Arab Saudi Sulap Kain Ihram Bekas Jadi 5.000 Produk Bernilai Ekonomi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Arab Saudi Sulap Kain Ihram Bekas Jadi 5.000 Produk (Foto : muslim.okezone.com)

Arab Saudi Sulap Kain Ihram Bekas Jadi 5.000 Produk (Foto : muslim.okezone.com)

Dengarkabar.com – Arab Saudi membuktikan bahwa limbah tidak selalu berakhir sebagai sampah. Melalui Program Ihram Berkelanjutan, kerajaan tersebut berhasil mengolah ratusan ton kain ihram bekas menjadi lebih dari 5.000 produk baru yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan.

Data terbaru dari Pusat Nur asional Pengelolaan Limbah Arab Saudi menunjukkan program tersebut mampu mengalihkan lebih dari 211 ton limbah tekstil dari tempat pembuangan akhir selama satu tahun terakhir. Kain ihram yang sebelumnya di gunakan jutaan jemaah haji dan umrah kini di manfaatkan kembali menjadi berbagai produk yang berguna bagi masyarakat.

Juru Bicara Pusat Nasional Pengelolaan Limbah Arab Saudi, Sultan Al-Harthi, menyebut inisiatif ini sebagai salah satu penerapan nyata konsep ekonomi sirkular dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Alih-alih di buang setelah di gunakan, kain ihram di kumpulkan, di proses, dan di ubah menjadi barang baru yang memiliki fungsi serta nilai tambah.

Di olah Menjadi Beragam Produk Baru

Proses pengolahan kain ihram di lakukan melalui beberapa tahapan yang ketat. Setelah musim haji berakhir, kain-kain yang terkumpul terlebih dahulu di sortir, di bersihkan, dan menjalani proses sterilisasi sebelum masuk ke tahap produksi.

Setelah memenuhi standar yang di tetapkan, material tersebut kemudian di ubah menjadi berbagai produk seperti tas, bantal, selimut, suvenir, serta aneka produk tekstil lainnya.

Menurut Al-Harthi, seluruh tahapan di lakukan dengan pengawasan kesehatan yang ketat untuk menjamin kualitas dan keamanan hasil akhir. Tidak ada bahan yang di gunakan kembali sebelum menyelesaikan seluruh prosedur sterilisasi dan pengolahan yang di wajibkan.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa material yang sebelumnya di anggap tidak memiliki nilai guna masih dapat di manfaatkan secara optimal melalui sistem pengelolaan yang terencana.

Baca Juga :  Taylor Swift Gandeng Jack Antonoff Isi Soundtrack Toy Story 5

Kurangi Limbah dan Emisi Karbon

Selain menghasilkan produk baru, program ini memberikan dampak signifikan terhadap upaya pengurangan sampah tekstil di Arab Saudi.

Lebih dari 211 ton kain ihram bekas berhasil di cegah masuk ke tempat pembuangan akhir. Angka tersebut di nilai cukup besar mengingat jutaan jemaah menggunakan kain ihram setiap tahun selama pelaksanaan ibadah haji dan umrah.

Pengurangan volume limbah tersebut turut membantu menekan emisi karbon yang biasanya muncul dari proses pengelolaan sampah konvensional. Di sisi lain, pemanfaatan kembali tekstil bekas juga berkontribusi dalam menekan biaya pengangkutan dan pembuangan limbah.

Bagi sektor lingkungan, langkah ini menjadi contoh bagaimana pengelolaan sampah dapat memberikan manfaat ganda, yakni mengurangi pencemaran sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru.

Ciptakan Peluang Kerja dan Berdayakan Masyarakat

Manfaat program tidak hanya di rasakan dalam aspek lingkungan, tetapi juga berdampak pada sektor sosial dan ekonomi.

Pusat Nasional Pengelolaan Limbah Arab Saudi mencatat Program Ihram Berkelanjutan telah menciptakan 30 lapangan kerja musiman. Selain itu, sebanyak 25 penjahit dari keluarga produktif di libatkan dalam proses pembuatan berbagai produk hasil daur ulang.

Keterlibatan masyarakat dalam rantai produksi membuka peluang ekonomi baru berbasis kegiatan ramah lingkungan. Model ini sekaligus memperluas partisipasi warga dalam aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

Menurut Al-Harthi, pendekatan tersebut sejalan dengan komitmen Arab Saudi dalam mendorong keterlibatan masyarakat pada sektor ekonomi hijau yang terus berkembang.

Dukung Visi Saudi 2030

Pemerintah Arab Saudi menempatkan Program Ihram Berkelanjutan sebagai bagian dari implementasi agenda pembangunan nasional yang tercantum dalam Visi Saudi 2030.

Baca Juga :  Pleidoi Haru Nadiem Makarim: Penjara di Kepala Lebih Menyiksa

Program ini mendukung berbagai target yang terdapat dalam Program Transformasi Nasional dan Program Kualitas Hidup. Selain memperbaiki sistem pengelolaan limbah, inisiatif tersebut juga memperkuat tanggung jawab sosial, mendukung sektor nirlaba, serta meningkatkan partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi berbasis komunitas.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan secara seimbang.

Kesadaran Daur Ulang Jemaah Terus Meningkat

Keberhasilan program turut di tandai dengan meningkatnya partisipasi jemaah dalam mendonasikan kain ihram setelah menyelesaikan ibadah.

Menurut Al-Harthi, jumlah donasi kain ihram terus bertambah dari tahun ke tahun. Tren ini menunjukkan tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya daur ulang dan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.

Pusat Nasional Pengelolaan Limbah mencatat lebih dari 200.000 orang telah memperoleh manfaat dari berbagai kampanye edukasi dan sosialisasi yang di jalankan melalui program tersebut.

Kampanye tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi volume sampah, tetapi juga membangun budaya peduli lingkungan di kalangan jemaah haji dan masyarakat luas.

Keberhasilan Program Ihram Berkelanjutan kini mendorong Arab Saudi untuk mengembangkan berbagai inisiatif ekonomi sirkular lainnya. Salah satu program yang tengah di perluas adalah pemanfaatan sisa makanan menjadi kompos organik guna mengurangi jumlah sampah yang di hasilkan dari aktivitas masyarakat.

Bagi Arab Saudi, pengalaman mengolah kain ihram bekas menjadi ribuan produk bernilai membuktikan bahwa limbah dapat di ubah menjadi sumber daya yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan. Model ini di nilai dapat menjadi contoh pengelolaan limbah modern yang lebih produktif dan berkelanjutan di masa depan. (LLN/*)

Berita Terkait

Taylor Swift Gandeng Jack Antonoff Isi Soundtrack Toy Story 5
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:34 WIB

Arab Saudi Sulap Kain Ihram Bekas Jadi 5.000 Produk Bernilai Ekonomi

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:07 WIB

Taylor Swift Gandeng Jack Antonoff Isi Soundtrack Toy Story 5

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Berita Terbaru

Kejagung Tak Sita 21 Ribu Motor Listrik MBG Meski Ada Markup (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)

Nasional

Kejagung Tak Sita 21 Ribu Motor Listrik MBG Meski Ada Markup

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:04 WIB