LLN/*)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2.711.000 per Gram
Kisah Karmila Purba, Joki Tong Setan Indonesia Tampil di Inggris
Cara Aktivasi SIM Digital Gratis, Prosesnya Kurang dari 5 Menit
5 Kabar Baik dari Berbagai Negara yang Jarang Tersorot
Kenaikan Harga Pertamax 10 Juni 2026 Bikin Biaya Full Tank Mobil Meningkat
Pertamina Jelaskan Penyebab BBM Nonsubsidi Naik Tiba-Tiba
Kepulangan Jamaah Haji Dimulai Setelah Tawaf Perpisahan
Aturan Baru BPJS Kesehatan 2026: Kontrol Tak Bisa Lebih Awal
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:17 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2.711.000 per Gram

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:05 WIB

Kisah Karmila Purba, Joki Tong Setan Indonesia Tampil di Inggris

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:07 WIB

Cara Aktivasi SIM Digital Gratis, Prosesnya Kurang dari 5 Menit

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:29 WIB

5 Kabar Baik dari Berbagai Negara yang Jarang Tersorot

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:15 WIB

Kenaikan Harga Pertamax 10 Juni 2026 Bikin Biaya Full Tank Mobil Meningkat

Berita Terbaru

Sony 1000X The Collexion Rilis di Indonesia, Ini Harganya (Foto: medcom)

Teknologi

Sony 1000X The Collexion Rilis di Indonesia, Ini Harganya

Sabtu, 13 Jun 2026 - 12:07 WIB

ILustrasi. 5 Rekomendasi Film Horor Incel Terbaru (Foto: Ai)

Showbiz

5 Rekomendasi Film Horor Incel Terbaru

Sabtu, 13 Jun 2026 - 11:10 WIB

Ilustrasi. Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2.711.000 per Gram (Foto: Ai)

Finansial

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2.711.000 per Gram

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:17 WIB